
"Hah, waktu berlalu begitu cepat." Lirih Senja saat ia merasa semuanya sangat cepat berlalu, namun sialnya rasa cinta untuk Uncle Iko, Paman sekaligus cinta pertamanya seakan tak bisa terhapus kan.
"Dr. Senja Aulia Husna." 4 tahun telah berlalu, Semenjak kejadian dimana dirinya mengikhlaskan Uncle Iko kembali dan bahagia bersama keluarganya, Senja memutuskan untuk memperjuangkan masa depan, mengejar cita-cita menjadi seorang dokter. Menolong dan menyembuhkan banyak orang, mulia bukan?
Kala itu, ia memperoleh informasi mengenai beasiswa sekolah ilmu kedokteran di Singapura, Angga yang memberikan semua informasi tersebut.
Keduanya pun sepakat untuk mengikuti seleksi tersebut dan Tuhan begitu baik pada keduanya hingga baik Senja dan Angga di terima di Universitas tersebut dan memperoleh beasiswa. Dan berakhirlah keduanya memperjuangkan masa depan yang menjadi hak setiap mahluk hidup.
Angan-angan meraih kesuksesan begitu terpampang nyata bagi siapa saja yang berusaha dan memperjuangkan nya.
"Ada apa dengan wajah kusut mu itu?" Ucap Angga memasuki ruang kerja milik Senja.
"Hey! Kau tak sopan masuk kedalam ruangan seseorang Dr. Angga." Ucap Senja protes.
"Ayolah, kau masih saja begitu? Hal apa yang menganggu pikiran mu?" Tanya Angga.
"Tak ada." Ucap Senja cuek.
Angga? Ya pemuda itu kini menjadi seorang dokter sama hal nya dengan Senja, selama masa perkuliahan keduanya sering menghabiskan waktu bersama bahkan hampir setiap harinya.
Terkadang banyak gadis menatap iri ke arah Senja karena memiliki seorang sahabat yang sangat baik kepadanya, jika kalian mengharapkan hubungan keduanya lebih dari itu! Ah itu tidak mungkin. Karena keduanya hanya menjalin hubungan persahabatan, bukan keduanya! Tapi keinginan Senja.
Angga dan Senja saat ini bekerja di salah satu rumah sakit ternama yang ada di Ibu Kota, Sangat kebetulan bukan? Ah! kali ini tidak ada unsur kebetulan sama sekali, karena ternyata rumah sakit itu milik keluarga Angga, dan Senja tak mengetahui akan hal itu.
"Ayo pulang! Ini sudah waktunya." Ucap Angga mengajak untuk pulang.
"Baiklah! Sebentar." Ucap Senja tersenyum.
"Angga, kita berhenti di taman depan ya, Seperti biasa makan bakso kayaknya enak sore-sore gini makan yang anget-anget." Ucap Senja membayangkan kuah bakso yang segar dengan sambal sangat menggugah selera.
"Baiklah tuan putri." Ucap Angga tersenyum senang.
Semangkok bakso dan segelas es teh, sudah keduanya habiskan. "Ah nikmat sekali." Ucap Senja merasa kenyang dan sangat nyaman.
"Bagaimana? Apa kau ingin pulang sekarang?" Tanya Angga pada senja.
__ADS_1
"Hem, lebih baik kita jalan-jalan di sekitar taman ini bukan? cuacanya sangat mendukung untuk itu." Ucap Senja tersenyum.
Dan berakhir lah keduanya menikmati keindahan taman di sore hari.
"Angga! Makasih atas semuanya ya. Kamu baik banget sama aku selama ini." Ucap Senja berterima kasih.
"Tentu! Kau tak perlu berterima kasih Senja." Ucap Angga tersenyum
Hah, Andai pria itu kau Uncle! Pria yang ku harapkan akan selalu menemani ku. Ucap Senja begitu lirih.
"Senja kenapa?" Ucap Angga. Namun si empunya masih terdiam membisu tak ada sekalipun gerakan dari bibirnya.
"Senja," Ucap Angga dengan nada sedikit meninggi dari tadi.
"Ah ya?" Ucap Senja tersadar dari lamunan nya.
"Masih mengingat tentang Uncle Iko?" Tebak Angga melihat raut wajah Senja.
"Senja dia sudah bahagia dengan keluarga nya, apa kau tak ingin hidup bahagia juga? Aku mencintaimu Senja." Lirih Angga menatap lembut manik mata Senja.
"Angga.... " Lirih Senja.
"Andai hati ku bisa memilih, aku pasti ingin mencintai pria baik seperti mu. Tapi cinta ini begitu jahat padaku." Ucap Senja tertunduk sedih
"Aku mau menemani mu berjuang untuk melupakan nya dan membuka hatimu untukku senja." Ucap Angga tak mau menyerah.
"Aku takut hasilnya akan mengecewakan mu." Ucap Senja sendu, seolah ini semua tak akan berhasil.
"Apapun hasilnya, aku siap. Asalkan kau mau berusaha. Apa itu artinya kau menerimaku?" Ucap Angga dengan mata berbinar.
"Kita coba." Ucap Senja tersenyum.
Kau pemuda yang baik Angga, terimakasih atas semua nya. Atas waktu mu yang selalu ada dan menemaniku! aku akan mencoba mencintai mu, melupakan uncle Iko yang sudah bahagia dengan keluarganya. Kau benar! aku harus berusaha dan memperjuangkan masa depan ku. Lirih Senja bermonolog dalam hatinya saat keduanya berpelukan.
Terimakasih Senja! Aku mencintaimu! aku akan membantumu melupakan nya, dan aku akan berusaha membahagiakan mu. Monolog Angga dalam hatinya.
__ADS_1
🎶
Riko Dirgantara? Pria dewasa yang sudah berumur 39 Tahun, Di umur yang tak lagi muda ia masih sangat tampan untuk ukuran pria dewasa seusianya. Ah bahkan sangat berkharisma.
Pola hidup sehat dan sering olahraga selalu ia terapkan dalam kehidupan nya.
Hot duda ini sangat digilai para kaum hawa, bagaimana tidak? Wajah nya selalu wara wiri dalam majalah bisnis di kota kalimantan itu bahkan sekarang ia mulai memperluas kekuasaan nya di pulau Bali dan Jakarta.
Ia membuka beberapa hotel di kedua daerah tersebut.
"Aku merindukan mu honey!" Lirih Uncle Iko menatap foto Senja saat masa sekolah yang ada di ponselnya.
Semenjak perceraian nya dengan Monica 2 tahun silam, Uncle Iko pulang ke kampung halaman kedua orang tua Senja, namun nihil? ia tak bisa menemukan dan bertemu dengan keluarga Senja.
Tak ada yang mengetahui kemana perginya Senja dan keluarganya, menurut informasi yang di dapat mereka pindah di luar daerah dan hanya sesekali pulang untuk memantau perkembangan toko miliknya.
"Papa." Ucap Gara membuyarkan lamunan Papa Iko.
"Ah ya sayang?" Ucap Papa Iko dengan tersenyum.
"Kenapa Papa bersedih?" Ucap Gara saat melihat wajah sendu Papa nya.
"Ah tidak, kau sudah siap ke sekolah?" Tanya Papa Iko mengalihkan pembicaraan nya.
"Ya Papa, ayo." Ucap Gara tersenyum menggandeng tangan sang Papa untuk segera mengantarkannya pergi kesekolah.
🎶
Happy Reading guys!
ALUR MAJU!
Buat yang tanya kok bisa Uncle Iko cerai sama istrinya tunggu dulu ya!!!!! wkwkwkw
__ADS_1
Buat yang kepo kok bisa Uncle Iko gak ketemu keluarganya Senja!!!! wkwkwkwk Tenang dulu😋
Dan untuk Gara? Sekolah dulu ya nak ganteng biar pinter, inget! kalau ada soal yang susah cari jawaban di buku jangan tanya mbah google melulu ya😂