Uncle, Love Me Please!!!

Uncle, Love Me Please!!!
BAB 19


__ADS_3

Gak tau kenapa? 2 hari terakhir ini, Author merasa proses Review lama banget, Hm...


Aku harap mohon bersabar semua nya ya❀


...🌺🌺🌺...


Kembali ke cerita ya,πŸ˜‚


Setelah kepergian Uncle Iko, Senja memutuskan untuk membersihkan dirinya, Mandi dan berendam dengan air hangat untuk menyegarkan tubuhnya.


Rileks Tenang dan nyaman. Kata itu yang mampu mendeskripsikan keadaan Senja saat sedang berendam di pagi hari itu.


Setelah itu, Senja berganti pakaian, ia sedikit memoles wajahnya dengan bedak dan lipstik natural. Ah Cantik. Ucap nya lirih melihat pantulan dirinya di dalam cermin.


Ia bergegas menuruni anak tangga, dan menuju kearah dapur rumah nya.


"Nona? Ada yang bisa saya bantu?" Ucap Bibi pada Senja yang baru saja tiba di dapur.


"Ah, aku ingin memasak untuk Uncle Iko bibi, Bantu Senja ya untuk menyiapkan semuanya?" Ucap Senja meminta bantuan pada Sang bibi.


"Iya nona, Tentu." Ucap Sang Bibi tersenyum pada Senja.


"Terimakasih." Gak Senja dengan tersenyum secercah mentari.


Senja akan masak untuk meminta maaf pada Uncle, dan berterima kasih. Semoga Uncle suka ya. Lirih nya dalam hati.


Keduanya pun memasak dengan berbagai menu hidangan, tentunya sesuai dengan keinginan dari Senja bukan?


Selama satu jam lebih, semua menu sudah terhidang di meja makan yang terdiri dari. Gurame goreng, Cumi Crispy, Udang asam manis, Oseng brokoli , tumis kangkung dan tak lupa ada salad buah sebagai hidangan penutupnya.


"Ah sempurna." Ucap Senja menatap semua menu makanan yang sudah tersusun rapi di atas meja makan.


"Hem, sebaiknya panggil Uncle deh." Ucap nya pada hati.

__ADS_1


Tok


Tok


Tok


"Uncle..... " Ucap Senja memanggil Uncle Iko, tapi tak ada balasan apapun dari sang Uncle.


"Tok, Uncle Makan dulu."


"Uncle,"


"Uncle, Senja masuk ya."


Dibukanya pintu kamar Uncle Iko, "Syukurlah tidak terkunci." Ucap Senja merasa lega.


Kakinya melangkah mendekati sisi sebelah ranjang Uncle Iko, terlihat bahwa Uncle Iko masih menyelami mimpi indahnya, dengan selimut yang masih membelit tubuh nya.


"Ah, Uncle!" Lirih Senja namun masih tak ada balasan darinya.


"Uncle, maafin Senja dan terimakasih sudah merawat Senja semalaman." Lirih Senja terus mengusap pipi Uncle Iko.


Entah keberanian dari mana yang ia miliki, ia mendekatkan wajahnya pada Uncle Iko, dan mengecup dahi Sang Uncle secara singkat lalu berucap "Maaf jika Senja selalu menyusahkan mu Uncle." Lirih nya.


Senja pun segera beranjak pergi meninggalkan Uncle yang masih tertidur, Mungkin ia akan datang kembali lagi nanti.


Di lihat dari raut wajahnya, mungkin semalaman Uncle Iko tak bisa tidur dan terus menjaga dirinya, Ah jadi biarkanlah ia istirahat.


...🌺🌺🌺...


Uncle IKO POV


Setelah beberapa jam aku tertidur, Tiba-tiba pintu kamar ku di ketuk oleh seseorang, Ah ya kalian pasti tau siapa pelakunya.

__ADS_1


Siapa lagi kalau bukan keponakan nakal ku itu, Rasanya aku malas membuka mata. Masih ada rasa kesal dalam diriku jika mengingatnya.


Dia yang membuatku kerepotan semalaman, dia juga yang mendorong ku hingga terjatuh di lantai, lebih parahnya lagi ia menuduhku yang tidak-tidak.


Cukup kesal dengan perlakuan nya, jadi ku biar akan saja dia mengetuk pintu, sama sekali aku tak ingin membukanya.


Dan dia dengan seenaknya masuk kedalam kamarku, aku pun berpura-pura memejamkan mataku, untuk menghindari nya.


Hatiku masih kesal jika melihat kearah nya,


Hingga sebuah tangan hangat mulus mungil mengusap dengan lembut pipi ku dan berucap maaf serta berterimakasih padaku yang telah menjaganya semalaman.


Ah kenapa ini! Kenapa dia berubah lebih dewasa. Hufttt.... Tapi syukurlah dia ternyata tau diri untuk berterima kasih dan meminta maaf.


Selang beberapa menit, Sebuah benda hangat kembali mendarat di dahi ku! ah ini bukan tangan tapi! Arghhh... ini bibirnya.


Gila? Dia punya keberanian yang berlipat ternyata, Cinta dalam dirinya membuatnya berani melakukan hal ini padaku!


Ah tapi mengapa mengecupnya hanya di bagian kening ku! kenapa tidak di bibirku! kenapa hanya sebentar, aku hanya fokus pada rasa yang kurasakan. Tanpa peduli bahkan mendengar apa yang ia katakan.


Setelah itu ku lirik sekilas dengan membuka mataku sedikit saja, Ah ternyata dia sudah keluar dari kamar ku.


Uncle IKO POV End


🎢🎢🎢


Happy Reading guys.


Jangan lupa like dan Komen.


yang udah Vote makasih.... πŸ’œβ€


Gimana nih? Udah berburu Shopee 11.11 belum nihπŸ˜‚πŸ˜‚

__ADS_1


Uncle Iko jaim banget ah, Malu-malu tapi mau! kalau gitu ga usah nolak Senja IhπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


__ADS_2