Adik Kandungku Melahirkan Anak Suamiku

Adik Kandungku Melahirkan Anak Suamiku
POV AUTHOR (TEGANG)


__ADS_3

Marvel sedang dalam perjalanan menuju rumah Lois. Sedangkan ditempat lain ada wanita yang berusaha menerobos masuk kerumah Lois, namun dihadang oleh beberapa lelaki bertubuh besar dengan pakaian serba hitam.


"Aku ini adik dari pemilik rumah ini! kalian jangan macam-macam! lihat saja akan ku pecat kalian semua!" ancam wanita itu yang ternyata adalah Kimberly. Ya, Kimberly sangat marah kepada Marvel karena Marvel tak mau menyetujui permintaannya, dan dia tak tahan ingin segera mencelakai seorang wanita yang menurutnya sudah merebut Marvel darinya. Dia sudah tidak perduli lagi jika dia harus mendekam dipenjara, yang jelas, jika dia tidak bersama Marvel, maka tidak boleh ada wanita lain yang bersama Marvel. Kimberly bertambah kesal karena Luois tak juga mengangkat telfon darinya. Dan disaat datang kerumah sang kakak, lagi-lagi dia harus menelan pil pahit karena sang kakak tak mengizinkan siapapun memasuki rumah megah ini tanpa terkecuali dirinya.


"Si*l! bagaimana ini? kenapa Louis tak mau mengangkat telfon dariku! Aaarrrgggg!!!" Kimberly mengerang frustasi. Setelah itu dia kembali masuk kedalam mobilnya untuk memikirkan siasat dan cara memasuki rumah sang kakak.


Sementara Kimberly masih memikirkan cara untuk masuk kedalam rumah itu, mobil Marvel sudah sampai digerbang kediaman rumah Louis. Kimberly yang melihat itu menyeringai licik dengan tawa jahatnya. Sepertinya, dia sudah dapat ide briliant!


********


Dilantai atas rumah Louis


"Kamu tadi menelfon Marvel?" tanya Louis dengan tatapan tajam dan menusuk.


"Iya, saya minta maaf, saya hanya ingin memastikan keadaan dan keberadaan anak sulung saya yang kemarin sempat menghilang, dan juga agar suamiku merasa sedikit tenang dan tak tak terlalu cemas" jawab Ratna.


"Saya kan sudah bilang, jika waktunya tiba saya pasti akan mengembalikan kamu kepada Marvel. Tidak sabaran sekali sih!" Louis mencebik kesal.


"Saya..." belum sempat Ratna menyelesaikan ucapannya, tiba-tiba datang seorang lelaki berbadan tegap berbaju serba hitam menghadap Louis. Dia membisikkan sesuatu kepada tuannya itu.


"Aku kebawah sebentar. Kamu tetap disini! jangan kemana-mana. Jangan lupa kunci pintunya" pesan Louis. Setelah itu Louis berjalan terburu-buru menuruni anak tangga. Ratna yang bandel dan keras kepala justru tak mengidahkan perintah Louis, dia malah ikut berjalan turun karena merasa sangat penasaran dengan apa yang terjadi di bawah. Untungnya seorang pelayan keburu mencegahnya.


"Nyona mau kemana? anda tidak boleh kemana-mana" ucap seorang pelayan itu.

__ADS_1


"Sa-saya haus, iya benar saya haus" bohong Ratna. Pelayan itu mengernyitkan keningnya. Dia tahu Ratna sedang berbohong, karena dilantai atas sudah tersedia air minum, kenapa harus repot-repot mengambilnya kebawah.


"Sebaiknya nona kembali, biar air putihnya saya yang bawakan kedalam kamar anda" ucap sang pelayan. Dengan terpaksa Ratna menurut dan kembali kedalam kamarnya.


Setelah sekian menit berada didalam kamar ada seseorang yang mengetuk pintu kamarnya.


Tok Tok Tok!


Ratna mengira itu adalah pelayan tadi, dengan cepat dan tanpa rasa curiga Ratna membuka pintu kamarnya. Dan betapa terkejutnya saat dia melihat siapa yang berada diambang pintu.


"Kamu..."


*********


Anak buah paman Albert dan Louis tengah bertarung sengit, sama-sama kuat sama-sama hebat. Mereka imbang, hingga datanglah sosok yang mereka tunggu-tunggu, Louis Volkard.


"Mau apa kalian kesini?" tanya Louis berbasa basi.


"Tidak usah pura-pura bodoh! tentu saja untuk menjemput istriku yang kau culik!" jawab Marvel geram.


"Ha ha ha...!" Louis malah tertawa jahat.


"Tidak semudah itu!" lanjutnya lagi.

__ADS_1


"Apa yang kau inginkan!" kali ini paman Albert yang turun tangan.


"Aku ingin Sean menceraikan Kimberly, karena adikku tidak bahagia bersamamu!" tunjuk Louis kepada Sean. Kini semua mata tertuju kepada Sean menunggu jawaban lelaki itu.


"Apakah jika aku menceraikannya, kau bisa menjamin adik mu tidak akan berbuat kejahatan dan mengganggu rumah tangga Marvel lagi? kau tahu seberapa gila nya adik mu itu!" kini Sean balik bertanya.


"Itu urusanku! kalian tidak perlu khawatir, aku tahu apa yang harus ku lakukan!" jawab Louis.


"Baiklah, aku setuju!" jawab Sean dengan mantap. Sebenarnya, dilubuk hatinya yang paling dalam, Sean sangat mencintai gadis itu. Tapi, Sean tak mau egois dan mementingkan dirinya sendiri, sudah cukup membuat Marvel terpuruk, kali ini biarlah dia yang berkorban.


"Kak kau yakin?" tanya Marvel dengan tatapan tidak percaya. Sean tersenyum hangat, ada kesedihan dimatanya, tapi Sean sangat pintar menutupi rasa sakitnya.


"Aku yakin. Aku harap setelah ini, hidupmu akan lebih bahagia tanpa ada penghalang lagi. Setidaknya, inilah yang bisa kulakukan sebagai seorang kakak" ucap Sean dengan tulus. Mendengar itu, Marvel menyeka sudut matanya yang berembun. Setelah sekian tahun, dan sekian purnama, kini Marvel dapat merasakan kasih sayang kakaknya yang begitu besar.


"Terimakasih banyak kak, aku yakin kau akan mendapatkan wanita yang jauh lebih baik daripada Kimberly" ucap Marvel dengan Rasa haru.


"Baiklah! karena kita sudah sepakat, maka aku akan membebaskan istrimu" ucap Louis. Namun tiba-tiba seorang pelayan lari tergopoh-gopoh kearahnya.


"Tuan!" ucap pelayan itu dengan nafas naik turun.


"Kenapa?" Louis melihat ada sesuatu yang tidak beres.


"Nyonya Kimberly dia..." belum sempat pelayan itu berbicara, Marvel, Louis, paman Albert dan Sean langsung berlari menuju lantai atas. Dan betapa terkejutnya mereka dengan apa yang dilakukan Kimberly kepada Ratna.

__ADS_1


🍁🍁🍁🍁🍁


Jeng jeng jeng! Eng ing eng! apa ya kira-kira yang Kimberly lakuin? Nungguin ya?? ooh author tahu, pasti lagi nyari kutu dirambut Ratna awokwok! Jangan Lupa Vote, like, dan komentar ya. Syukur-syukur hadiahnya juga sekalian jiahahaha.


__ADS_2