
Balutan kain putih menjuntai, mahkota kecil di atas kepala dengan tatanan rambut yang sangat pas untuk dirinya, Senja memasuki ruangan hotal dengan menggandeng mesra laki-laki yang kini menyandang status menjadi suaminya yang sah secara negara dan agama.
Melangkah pasti, dengan senyum indah, keduanya tampak sangat serasi dan membuat pasang mata menatap takjub sekaligus iri dengan keduanya.
Tepat pukul 7 malam acara pun di mulai, dari berdansa, memotong kue, di iringi dengan lagu yang mengalun indah. Melodi cinta menyeruak dari pancaran aura kedua pengantin,
Adegan ciuman singkat kala mengakhiri dansa keduanya mengundang tepuk tangan riuh dari pada undangan, dunia serasa milik berdua untuk keduanya bukan?
Malam kian larut, beberapa jam mempertahankan senyum dan menjabat para tamu undangan sekaligus kolega bisnis suaminya membuat Senja cukup lelah.
"Kau lelah honey!" Ucap Uncle Iko saat jam sudah menunjukkan pukul 10 malam, yang artinya keduanya sudah menjamu tamu selama 3 jam berwara wiri dan sesekali duduk di bangku pelaminan yang sudah di siapkan.
"Tidak, aku akan menemanimu!" Ucap Senja dengan senyum di paksakan, tau bahwa istrinya sangat lelah dengan isyarat mata Uncle Iko menyuruh asistennya Doni untuk menghandle acara dan mempercepat acara resepsinya kali ini.
"Ayo ikut dengan ku!"
"Tapi!"
"Sudahlah! Biar Doni yang mengurus segalanya!"
"Baiklah."
Keduanya melangkah menuju ruangan kamar hotel yang terbaik dan terluas, kakinya melangkah masuk kedalam kamar itu.
"Bersihkan dirimu dulu! Setelah itu istirahat lah honey!"
"Kau kemana?"
"Aku akan menemui tamu sebentar! Kau istirahat lah dulu nanti aku akan segera kembali!"
"Baiklah, jangan lama-lama."
"Ya honey!"
Cup
Cup
"Istirahat lah honey!" Ucap Uncle Iko berlalu pergi meninggalkan kan Senja.
🎶
"Bunda Ayah! Segera lah tidur! Ini sudah malam? Nanti Doni yang akan memberitahu kamar kalian dimana."
__ADS_1
"Baik nak Iko."
Canggung memang, seseorang yang seumuran harus memanggil dengan sebutan Ayah Bunda, dan Nak. Mau bagaimanapun orang tersebut yang layak di anggap adik sekaligus teman untuk kedua orang tua Senja nyatanya orang tersebut sekarang berstatus menjadi suami putrinya.
"Gara! Kau juga harus tidur! Ini sudah malam, ayo ikut papa!" Ucap Papa Iko.
"Ya pa! Oma Opa, Gara pamit tidur dulu ya!" Ucap Gara berpamitan pada kedua orang tua Senja yang dibalas anggukan dan senyum tulus keduanya.
"Apa kita akan tidur bertiga papa!"
"Enak saja!"
"Lalu!"
"Kau tidur sendiri! Kau sudah besar! Papa hanya mengantarkan mu ke kamar!"
"Apa papa tak merindukan ku?"
"Jangan seperti itu son! Papa sudah memiliki istri! Dan kau sudah besar bukan! Tidur sendiri! Jangan berharap lagi tidur dengan papa!"
"Bukan kah dulu waktu aku kecil papa sangat bahagia jika tidur dengan ku!"
"Gara! Itu dulu!"
"Gara!!!! Kau!! Siapa yang mengajarimu!" Geram Papa Iko menggedor pintu kamar itu!
Namun yang di gedor hanya acuh tak menunjukkan reaksi apapun hening! Lebih baik dirinya kembali ke kamar bukan? Toh ini sudah malam! Ada benarnya juga apa yang dikatakan oleh putranya barusan.
Tepat pukul 12 malam, Uncle Iko sudah masuk kedalam kamar istrinya, lelah? Tentu.
Tampaknya seorang yang tengah meringkuk di atas tempat tidur, "Mungkin sudah tertidur!" Gumam nya.
Uncle Iko pun bergegas Membersihkan dirinya di dalam kamar mandi,hanya butuh waktu 20 menit ia sudah keluar dari kamar mandi dengan celana pendek dan dada bidangnya di biarkan terbuka.
Merangkak naik ke atas kasur menyibak sedikit selimut dan ikut masuk kedalamnya, mendekap dengan hangat tubuh mungil sang istri, Wanginya sungguh memabukkan.
"Uncle! Kau sudah kembali" Gumam Senja dengan samar.
"Honey! Kau tau bukan! Apa hukuman yang akan kau Terima jika kau memanggilku dengan sebutan Uncle!" Ucap Uncle Iko dengan suara serak-seraknya.
"Ah.... "
Cup
__ADS_1
Cup
Ciuman mesra di darat kan Uncle Iko di bibir Senja kali ini, sangat lembut bahkan cukup membuatnya mabuk kebayang.
"Ah... Uncle!" Lengguh Senja di tengah ciuman yang panas malam itu.
"Honey! Jangan memanggilku Uncle! Aku bukan paman mu! Tapi suamimu! Dan kau sudah memiliki seorang anak bukan? jadi belajarlah memanggilku Papa seperti gara! Kah mengerti!" Ucap Uncle Iko dengan menatap lembut manik mata indah istrinya yang saat ini sudah terbuka sepenuhnya.
"Baik Papa!" Ucap senja tersenyum.
"Boleh!" Ucap Papa Iko dengan suara serak basah menunjuk dada sang istri seolah meminta ijin untuk melakukan hal lebih.
"Lakukan! Kita sudah sah menjadi suami istri bukan? Dan tugas seorang istri harus melayani suaminya kan?" Ucap Senja mengalunkan kedua tangan nya di leher sang suami.
"Kau yang memintanya honey! Dan terima kasih! Aku mencintaimu!" Ucap Uncle Iko melancarkan aksinya, sentuhan serta kecupan mesra dan lembut terus dia berikan untuk sang istri yang saat ini ada dibawah kungkungan dirinya dan terjadilah!
Udah ya kalian imajinasi sendiri! Wkwkwkw.
Pukul 2 pagi kegiatan itu masih berlangsung dengan indahnya, dan Papa Iko selalu mendominasi permainan olahraga ranjang pada malam itu, Senja sudah terkulai lemas, dan saat ini ia sudah tak lagi menjadi seorang gadis, mahkota yang selama ini ia jaga di serahkan nya oleh lelaki yang berhak dan pantas mendapat kan nya.
"Sayang! Apa kau tak lelah! ini sudah dua jam!" Ucap Senja yang nampaknya sangat lelah mengikuti permainan Papa Iko.
"20menit lagi! Bersabarlah! Biarkan aku yang melakukan nya! Aku akan berhati-hati kau diam saja dan nikmati sayang!"
"Baiklah!"
Dan berakhirlah omong kosong kata 20 menit dari mulut Papa Iko yang nyatanya menjadi 2 jam dan kegiatan itu berakhir pukul 4 dini hari pagi! Cukup melelahkan Hingga senja terkulai lemah tak berdaya!
"Terimakasih honey! Aku mencintaimu!" Ucap Papa Iko mengelus dan mengecup seluruh wajah cantik istri kecilnya.
"Sayang berhentilah! Jangan menciumiku terus menerus! aku sudah lelah! Ayo tidur!"
Jika tidak di beri ultimatum seperti itu, akan ada bualan 20 menit lagi yang faktanya adalah dua jam! Entahlah apa memang stamina pria yang berumur selalu tangguh tak terkalahkan saat ada di ranjang! Hingga bisa menggembur dari malam hingga hampir menjelang pagi!
🎶
Happy Reading.
Kita sebut Uncle Iko di ganti dengan "Papa Iko" Oke!
Kan mereka sudah menikah dan berbahagia.
Terimakasih yang selama ini udah ngikutin Uncle Iko❤
__ADS_1