
"Aku tidak bisa kak... aku sudah berjanji pada kak Marvel." ucap Melodi. Louis terperangah, namun sedetik kemudian dia tersenyum.
Cup cup cup!
"Maafkan aku, aku terlalu bersemangat. Tapi aku bangga padamu baby, kamu menolakku, padahal kamu menginginkannya." ucap Louis dengan lembut. Melodi hanya mengangguk lalu kembali mencium bibir Louis sekilas. Setelah itu mereka bergantian membersihkan diri dikamar mandi lalu sama-sama berangkat kerumah keluarga Amstrong untuk membicarakan perihal hubungan mereka dengan Marvel dan papa Gilbert.
**********
Pertemuannya dengan keluarga Melodi bejalan lancar dan akhirnya mereka bersepakat untuk menggelar pernikahan bulan ini juga, karena Louis sudah menunjukkan jika sebenarnya harta yang didapat berasal dari perusahaan keluarganya yang dia kendalikan dari rumah tanpa diketahui siapapun. Dan dunia mafia sebenarnya hanyalah pelarian Louis karena frustasi ditinggal mati Riana mendiang istrinya yang kini sudah tenang di surga.
Namun karena perjodohan Melodi dan Farhan dibatalkan sepihak oleh keluarga Amstrong, kini hubungan mereka dengan keluarga Atma Jaya merenggang. Mereka tidak terima, apalagi saat mereka tahu jika Louis yang akan menikahi Melodi, yang mana Louis adalah mantan menantu dikeluarga Atma Jaya.
Hingga hari itu tiba dimana hari pernikahan Louis dan Melodi digelar secara meriah digedung hotel bintang tujuh. Melodi tampak cantik dengan gaun putih yang menjuntai panjang hingga terseret saat dia berjalan. Rambutnya dibiarkan tergerai begitu saja.
Mata Louis terpana melihat kecantikan wanitanya yang terpancar begitu sempurna hingga melumpuhkan nalarnya. Louis sendiri memakai stelan jas yang membuatnya bertambah tampan bak pangeran dari negeri dongeng yang siap menjemput sang permaisuri.
__ADS_1
Mereka saling memandang dari kejauhan yang semakin lama semakin mendekat. Kini Melodi tengah berada disisinya, bersiap mendengarkan Louis mengikrarkan Ijab Qobul pernikahan dan mengikatnya sehidup sesurga.
Dengan jantung yang berpacu lebih cepat dari biasanya, Louis menerima uluran tangan papa Gilbert. Rasa gugup menyelimutinya, keringat dingin mulai bermunculan di dahinya. Ini kali kedua Louis mengucapkan kata-kata keramat itu, tapi gugupnya melebihi yang pertama dulu.
Dan akhirnya kata 'SAH' menggema diseluruh penjuru ruangan. Itu artinya Louis dan Melodi sudah sah menjadi pasangan suami istri. Melodi menangis haru, lalu mencium tangan Louis dengan khidmat membuat semua yang disana merasa ikut berbahagia dengan kebahagiaan yang dirasakan pasangan pengantin baru itu. Namun ada satu orang yang meneteskan matanya karena patah hati. Bukan! bukan Farhan! Farhan tidak datang karena memang tak diundang. Lelaki itu tidak lain dan tidak bukan adalah Toni sang supir sekaligus asisten pribadi Marvel.
Disaat dia masih asyik memandangi Melodi dari kejauhan, Ratna datang menghampirinya. Macan bunting itu penasaran kenapa Toni menangis.
"Ton. Enggak kesana ngucapin selamat sama Melodi?" tanya Ratna.
"Enggak bu. Saya disini saja." tolak Toni.
"Itu muka kenapa kusut? patah hati ya?" tuding Ratna to the poin.
__ADS_1
"Enggak lah bu, saya cuma terharu aja Melodi udah nikah." jawab Toni sambil memaksakan senyumnya.
"Kamu juga cepetan nikah. Cari jodoh, enak Ton kalau udah nikah, ada yang perhatiin." ucap Ratna.
"Masih lama bu, saya nungguin anak ibu aja." canda Toni.
"Berojol aja belum...!" pelotot Ratna.
"Bercanda bu, lagian saya juga belum tahu anak ibu perempuan atau laki-laki." jawab Toni seraya terkekeh kecil.
"Iyalah, kalau serius mana boleh!!" cebik Ratna kesal.
Setelah itu dia kembali menghampiri Marvel meninggalkan Toni yang kembali menekuk wajahnya.
'Ah, sialan! kenapa enggak enak banget sih yang namanya patah hati!' batin Toni.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁
__ADS_1