Adik Kandungku Melahirkan Anak Suamiku

Adik Kandungku Melahirkan Anak Suamiku
Pov Kimberly


__ADS_3

Namaku Kimberly, usiaku 29 tahun. Aku sudah menikah dengan Sean, kakak kandung Marvel mantan kekasihku. Aku menikah dengan Sean karena terpaksa. Karena malam itu aku diperawani oleh Sean yang tengah mabuk berat karena ditinggal pergi kekasihnya. Saat itu aku tidak sengaja bertemu dengannya disebuah club dengan Sean. Sebenarnya aku baru pertama kali masuk club malam. Itu semua karena teman-temanku yang mengajakku kesini. Singkat cerita, malam itu aku mencoba menolong Sean, tapi justru malam itu Sean malah merenggut kesucianku yang ku jaga untuk Marvel. Aku hancur saat itu. Tapi Sean bilang dia akan bertanggung jawab. Aku tidak mau tapi Sean terus memaksa.


Karena desakan dari Sean, akhirnya aku memilih untuk mengakhiri hubungan ku dengan Marvel. Aku dan Sean sama-sama tidak saling mencintai, tapi entah kenapa hingga saat ini Sean tak kunjung menceraikanku. Hubungan kami sangat buruk, jangankan momongan, berhubungan layaknya suami istri saja kami tidak pernah. Setiap hari kami bertengkar seperti kucing dan tikus, tak pernah akur!.


Suatu hari Marvel pulang kerumah membawa seorang wanita yang dikenalkan sebagai calon istrinya. Namanya Ratna, janda anak satu yang baru berusia 25 tahun, empat tahun lebih muda dariku. Awalnya aku berusaha untuk melupakan Marvel, tapi setelah melihat Marvel menggandeng wanita lain, aku merasa terbakar api cemburu. Bagaimanapun, perasaanku untuknya masih tetap sama, masih mencintainya, dari dulu hingga sekarang tak berubah sedikitpun.


Aku sangat yakin, wanita itu hanyalah pelampiasan Marvel untuk memanas-manasiku. Marvel tak mungkin bisa melupakan perasaannya kepadaku. Tapi, ternyata Marvel serius dan langsung menikahi wanita itu. Aku tidak terima! aku marah dan aku sangat membenci wanita itu. Dia tidak pantas untuk Marvel! dia hanya wanita kampung, dekil, dan juga seorang janda yang sudah memiliki anak. Marvel terlalu sempurna untuknya, aku tidak terima jika aku dikalahkan oleh perempuan seperti Ratna. Hanya aku wanita yang pantas bersanding dengan Marvel.


Akhirnya, aku memikirkan sebuah rencana untuk memisahkan mereka, aku mendengar saat mama mencarikan seorang babysitter untuk Ikhsan, saat itu aku menawarkan bantuan pada mama agar aku saja yang mencarikan. Tentu saja aku memiliki niat tersembunyi, tidak mungkin dengan ikhlas aku menolong wanita kampung itu.


Niatku semakin mulus tak kala aku bertemu dengan seorang lelaki yang bisa membantu menjalankan rencanaku. Sebut saja namanya Ilyas. Dia adalah mantan suami Ratna. Ilyas sebenarnya tidak mau berhubungan lagi dengan Ratna karena takut berurusan dengan Marvel, tapi dengan diiming-imingi uang, akhirnya dia mau bekerja sama denganku.

__ADS_1


Hari itu, aku menjalankan misi bersama Ilyas untuk menculik Marvel, tapi ternyata pekerjaan orang suruhan kami tidak berjalan mulus. Mereka tidak becus! aku meminta mereka menankap Marvel hidup-hidup, tapi mereka malah membunuh Marvel dan meledakkan mobil Marvel hingga masuk jurang. Aku frustasi dan keluar dari rumah, aku sangat terpukul saat mendengar kematian Marvel. Aku merasa berdosa karena sudah membuatnya celaka hingga berujung maut.


Aku memutuskan untuk berlibur ke pulau dewata, untuk menghilangkan rasa bersalahku. Tapi tiba-tiba saja kakakku Louis menghubungiku, dan meminta bertemu dengannya. Akhirnya aku bertemu dengannya di Jakarta.


"Bodoh! kenapa kau berbuat seceroboh itu hah!!" kak Louis terus memakiku.


"Aku memang bodoh! aku bodoh karena terlalu mencintai Marvel.. hiks.. " ucapku sambil memangis.


"Kamu bisa masuk penjara Kim, sangat ceroboh! tapi untungnya aku bergerak cepat dan langsung menghabisi semua orang suruhanmu itu untuk menghilangkan bukti" ucap Louis.


"Aku kakakmu, tentu saja aku akan melindungimu. Hanya saja kau terlalu ceroboh dalam bertindak!" ucapnya kesal.

__ADS_1


"Dan satu lagi, Marvel masih hidup. Jangan terlalu merasa bersalah, tenanglah. Mulai detik ini, biar aku yang mengurus Marvel" ucapnya dingin lalu menepuk pundakku. Aku bernafas lega saat mengetahui Marvel masih hidup.


"Kak, apa boleh aku tinggal disini, aku malas berada dirumah itu, kau tau aku sangat membenci Sean!" ucapku mengiba.


"Terserah" ucapnya singkat, lalu meninggalkanku begitu saja.


Enam bulan berlalu semenjak kejadian itu, akhirnya aku memutuskan untuk kembali kerumah untuk memastikan ucapan kak Louis yang mengatakan jika Marvel telah kembali. Ternyata benar Marvel telah kembali. Tapi aku melihat Marvel dan Ratna semakin mesra, aku semakin cemburu. Aku tidak tahan melihat kemesraan mereka. Akhirnya aku merengek pada kak Louis untuk membantuku memisahkan mereka. Karena aku tahu, jika aku bertindak sendirian, maka tidak akan berhasil. Dan terjadilah penculikan itu, Ratna berhasil diculik oleh anak buah kak Louis setelah aku berhasil memanipulasi keadaan, hingga membuat Ratna keluar gerbang dengan pengawalan yang minim. Setelah misiku berhasil, aku dan Evi segera keluar dari rumah itu sebelum Mervel berhasil menangkapku. Aku yakin Marvel sangat marah padaku, tapi demi untuk memilikinya kembali, aku rela menghalalkan segara cara walaupun dengan cara kotor sekalipun.


Sekarang Ratna sudah berada di tangan kak Louis, aku langsung menghubunginya dengan mengajukan kesepakatan. Aku yakin, demi istri dan anak yang dikandungnya itu Marvel pasti mau menyetujui persyaratan dariku.


'Sebentar lagi sayang, sebentar lagi kita akan bersama, kita akan menikah. Kita akan bersama-sama lagi' ucapku sambil mengusap sudut mataku yang berair.

__ADS_1


🍁🍁🍁🍁🍁


Thank's atas do'a dan dukungan kalian semua. Salam dari Barata Yudha di waduk cirata. Jangan lupa Vote, like, komen dan kasih hadiah sebanyak-banyaknya. Agar author lebih semangat ❤


__ADS_2