Abang Ganteng Itu

Abang Ganteng Itu
Raihan Mau Menyatakan Cinta


__ADS_3

Raihan lalu membuka hp nya, tiba-tiba dia melihat status yang di buat oleh aisyah. Status itu bukan cuma kata dil hai tumhara, aku pada mu bang. Tapi ada foto benda yang dia kenali, itu foto jam tangan nya, beserta kopi disebelah nya.


Apa aisyah buat status itu untuk nya?, tak di duga dan tak disangka, tiba-tiba dada nya sesak merasakan bahagia yang tiada tara nya, seakan-akan muncul bunga-bunga di hati nya, asek kali.


Lalu raihan mencoba menghubungi rizi, tak lama, terdengar kata halo dari yang di telpon.


"Ada apa rey?". Tanya rizi dengan cemas.


"Zi, kau tau arti dil hai tumhara apa?". Tanya raihan sambil garuk-garuk kepala.


"Mana ku tau rey, kau kira nya aku orang india?". Tanya rizi lebih tak mengerti lagi. Tadi dia diam aja, penuh dengan kesedihan dan kekecewaan(lebay), ini sekarang malah nanya-nanya tentang bahasa india lagi.


"Ternyata kau itu gak bisa ku andalkan ya?, yang kaya gitu aja masa kau gak tau, payah!". Sungut raihan dengan kesal nya, bikin rizi tepok jidat.


"Ya Allah rey, oke deh nanti aku cari tau!". Jawab rizi dengan bingung.


Raihan langsung mematikan telpon secara sepihak, dasar ya dia itu. Lalu dia mencoba menghubungi aisyah. Setelah terdengar dering telpon, tak lama aisyah mengangkat telpon nya.


"Assalammualaikum bang".


Betapa senang nya raihan mendengar nya, yang senang nya pasti udah tau lah ya bagi mereka yang pernah jatuh cinta.


"Walaikumsalam dek, mmmm lagi apa dek?". Jawab raihan grogi.


"Lagi duduk-duduk aja bang, ada apa bang?".


Ada apa ya bang raihan nelpon malam-malam?


"Tadi kenapa bisa pulang sama bram?". Tanya raihan lagi.


Eh kenapa bang raihan bisa nanya hal begituan ya?


"Oh tadi itu, sabila sama adit udah duluan pulang bang karena ada urusan, ai di tinggal, pas pula bang bram mau pulang ke rumah nya, ya udah sekalian aja, kenapa bang?"


Raihan yang manggut-manggut mendengar hal itu ada kelegaan di hati nya.


"Lain kali pulang sama abang aja ya dek?". Pinta raihan ragu-ragu.


"Hehe, ada-ada aja abang, apa kata orang sini kalo ai di antar naik mobil mewah, haha".


Aisyah jadi bingung, apa benar bang raihan suka sama dia sampai-sampai dia mau ngantarin aisyah pulang, kalo memang benar raihan suka sama dia, wah sudah dipastikan dia lebih bahagia lagi.


Oh jadi ai ini suka hal yang sederhana ya, mm baik lah kalo begitu.


"Abang antar naik motor mau?". Tanya raihan dengan pasti.

__ADS_1


"Boleh bang, kalo abang gak keberatan sih, hehe".


"Apa yang gak untuk mu dek!". Tegas raihan mengatakan itu.


Ya Allah aku gak salah dengar kan, tolong-tolong aku mau pingsan.


"Besok jalan-jalan yok dek, besok kan hari minggu ?". Grogi raihan datang lagi.


"Boleh bang, mau kemana?". Tanya aisyah sambil senyum-senyum.


"Terserah ai aja mau kemana, pikirkan dulu ya, nanti kabarin abang, abang tutup dulu, jangan lupa sholat dek, assalamualaikum".


"Walaikumsalam bang".


Setelah nya aisyah jingkrak-jingkrak di tempat tidur nya, begini rupa nya jatuh cinta untuk pertama kali bagi gadis 21 tahun itu.


Masya Allah ni abang, mengingatkan ku untuk sholat lagi, uwu-uwu, aku pada mu bang.


Siap menunaikan sholat isya, tiba-tiba aisyah dapat hidayah setelah nya, dia berpikir kayak nya enak ke pantai ni. Udah lama juga dia gak ke pantai, terakhir pas dia lulus SMA, itu pun pergi dengan sabila.


Aisyah lalu mengirim pesan pada raihan, dan di balas dengan oke dan stiker love warna merah. Bikin aisyah jadi senyum-senyum sendiri.


Keesokan nya, aisyah dengan semangat bersiap-siap, tak lupa dia memakai riasan wajah, lipstik tipis, serta tak lupa memakai celak bawah, menambah kesan tajam dan indah pada mata nya.


setelah selesai, aisyah pamit pada orang tua nya, dengan alasan ada acara kantor yang diadakan di pantai. Alasan yang bagus sekali ya.


Raihan yang sedari udah tau kedatangan aisyah, langsung menghampiri nya tanpa membaca pesan yang dikirim aisyah.


Sambil menunggu dan cemas karena pesan nya tidak di balas, tiba-tiba aisyah dihampiri oleh seorang pria yang memakai kaos lengan panjang berwarna hijau botol, dia gulung baju itu hingga ke siku, lengkap dengan jam tangan, dipadukan dengan celana jeans, dan juga sepatu, tak lupa kaca mata hitam yang menambah kesan ganteng pada diri raihan.


"Dek?". Sapa raihan pada aisyah.


Aisyah yang merasa dirinya di panggil pun menoleh dan langsung melihat karunia Tuhan Yang Maha Esa ada di depan mata nya. Mau berjas atau pun pakai baju yang lain, aura kegantengan raihan tetap ada. Ya iya lah nama nya orang ganteng, mau kayak mana pun tetap ganteng.


Ya Allah bang anak siapa sih kok ganteng betul.


"Dek, udah lama?". Kata raihan lagi karena aisyah melongo melihat diri nya.


"Baru aja bang, hehe". Jawab Aisyah malu-malu.


Raihan lalu membuka kaca mata nya, di pandang nya wajah aisyah,


Dia cantik sekali hari ini, lihat lah, dia berdandan, dia berdandan begitu hanya karena untuk bertemu dengan ku.


Raihan tersenyum lebar, senyum bahagia dan tulus pada orang yang di cintai nya. Menjadikan aisyah juga tersenyum malu-malu.

__ADS_1


"Ayo dek kita keliling!" Ajak raihan.


"Ayo bang!". Jawab aisyah dengan semangat.


Mereka berdua lalu berjalan menyusuri pasir putih, dan sesekali memandang indah nya pantai. Pantai hari ini sepi, seakan-akan mendukung acara jalan-jalan mereka berdua.


Di pantai itu terdapat kursi panjang, mereka berhenti dan duduk di kursi itu.


"Ai disini dulu ya, abang beli minum dulu?". Kata raihan pada aisyah, setelah aisyah duduk.


"Iya bang!". Jawab aisyah.


"Jangan kemana-mana ya!". Perintah raihan sambil mengelus kepala aisyah.yang di elus pun menjadi grogi.


"Hehe iya abang!". Jawab aisyah sambil tertawa kecil. Yang di sambut senyuman juga oleh raihan.


Raihan lalu bergegas membeli minuman untuk mereka berdua. Aisyah lalu mengeluarkan hp nya dan ber-selfie, setelah selesai, dia jadi kepikiran raihan.


Bang raihan kan presdir, apa gak ada pengawal nya yang ikut ya, kagum nya, dia seperti orang biasa, makin cinta aku bang.


Tak lama raihan datang membawa minuman dan beberapa cemilan dalam kantung plastik. Dia lalu duduk di samping aisyah. Raihan mengeluarkan minuman nya dan memberikan nya pada aisyah.


"Minum lah dek!". Ucap nya lembut.


"Makasih bang! Abang terbiasa ya jadi rakyat biasa gini?". Tanya aisyah, lalu dia meneguk minuman nya.


"Hehe, abang kan cuma manusia biasa dek, yang lain kan cuma titipan!". Santai sekali raihan menjawab.


"Hehe, iya lah itu bang, no debat lah sama abang!". Celoteh aisyah yang bikin raihan tertawa lebar.


Setelah tertawa lebar, tiba-tiba aja raihan menatap penuh cinta pada aisyah. Aisyah juga menatap raihan sambil tersenyum. Setelah puas saling menatap, raihan berdehem. Mereka jadi grogi sendiri.


"Ai kapan selesai kuliah nya?". Raihan buka suara setelah aksi pandang-pandangan mereka selesai.


"Masih ada satu semester lagi bang!". Jawab aisyah sambil kembali meneguk minuman nya. Kok gak abis-abis itu minuman.


"Oh iya dek, semangat ya menempuh gelar nya". Ucap raihan menyemangati aisyah.


"Makasih bang, tapi sebentar lagi magang kami selesai bang". Agak kurang semangat aisyah bicara gitu.


"Gak terasa juga ya dek?". Raihan bingung mencari jawaban,


"Hmmm iya bang, tapi udah lah di jalanin aja ya kan bang?". Aisyah tersenyum untuk mengalirkan semangat pada diri nya, diri nya takut gak bisa berjumpa lagi dengan raihan kalau magang nya nanti sudah usai.


"Dek, abang boleh ngomong?". Ucap raihan agak ragu dan grogi.

__ADS_1


Aisyah yang tadi nya memandangi pantai yang indah pun menoleh pada raihan.


__ADS_2