Uncle, Love Me Please!!!

Uncle, Love Me Please!!!
BAB 73


__ADS_3

"Honey! Aku ingin memberikan mu sesuatu?"


"Apa?"


"Tutup matamu!"


"Tapi....."


"Sudah lakukan lah!"


"Baiklah Baiklah." Ucap Senja dengan pasrah.


"Kau boleh buka mata sekarang....Bagaimana? Kau suka?" Ucap Papa Iko yang telah selesai memasangkan kalung liontin itu di leher putih sang istri.


"Baby!" Ucap Senja lirih dengan mata berkaca-kaca. "Aku menyukainya! Terimakasih." Ucap Senja mendekap dalam tubuh suaminya. "Kau pantas mendapatkan nya!" Ucap Papa Iko mengelus punggung belakang sang istri.


🎶


"Ikuti kemana istriku pergi! Pantau dia dari jarak jauh! Jangan sampai buat dia curiga!" Ucap Papa Iko pada kedua bodyguard nya.


Papa Iko bukan laki-laki yang bodoh, kedatangan Mama Monica kembali pasti ada maksud dan tujuan nya, melihat sang istri termenung kian menambah kecurigaan yang ada. Menjaga sang istri 24 jam itu tak mungkin dilakukan nya bukan?


menyuruhnya berhenti bekerja? Terlalu jahat nampaknya karena ia tau sang istri sangat mendambakan pekerjaan itu.


Menyuruh Senja untuk membuka klinik di depan rumah? Sudah pernah Papa Iko usulkan, Namun nihil sang istri selalu menjawab "Baby! Di rumah sakit masih ada banyak pasien yang menungguku! Jarak nya ke dari rumah kita pun sangat dekat bukan? Percayalah aku tak merasa terbebani dan kelelahan dengan pekerjaan ku! Kau tau bukan? Ini yang aku cita-citakan!"


Baiklah kau pemenangnya hanya kata mengalah yang dapat Papa Iko telan jika berhadapan dengan istri kecilnya.


"Baik tuan! Saya akan melaksanakan perintah anda!"


Kerjasama dengan beberapa orang dalam pihak rumah sakit yang berpengaruh terpaksa Papa Iko lakukan di belakang sang istri, Demi mensukseskan rencananya untuk menjaga Senja ku! Tunggu sampai waktu benar-benar aman dan Monica tak lagi muncul di kehidupan nya.


Hidup beberapa hampir 10 tahun lebih dengan perempuan itu, tentu Papa Iko tau tabiat uang ada dalam dirinya, menghalalkan cara agar tujuan nya tercapai itu yang sering ia lakukan! Tak peduli itu cara bersih atau kotor yang terpenting kata ingin nya tercapai dan memuaskan hasratnya.


🎶

__ADS_1


Di sisi lain rencana penculikan telah di susun Mama Monica dengan matang. Menyekap Senja dan menyiksa gadis ingusan itu sampai kematian yang akan mengemis untuk dirinya.


Tawa keras mengalun kalau keoptimisan yang dia peroleh, bahwa rencananya akan berhasil dan tak akan mengalami kegagalan.


"Kau akan segera mati!" Lirih nya dengan senyum setan yang terpanjang, hatinya sudah di penuhi dendam dan amarah yang di layangkan untuk Senja.


Gerakan cepat dilakukan dua anak buah Mama Monica untuk membawa Senja kedalam gudang kosong yang ada di sana.


Monica tak buta akan dua penjaga yang ditempatkan Papa Iko untuk istri ceritanya, dengan siasat ia bisa menipu dua orang bodyguard itu.


"Kau salah dalam menempatkan seseorang untuk menjaga istri kesayangan mu Iko!" Monolog Mama Monica tersenyum senang.


...****...


"Tuan! Maaf kan saya! ada berita buruk yang harus saya sampaikan!"


"Katakan!"


"Nyonya Senja berhasil di bawa kabur! Kami sempat mengejarnya tapi kami kehilangan jejek!"


"Brengsek!" Umpat Papa Iko!


Bagaimanapun caranya ia harus mengetahui keberadaan sang istri.


Kakinya melangkah keluar dengan tergesa-gesa, melanjutkan mobilnya untuk segera menemukan istrinya dan membawanya pulang tanpa ada kata terluka.


Berjanjilah padaku! Kau akan baik-baik saja Honey! Aku tak akan bisa mengontrol emosi ku jika ada seseorang yang benar-benar melukaimu! Lirih Papa Iko di selimuti rasa khawatir.


"Bangun sialan!" Ucap Mama Monica langsung mengguyur Senja dengan air dingin, posisi terduduk dengan hawa dingin yang kian menyeruak dalam dirinya.


"Monica.... " Lirih Senja tergagap kala ia mendapati dirinya sudah terikat dan keadaan nya sungguh memprihatinkan!


"Bagaimana? Kau masih ingin bermain-main dengan ku bocah ingusan!"


"Apa yang kau lakukan!" Teriaknya menggema.

__ADS_1


"Jangan berteriak dengan ku sialan!" Ketus Monica langsung menarik rambut Senja hingga ia meringis kesakitan.


"Lepaskan! Apa yang kau inginkan dariku!"


"Sudah ku katakan padamu mundur dan melepaskan Riko dan Gara! Tapi kau terlalu sombong menganggap ancaman ku! Kau terlalu meremehkan nya!" Ucap Mama Monica sinis.


"Sampai matipun aku tidak akan melepaskan keduanya pada wanita yang kejam seperti mu!"


"Kau!" Ucap Mama Monica dengan darah mendidih "Baik! Kau yang meminta sendiri kematian mu!" Ucap Mama Monica mulai mengeluarkan pistol yang sudah ia siapkan di tangan nya, entah darimana ia mendapatkan benda yang tak bisa di miliki oleh orang sembarangan.


"Kau ingin membunuhku! Silahkan! tapi kau tau? Setelah mengetahui kematian ku, aku tak yakin suamiku masih mau menikah dengan Janda jelek seperti mu! Lihatlah dia bahkan sudah beralih selera mencari daun muda seperti ku!"


Plak!


"Jaga ucapan mu!!!!" Teriak Mama Monica dengan lantang.


"Hahahaha.... Hanya segitu kemampuan mu!" Ucap Senja menatap remeh!


"Baik! Kau yang minta sendiri kematian mu!" Ucap Mama Monica menodongkan pistol tepat di dahi Senja.


"Lakukan!" Ucap Senja dengan mata terpejam.


Baby! Maaf jika aku mengingkari janjiku untuk hidup berdua, menua bersamamu. Gara! Mommy akan selalu mendoakan mu, semoga kau bahagia! Jaga Gara untukku baby! Aku mencintai kalian berdua!" Ucap Senja dengan lirih pada hatinya, sungguh tak ada hal yang bisa dia lakukan sekarang.


Ia fikir hasutan itu akan mempengaruhi Mama Monica agar tak membunuhmu, tapi siapa sangka itu justru membuat kobaran api dendam dalam dirinya kian memuncak.


"Jika kau mati! Aku akan menulis surat wasiat palsu yang berisikan Riko harus menikah lagi dengan ku! dan kami bertiga akan bahagia tanpamu!" Ucap Mama Monica dengan bangga.


Dor!


Satu peluru melesat!


Dan..... kalian tegang semuanya ya🤣🤣🤣🤣


Yok sarapan dulu ya! Dua bab ini loh wey! jompol mana? like dulu ya😋

__ADS_1


Maaf kalau ada yang typo ya sayang-sayangku🤣🤣🤣😋😋😋😋


Happy Reading guyssss


__ADS_2