Uncle, Love Me Please!!!

Uncle, Love Me Please!!!
BAB 54


__ADS_3

Thanks ya yang udah nungguin aku UP,


dan Maaf gak bisa bales satu-satu komen kalian, πŸ€—


Tapi aku selalu baca kok, πŸ˜‚ minimal aku like ya.


Harap maklum dan jangan pada iri, kok kamu di bales, sedangkan punya aku engga😌


Udah gitu ajaπŸ˜‹


Selamat Membaca.


πŸ“± : Malam tuan! Semua informasi tentang wanita yang bersama dengan tuan muda sudah saya kirimkan di email anda, silahkan tuan Iko untuk mengeceknya.


Begitulah kira-kira pesan yang di kirimkan oleh Doni , tangan kanan Iko pada jam 6 pagi.


Bunyi pesan masuk membuatnya mengerjapkan mata dan terbangun. Namun senyum sumringah langsung terbit menghiasi bibirnya.


Dilihatnya semua informasi yang dikirimkan, pas sesuai dengan apa yang di harapkan.


"Kau ternyata sudah mewujudkan impian mu menjadi seorang dokter honey! Aku kagum kepadamu! Dan semakin mencintaimu."


Tanpa menunggu lama lagi, Uncle Iko segera membalas pesan chat dari tangan kanan nya itu.


πŸ“± : Hari ini aku serahkan semua urusan hotel padamu! aku ada urusan!


🎢


"Apa dokter Senja ada di dalam?" Tanya Uncle Iko pada suster yang berjaga di depan ruangan itu.


"Iya Pak! Beliau ada didalam. Tapi maaf, ini jam istirahat, jika bapak ingin di periksa oleh dokter Senja silahkan kembali nanti." Ucap Suster itu dengan sopan.


"Tidak! Aku ini paman nya! Aku ingin bertemu dengan nya." Ucap Uncle Iko berusaha meyakinkan suster tersebut, jika Iko mengaku pacarnya? Ah tidak mungkin! Ia sadar wajahnya lebih layak menjadi Paman nya. Sial bukan! Meski hatinya menginginkan Senja menjadi pacarnya! Bukan pacar! Memang harus menjadi istrinya dan miliknya satu-satu nya.


"Tenang! kau bisa percaya itu! Apa aku boleh masuk."


"Ah ya pak, anda boleh masuk sebentar saya beritahu dokter Senja dulu."


"Tak usah biar aku saja, aku ingin memberikan kejutan untuk nya."

__ADS_1


"Ah tapi..... "


"Kau bisa percaya kata-kata suster."


Clek!


Uncle Iko masuk kedalam ruang pemeriksaan milik Senja, dan ia langsung mendudukkan dirinya.


"Uncle!" Pekik Senja kaget melihat Uncle Iko langsung duduk di depan nya.


"Ya honey! Kau merindukan ku?" Ucapnya dengan tersenyum manis.


"Maaf tuan Iko! Ini jam istirahat silahkan anda kembali lagi nanti." Ucap Senja berusaha fokus dan tak akan tergoda dengan sosok didepan nya ini.


"Berhenti berbicara formal terhadap ku honey!" Ucap Uncle Iko berdiri melangkah mendekati Senja, membuatnya tersudut dan hanya bisa terduduk di kursi dokter yang ia duduki saat ini.


Glek!


"Apa yang ingin anda lakukan tuan Iko! Saya harap anda bisa menjaga sikap anda!" Ucap Senja berusaha mendorong Uncle Iko agar menjauhi dirinya, namun usahanya hanya sia-sia.


"Jika kau terus memberontak! Maka suster di depan akan berfikir yang tidak-tidak! Ah atau kau mau jadi topik hangat di rumah sakit ini!"


"Kalaupun suster itu tak mengizinkan diriku masuk! maka aku akan tetap masuk ke ruangan mu dengan caraku!" Ucap Uncle Iko tersenyum jahil.


"Apa mau mu Uncle!" Ucap Senja dingin.


"Menikah dengan mu!" Ucap Uncle Iko serius.


"Kau gila! Bahkan kau sudah memiliki keluarga, kau...."


Cup


Ciuman hangat langsung di darat kan Uncle Iko kearah bibir mungil Senja, dan sialnya tubuh Senja merespon bahkan membalas itu!


Tolonglah! Kenapa tubuh dan hatiku tidak bisa bekerja sama dengan ku.


"Kau menikmati nya honey!" Ucap Uncle Iko melepas ciuman itu.


"Kau yang kurang ajar mencium ku!" Ucap Senja tak kalah bengis.

__ADS_1


"Hahahaha.... Apapun caranya kau harus menikah dengan ku!" Ucap Uncle Iko.


"Berhenti berkhayal dan bermimpi! Kau sudah memiliki keluarga Tuan Iko! Cintai lah keluargamu, dan Aku juga akan menikah dan berkeluarga dengan Angga."


"Kau hanya menikah dengan ku! Bukan dengan pria ingusan itu."


"Kau gila Tuan Iko! Kau sudah memiliki keluarga! Dan sebagainya kau pergi dari sini!" Ucap Senja mengusir Uncle Iko.


"Dengarkan! Kau hanya akan menikah dengan ku! Dan aku sudah bercerai dari monica 2 tahun lalu! setelah itu Aku mencari mu! Tapi saat aku bertemu dengan mu, kau malah mengecewakan ku dengan menjadi tunangan bocah itu!" Ucap Uncle Iko dengan raut kecewa.


"Kebohongan apa yang kau katakan tuan Iko!"


"Aku tidak berbohong! Aku memang sudah bercerai! dan aku mencari mu!" Ucap Uncle Iko serius.


"Semua sudah berakhir Uncle! Kau hanya masa laluku! Dan Angga adalah masa depan ku!"


"Apa kau sudah tak mencintaimu honey!" Ucap Uncle Iko begitu lirih.


Hening.


Hening.


Hening.


"Hah, sudah ku duga kau masih mencintai ku bukan?" Ucap Iko dengan pedenya.


"Aku tidak mencintaimu tuan Iko! Kau masa laluku! Dan semuanya sudah berkahir! Ku mohon kau segera keluar dari ruangan ku! Jangan menganggu hidupku!" Ucap Senja setengah berteriak dan mantap mengatakan itu.


Deg


Perlahan kungkungan Uncle Iko terhadap Senja mengendur dan kakinya perlahan melangkah mundur.


"Aku tidak mencintaimu Tuan Iko! Silahkan kau keluar! kau tau bukan pintu keluarnya ada di mana?" Ucap Senja menunjuk pintu keluar dengan posisi berdiri.


Tanpa kata, Iko melangkah keluar dari ruangan itu pergi! Teriakan Senja yang tak lagi menginginkannya membuatnya sakit! Bahkan sangat sakit!


Apa benar? Senja gadis kecil yang selama ini di rindukan nya? Tak lagi mencintai dirinya! Semua terasa sesak dan menyayat hatinya.


🎢

__ADS_1


Happy Reading.


__ADS_2