
Keesokan harinya, Louis mengantar Melodi pulang ke kediaman keluarga Amstrong. Dan setelah didepan rumah megah itu Louis menarik nafas dalam dan menghembuskannya perlahan.
"Kak, apa kamu yakin?" tanya Melodi.
"Yes baby." ucap Louis seraya tersenyum dan menggenggam erat tangan pujaan hatinya itu.
"Tapi kenapa aku yang tidak yakin ya. Bagaimana jika mereka menolakmu?" tanya Melodi.
"Aku akan meyakinkan mereka." ucap Louis.
"Tapi kak aku..."
"Tenang saja baby tidak usah takut." ucap Louis sambil terkekeh, padahal dia sendiripun merasakan kegugupan yang sama.
Dan setelah mereka sampai didepan pintu, Melodi semakin mengencangkan genggaman tangannya saat melihat mama Inggrid yang tengah berbincang dengan Ratna di ruang tamu.
"Mel. Baru pulang sayang?" tanya mama Inggrid.
"Iya ma." jawab Melodi pelan. Mama Inggrid melihat tidak suka saat tangan Louis dan Melodi saling menggenggam erat. Perasaanya tiba-tiba tidak enak.
"Ma, kak Louis ingin bicara dengan kalian semua." ucap Melodi takut-takut.
"Bicara apa?" tanya Marvel yang tiba-tiba muncul dari belakang mama Inggrid.
"Ada hal penting yang mau saya sampaikan." jawab Louis tanpa melepas genggaman tangan mereka.
"Duduk. Dan lepaskan tanganmu dari tangan melodi." ucap Marvel yang terdengar ketus.
Dengan terpaksa Louis melepas tangan Melodi dan duduk dikursi tamu bersama-sama dengan yang lainnya.
"Langsung saja ada apa?" tanya Marvel yang merasa tak nyaman dengan keberadaan Louis dirumah ini.
"Saya kesini mau melamar Melodi untuk menjadi istri saya." ucap Louis setenang mungkin.
"Ngelawak kamu? enggak lucu!" ucap Marvel.
"Kami saling mencintai kak." kini Melodi buka suara. Ekspressi Marvel seketika berubah dan saat itu Ratna langsung memegangi tangan suaminya agar tak terpancing emosi.
__ADS_1
"Lamaran ditolak! kamu boleh pergi!" ucap Marvel ketus.
"Kak, please.. aku mencintainya kak, begitupula dengan dia." ucap Melodi.
"Melodi!!" kini mama Inggrid yang bersuara dan dari raut wajahnya terlihat kemarahan yang begitu besar.
"Ma... Melodi mohon, Melodi enggak cinta sama Farhan ma. Melodi cintanya sama kak Louis." ucap Melodi menghampiri mama Inggrid.
Plaakk!!
"Tante!"
"Ma!"
Marvel dan Louis berucap bersamaan.
"Dan kamu, jangan harap saya mau terima kamu jadi menantu saya. Cukup Kimberly yang merusak hidup anak saya, tidak dengan kamu!" tunjuk mama Inggrid kepada Louis.
"Saya tidak akan merusak Melodi tante, saya janji akan membahagiakan Melodi dengan sepenuh hati." ucap Louis.
"Simpan kata-kata sampahmu itu dan sekarang pergi dari rumah ini!" usir mama Inggrid.
"Jangan begini Mel, laki-laki seperti dia enggak pantas buat kamu. Farhan yang terbaik!" sentak mama Inggrid sambil membawa Melodi kembali berdiri.
"Ma..." Melodi menangis lirih. Mama Inggrid tak menghiraukannya dan justru menarik tangannya untuk menjauh dari sana dan membawa Melodi ke dalam kamarnya.
Dan saat Louis ingin menyusul Marvel keburu menghadang.
Bugh!
"Lo apain adek gue sampai dia jatuh cinta sama laki-laki brengsek kayak elo!" ucap Marvel.
"Mas..!" pekik Ratna.
"Lo tanya gue ngapain? gue udah tidur bareng dengan Melodi!" ucap Louis sambil menyeringai.
"Sialan!"
__ADS_1
Bugh!
Marvel kembali menghadiahi bogem mentah diwajah Louis.
"Mas.. udah!!" pekik Ratna yang kini tengah memegangi lengan suaminya agar tak lagi membuat luka diwajah Louis.
"Kamu masuk!" titah Marvel.
"Enggak! kamu enggak boleh mukulin orang sembarangan. Nanti kualat! aku lagi hamil loh!" ancam Ratna.
"Na..! ini bukan waktunya main-main. Masuk!" ucap Marvel tegas.
"Enggak mau! nanti kalau muka baby kita mirip bule kampret itu gimana gara-gara kualat?" tanya Ratna yang membuat Marvel justru semakin pusing.
"Ratna! mas Marvel bilang masuk ya masuk!" bentak Marvel.
"Mas Marvel jahat bentak-bentak mama utun!" ucap Ratna dengan mata berkaca. Setelah itu dia mendorong tangan suaminya dan pergi ke kamarnya.
"Aaggghhh!! sialan! ini semua gara-gara elo brengsek!" umpat Marvel.
"Mangkanya restuin gue sama Melodi!" ucap Louis.
"Jangan mimpi! sekarang lebih baik lo pulang atau gue nggak segan-segan habisin lo disini!" ancam Marvel.
"Oke... kali ini gue pulang.Tapi inget, gue bakalan balik lagi kesini." ucap Louis.
"Cih! jangan harap lo bisa masuk rumah ini lagi!" ucap Marvel.
"Bye bye kakak ipar. Adek ipar pulang dulu. Urusin macan bunting lo yang lagi ngamuk, awas ntar malem tidur diluar!" ejek Louis.
"Sialan! brengsek!" umpat Marvel. Louis tertawa lalu akhirnya melengos pergi dari sana. Sesampainya di dalam mobil, Louis memandangi rumah itu.
"Baby, tenang sayang. Aku pasti akan menjemputmu. Kamu akan menjadi ratuku sayang." ucap Louis dengan tatapan nanar.
Semenatara ditempat lainnya Marvel tengah menggedor-gedor pintu kamarnya, merengek meminta Ratna agar membukakan pintu itu.
"Sayang... buka sayang, maafin mas Marvel sayang, tadi mas Marvel kebawa emosi." bujuk Marvel. Tak ada sahutan. Ratna masih dongkol dan malas berbicara dengan suaminya itu, dia memilih memasang handset dan memainkan ponselnya mendengarkan musik kesukaannya.
__ADS_1
🍁🍁🍁🍁🍁
Daddy Amstrong bobok diluar ya malam ini... wakakak! Jangan Lupa like komentar dan juga vote nya ya.