
Pagi hari yang cerah kami bersiap kembali ke vila sebelumnya mampir ke mall untuk belanja baju dan lain lain untuk keluargaku.karena siang ini ayah tante marta dan sandi akan pulang ke bandung dan sore nanti ma2 budhe dan adek2 ku akan balik ke desa ku.
__ADS_1
Matahari sudah terik di atas kepala ketika kami keluar dari mall menju vila tempat menginap kami.aku tertidur di pundak mama karena rasa lelahku.semalaman kak nando ta mengijinkanku tidur baru subuh tidur pagi tadi sudah di bangunkan lagi mnta jatah lagi.Badan sudah remuk rasanya pengen istirahat dan merilekskan badan.nando meliriku dari spion mobil.melihatku tertidur di pundak ma2.
__ADS_1
Benar saja setelah mendapat pijatan dan berendam di kolam aromaterapi badanku mulai rileks dan lelah lelah seperti hilang.2jam perawatan membuat badanku segar kembali."sudah enakan yank?".tanya nya ku jawab dengan senyuman."ya ak enakan,aa tau aja kalo aku pengen pijit.remuk semua nich badan tadi".ungkapku jujur."maafin aa ya yank.terlalu semangat bikin nando junior jadi buat sayank kecapekan".ungkapnya sambil menyusupkan tangannya di pinggangku."sudah kewajibanku sebagai istri ak"."kita keluar ayah dan tante marta mau pulang".ajaknya.kami melangkah keluar menuju kamar tamu tempat ayah menginap."ayah kereta jam berapa?".tanyaku berdiri di ambang pintu."jam 4 nduk kata nak putra,dari sini ke stasiun memakan waktu 1jaman jadi ayah siap siap berangkat sekarang".jelas ayah padaku."anye antar sampai stasiun ya yah".pintaku yang masih rindu pada ayah."ndak usah nduk kan ada ma2mu sama budhe dan juga suamimu masak mau kamu tinggal,ayah nanti di antar nak putra saja gapapa".ungkap ayah yang tak mau kuantar.kupeluk ayah lama kutumpahkan airmata kerinduanku."anak ayah kok nangis,kan sekarang sudah ada nak nando suamimu nduk.nitip anye ya ndo,ayah ga bisa jaga dia terus".ayah berpesan pada nando dengan mengusap air matanya.berat aku melepas ayah yang harus balik ke bandung.Malang bandung jarak yang lumayan jauh untuk ku tempuh,keterbatasan biaya dan jarak membuat aku lama tak bertemu beliau.tante marta ayah dan juga sandi berpamitan pada kami semua."sayang kasihkan ayah untuk di perjalanan".suamiku menyodorkan amplop coklat di tanganku."di aku ada ak biar pakai punyaku".ungkapku sungkan."di kamu itu milikmu,sudah kasih ayah dulu".ucapnya yang akhirnya kuterima amplop itu."yah ini untuk pegangan di jalan dari suamiku".kuserahkan amplop dari suamiku pada ayah."ndak usah nduk,yang kemarin juga masih ada.kamu simpan saja".tolak ayah yang sungkan."ayah terima nanti aa marah".kataku meletakan amplop itu di tangan ayah."ya ud terimakasih banyak ya nduk le,semoga rumah tangga kalian samawa dan langgeng selamanya".bapak menunduk menyembunyikan air matanya yang hendak jatuh."kami pamit pulang dulu nye,ndo mbak".pamit tante marta pada ku dan ma2 yang biasa di panggil mbak olehnya.Dengan air mata haru kulepas kepergian ayah di antar putra kestasiun."temani ayah sampe kereta berangkat ya put".kataku pada putra."baik nyonya".mereka pun melaju meninggalkan pelataran vila.ma2 dan adik2 serta budhe juga bersiap dan berkemas untuk pulang ke Malang."ma2 juga pulang sekarang sama adek2 ya nye".pamit ma2 yang sudah siap dengan semua barang barang bawaannya."ya kak kita juga pamit pulang ya".ucap tania dan difa."ya ma dek,budhe makasih ud nemenin ma2.dek kalian jaga ma2 jangan boleh terlalu capek".pesan ku pada duo adikku."kamu juga nye jadi istri yang nurut sama suamimu,jangan membantah.ingat jaga kehormatan suamimu dengan menjaga dirimu".wejangan ma2 panjang lebar.yang kujawab dengan anggukan."makasih nak nando ma2 nitip anye,sering sering jenguk ma2 di desa sama anye".ungkap ma2 dengan air matanya memeluk nando suamiku."ya ma nando sudah berkewajiban menjaga anyelir istri nando,insya allah kami akan jenguk ma2 di sana.o ya ma renovasi toko ma2 sudah selesai semua jg lengkap dengan isinya ma2 jangan kerja lain lain lagi cukup dengan toko grosir itu,kamu dif bantu ma2 kelola toko itu"."siap kak".jawab difa dengan tangan memberi hormat seperti sedang upacara."aa kapan bangun kan toko untuk ma2?".tanyaku yang tak tau apa apa."bukan bangunkan,kakak cuma belikan toko di dekat pasar biar ma2 bisa buka toko grosir bukan toko kecil lagi".jelasnya.seperti pada ayah nando juga sudah memberikan amplop coklat untuku berikan pada ma2.aku bersyukur nando bisa mewujudkan keinginan ma2 untuk masa tua ma2 nanti.setelah acara pamit ma2 budhe dan adik pun pulang di anatar pak tio.tinggal aku dan suamiku berdua di villa besar ini
__ADS_1