Adik Kandungku Melahirkan Anak Suamiku

Adik Kandungku Melahirkan Anak Suamiku
Pengantin Baru


__ADS_3

Keesokan paginya Melodi terbangun dengan tubuh pegal, remuk dan sendi-sendinya terasa nyeri semua. Semua ini karena perbuatan tongkat mak Lampir milik Louis yang semalaman terus menggempur dan hanya memberi jeda sebentar untuk kemudian melakukannya lagi dan lagi. Saat dia melirik kesamping, ternyata Louis sudah tidak ada disampingnya.


'Kemana dia?' batin Melodi.


Melodi yang hendak buang air kecil merasa terkejut saat intinya terasa perih dan juga lecet.


"Aww!!" pekiknya.


"Ish! padahal tadi malam udah enak, kenapa sekarang kerasa sakit lagi sih!" gerutunya.


Klek!


"Baby, mau kemana?" tanya Louis yang membawa secangkir susu hangat ditangannya dan semangkuk bubur ayam kesukaannya.


"Aku mau ke kamar mandi, tapi dibawah sini perih sekali." ucap Melodi yang menatap kearah bawah. Louis yang mengerti akan hal itu seketika tersenyum.


"Aku akan menggendongmu." ucap Louis.


"Tidak usah kak..."


"Kak??" mata Louis melotot tajam tak suka dengan panggilan Melodi kepadanya.


"Eh, maaf aku lupa hubby.." ucap Melodi seraya tersenyum manis.


"Good job anak pintar." ucap Louis seraya mengelus lembut rambut Melodi. Kemudian dia menggendong tubuh Melodi ala bridal style dan selimut yang dikenakan Melodi akhirnya terjatuh dilantai.


"Baby, lihat hasil karyaku. Kamu sudah bukan gadis lagi, tapi sudah menjadi seorang wanita sayang. Wanitanya Louis Volkard." ucap Louis sambil menunjukkan bercak darah dan sisah-sisah hasil percintaannya semalam yang tertinggal disprei berwarna putih polos tersebut.


"Aahh!! suamiku memang hebat! tapi iniku sakit hubby..." ucap Melodi manja.


"Sakitnya hanya sebentar sayang, berendam di air hangat akan membuatnya lebih baik, percayalah." ucap Louis seraya membawa tubuh Melodi kedalam kamar mandi dan merebahkannya di bath hub yang sudah terisi air hangat.


"Terimakasih hubby, kamu sangat manis." ucap Melodi.

__ADS_1


"Sama-sama my wife..! kalau sudah selesai panggil aku" ucap Louis seraya mencium bibir Melodi sekilas. Melodi hanya mengangguk.


**********


Ditempat lainnya Ratna tengah menata baju-baju calon anak keduanya kedalam lemari pakaian, Ratna bersikeras tak mau dibantu oleh pelayan dan ingin melakukannya sendiri.


"Sayang, nanti kamu capek." ucap Marvel yang kini duduk disebelahnya.


"Enggak capek kok mas, biasa aja. Hati ratna seneng mas melakukannya." jawab Ratna.


"Tapi..."


"Syyuuttt!!" Ratna menggeleng tak mau dibantah dan dilarang.


"Oh iya mas, tahu enggak tadi malam Ratna lihat si Toni kayak orang patah hati." ucap Ratna. Marvel menautkan alisnya.


"Kenapa dia?" tanya Marvel penasaran.


"Kayaknya patah hati karena ditinggal nikah sama Melodi." jawab Ratna.


"Mangkanya, jadi orang tuh peka. Masa supirnya suka sama adeknya sendiri sampai gak tahu!" cibir Ratna.


"Tapi dia enggak pernah cerita sama mas Marvel sayang." ucap Marvel.


"Mana berani dia cerita, logika aja." jawab Ratna.


"Bener sih, kasihan juga dia. Padahal Toni laki-laki yang baik sayang, dia pekerja keras dan pantang menyerah. Kalau tahu sejak awal lebih baik aku jodohkan saja mereka. Tapi mau bagaimana, bukan jodohnya." ucapnya menyayangkan.


"Iya, semoga secepatnya dia dapat jodoh." ucap Ratna.


"Sepertinya masih lama sayang, beban dia berat. Ibunya lumpuh, adik-adiknya masih sekolah semua." ucap Marvel.


"Kasih bonus mas, jangan pelit-pelit. Nanti kuburannya sempit" pesan Ratna.

__ADS_1


"Kata siapa orang pelit kuburannya sempit?" tanya Marvel.


"Kata seorang laki-laki, dia cinta pertamanya Ratna." jawab Ratna.


"Sop ayam!!" tebak Marvel dengan wajah memerah menahan cemburu.


"Ish!! Sofyan mas, jangan ganti-ganti nama orang sembarangan." protes Ratna.


"Sama aja! masih inget aja kamu sama dia!" ucap Marvel merajuk.


"Bukan sayang, bukan kang Sofyan. Tapi cinta pertamanya Ratna." ucap Ratna.


"Siapa lagi? Ilyos?!" tebak Marvel.


"Ish!! kok jadi Ilyos? seneng banget sih ganti-ganti nama orang!" ucap Ratna sebal.


"Ya kamu bawa-bawa mantan segala!" ucap Marvel.


"Emang Ratna ada bilang mantan? bukan mas, bukan mantan." ucap Ratna menjelaskan.


"Terus siapa?" tanya Marvel ngegas.


"Ayah mertua nya Marvelino G. Amstrong!" ucap Ratna yang langsung sukses membuat Marvel merasa Malu karena ternyata cemburunya salah sasaran.


"Bilang dong dari tadi." ucap Marvel.


"Dari tadi juga udah mau bilang, tapi mas Marvel ngegas mulu." ucap Ratna.


"Kamu sih bikin cemburu." ucap Marvel yang tak mau kalah.


"Iya iya... Ratna salah, mas Marvel yang bener!" ucap Ratna merajuk.


"Kok jadi kamu yang marah?" ucap Marvel.

__ADS_1


"Mas Marvel yang bikin Ratna kesel!" ucap Ratna. Begitulah Ratna dan Marvel selalu berdebat dengan hal-hal kecil, selalu ada pertengkaran kecil dari mereka, namun semua itu tak berarti apa-apa karena di detik berikutnya mereka sudah bergelung dibawah selimut yang sama.


🍁🍁🍁🍁🍁


__ADS_2