
Sementara didalam ruangan itu Sean dan Kimberly tengah bercumbu mesra, Louis keluar dengan wajah masam yang langsung mendapat tatapan tajam dari semua orang yang menunggunya diluar.
"Kim mana? kenapa kamu tinggalkan dia sendiri?" todong mama Inggrid yang khawatir anaknya dicelakai oleh Kimberly. Louis jadi kebingungan sekaligus salah tingkah menjawab pertanyaan dari mertua adiknya itu.
"Sean sudah sadar tante, dan mereka sedang bicara dari hati ke hati, Sean sendiri yang meminta saya untuk menunggu diluar" jawab Louis.
"Sean sudah sadar?" mama Inggrid membulatkan matanya, lalu mengucap syukur karena putranya telah berhasil melewati masa kritisnya.
Tidak lama saat mereka tengah asyik berbincang, datanglah seorang wanita yang berjalan terburu-buru mendekat kearah mereka.
"Ma, gimana keadaan kak Sean?" tanya Melodi panik. Melodi yang mendapat kabar kakaknya masuk rumah sakit langsung berangkat dari ** ******* dan langsung menuju rumah sakit yang dituju.
Mama inggrid langsung menceritakan semuanya, dari mulai peristiwa penculikan itu sampai akhirnya Sean masuk rumah sakit.
"Oh God..!" Kimberly menutup mulutnya tak percaya dengan kelakuan kakak ipar yang selama ini cukup dekat dengannya. Lalu netranya tak sengaja melihat ke arah Louis si bule kampret yang sudah menculik Ratna hingga akhirnya berujung penusukan.
"Aku mau bicara dengan kamu!" tunjuk Melodi kepada Louis.
"Saya?" tanya Louis dengan menunjuk dirinya sendiri.
"Hmm! bicara didepan!" ucap Melodi ketus.
__ADS_1
"Kamu mau apa Mel? jangan aneh-aneh!" ucap mama Inggrid memperingatkan, tak mau anak gadisnya terlibat masalah dengan seorang mafia macam Louis.
"Hanya memberinya sedikit pelajaran, mama tenang saja, Melodi bisa jaga diri kok" bisik Melodi.
"Up to you!" ucap mama Inggrid pasrah.
Akhirnya setelah itu, Louis mengekor dibelakang Melodi menuju taman rumah sakit.
Ratna sendiri masih tertidur di pundak Marvel karena kelelahan, Marvel dengan lembut membelai rambut istrinya itu sambil sesekali mengelus perut buncit istrinya yang nampak semakin membesar seiring bertambahnya usia kandungannya.
'Semoga setelah kejadian ini, tidak ada ujian berat yang datang dalam keluarga kita lagi ya sayang, aku sangat takut terjadi sesuatu yang buruk yang menimpamu lagi.' batin Marvel sembari memandangi wajah istrinya yang tengah tertidur.
*********
Plaakk!!
Baru sampai, Louis sudah dihadiahi stempel cap lima jari oleh Melodi.
'Sialan! tenaga bocah ingusan ini kuat juga, lumayan perih' batinnya seraya meringis.
"Enak?? mau ditambah??" tanya Melodi dengan wajah garang.
__ADS_1
"Itu hadiah buat seorang penjahat seperti kamu!" tunjuk Melodi tepat didepan wajah Louis.
"Cih! dasar bocah ingusan!" ucap Louis sambil tersenyum remeh.
"Sial*n! aku bukan bocah! umurku sudah dua puluh satu tahun dan sebentar lagi lulus kuliah!" ucap Melodi tak terima di sebut bocah oleh Louis.
"Memang kenyataannya kau bocah ingusan, lap dulu ingusmu yang benar jika ingin berhadapan denganku!" ucap Louis yang kini mulai serius.
"Sudah ku bilang aku bukan bocah!" Melodi naik pitam, bukannya takut Louis malah terlihat menantangnya. Sialan!
"Sudahlah, aku tidak punya waktu meladenimu, sebaiknya aku kembali!" ucap Louis setelah itu balik badan hendak melangkah menuju tempat semula. Namun dengan cepat Melodi menjewer dan menarik telinganya kuat-kuat hingga siempunya mengaduh kesakitan.
"Apa yang kau lakukan bodoh! lepaskan kutu sialan!" umpat Louis saat Melodi dengan kuat menarik telingannya.
"Aku bukan kutu dan aku tidak bodoh! dasar mafia laknat! duda kesepian! duda tua! duda gila!" umpat Melodi yang semakin kuat menarik telinga Louis.
"Sialan kau!" Louis yang hilang kesabaran dengan cepat melepaskan telinganya dari tangan Melodi. Namun, karena Melodi terlalu banyak bergerak dan tak mau kalah, akhirnya mereka kehilangan keseimbangan dan akhirnya terjatuh direrumputan taman itu dengan posisi Louis diatas dan Melodi dibawah. Dan secara tidak sengaja bibir Louis menyentuh dan menempel dibibir tipis milik Melodi.
Cup
"Aaaaaa.... Ciuman pertamaku.....!!!" teriak Melodi histeris yang langsung membuat gendang telinga Louis serasa mau pecah.
__ADS_1
🍁🍁🍁🍁🍁
Udah dikasih double up... Jangan lupa vote like dan komentarnya ya. Salam dari Brata Yudha diwaduk cirata yang masih asyik bertapa.