Aku Istri Ke 2

Aku Istri Ke 2
PERTRNGKARAN


__ADS_3

Aku memasuki halaman rumah.Kulihat kak Nando duduk di ruang tamu."asslmkm".kataku sambil melangkah masuk."waallaikum slm,baru sampai,enak ya mesra mesraan".sindir kak Nando dengan emosi."kak,apa maksud kamu?".tanyaku."bukannya mengantar anak pulang,malah milih berdua sama laki laki bukan muhrim! ternyata setelah menjanda beberapa tahun kamu jadi munafik gini ya!".katanya masih dengan nada tinggi."oh jadi masih seperti itu kamu menilai aku kak,aku kira kamu sudah berubah dan menyadari kesalahanmu yang sudah sudah,tapi kamu tetap memandang rendah aku".kataku dengan emosi yang keluar."apa urusannya kamu mengurusi hidupku?siapa kamu dan apa urusannya sama kamu!".bentakku sudah terlalu jengkel dan jengah dengan sikap nya."kamu,berani kamu membentakku,ibu macam apa kamu?kencan ngajak anak nya".makinya dengan marah."tahu apa kamu tentang aku,dari kecil aku membesarkan revalno sendiri,apa ada yang salah?baru datang beberapa bulan di hidup revalno kamu sudah mengcas dirimu ayah yang baik begitu?".tanyaku dengan nada mencibir dan marah.Suara gaduh aku dan kak Nando membuat mama,tania dan revalno datang ke ruang tamu."Ayah".bentak revalno yang tau kak Nando memakiku dengan keras."Jangan pernah menghina bunda,bunda wanita yang baik dan ibu terbaik untu revalno.Kami jalan bertiga juga bunda gak kencan.itu semua permintaan valno".jelasnya sambil datang memeluk ku yang mulai berlinang air mata."jangan pernah datang kemari dan memaki bunda".herdik revalno lagi."tapi valno,ayah seperti ini karena kamu,ayah tak mau laki laki brengsek itu menjadikan kamu alat agar bisa jadi ayah tirimu".jelas kak nando."memang nya kenapa kalau om gio jadi ayah tiri revalno,om gio baik sayang padaku dan bunda.bahkan om gio bisa menerima apa adanya bunda".revalno menjelaskan pada kak Nando."tapi apa kamu tak ingin melihat ayah dan bunda bersatu?".tanya nya."bagai mana bisa bersatu yah,revalno lebih suka ayah dan bunda seperti ini.Valno tak mau lihat bunda menangis lagi".Kak Nando diam menunduk menyadari kesalahannya."tapi nak ayah janji ayah tidak akan menyakiti bunda kamu lagi".kak Nando bersungguh sungguh."Cukup yah,cukup Revalno tak ingin kita berpisah lagi.biar semua berjalan seperti ini"."ayah mencintai bunda mu,ayah ingin kita bersama jadi keluarga yang utuh".kak Nando masih terus meyakinkan."apa ayah tak berpikir 2 kali ayah dan bunda kembali 2 kali juga akhirnya bunda harus pergi jauh untuk mengobati sakit hatinya.Pulau seberang dan yogya mau gimana lagi yah?".Revalno frustasi menjelaskan pada ayahnya.Kak Nando diam dan menunduk.Entah mengerti atau bagaimana.Aku dari tadi hanya diam menonton akhirnya angkat bicara."Kak bukannya sudah ku jelaskan waktu kita di bali,maaf aku sudah tidak ada rasa lagi pada kak Nando.Biar aku menata hidupku kak.kita jalani hidup kita masing masing membesarkan Revalno bersama tanpa saling menyakiti".jelasku.Kak Nando kian menunduk dan diam."Kita bersama tanpa ikatan lagi hanya sebatas orang tua untuk Revalno kak,bukan karen Gio tapi dari terakhir kakak menyakitiku aku sudah tak bisa membuka pintu hatiku untuk kakak lagi.dua kali kesempatan sudah ku berikan pada kakak,tak ada lagi kesempatan ketiga.kata pepatah jangan masuk ke jurang yang sama".jelas ku."nye demi Revalno tak ada kah kata maaf untukku?".kak nando dengan wajah sedihnya."ayah......jangan bawa bawa aku untuk meluluhkan hati bunda,aku tak pernah memaksa bunda".revalno tidak terima."kak aku sudah memaafkan mu sejak lama,tapi maaf untuk bersama aku tidak bisa.Kita seperti ini saja lebih indah kita dengan hidup kita masing masing tetapi kita bisa membesarkan anak kita bersama".jawabku."kak Sarah adalah istri yang dulu menemani kakak suka dan duka,bahkan sampai sekarang dia masih setia dengan cintanya pada kakak".kataku lagi."dari mana kamu tahu,bahkan aku juga sudah menceraikannya dan mencampakkannya".kata kak Nando."aku dan mbak sarah masih terus komunikasi,sekarang dia tinggal di serawak malaysia bersama neneknya".jelasku.Kak nando diam dan kehabisan kata kata.air mataku yang hendak menetes ku tahan,aku tak mau kak Nando berpikir aku menangis karena masih mengenangnya.Lama kami semua hanya saling terdiam dan tanpa suara.Hingga bik minah datang membawakan minuman untuk kami."non minumnya".kata bik minah menghilangkan kesunyian."ya bik taruh situ aja,di minum kak".tawar ku ketika bik minah sudah meletakkan minum di depan kak Nando."makasih".jawabnya singkat."aku langsung pulang nye,nak".katanya sambil berpamitan pada kami."di minum dulu kak".kataku karena minuman belum tersentuh sedikit pun."ayah kenapa buru buru".kata Revalno."ya nak,besok pagi ayah sudah harus ke Jakarta dan lusa balik ke Malang".jelasnya sambil menerima salim dari putranya.Setelah itu dia melangkah keluar rumah dengan membawa kekecewaan di hatinya.Aku masih diam dengan revalno di kursi yang sama.Hatiku kembali nyeri setiap kali kak Nando membahas masa lalu.Bukan aku belum memaafkannya,namun rasa traumaku ini yang membuat aku takut berdamai dengan masa lalu seutuhnya.Biarlah waktu yang menyembuhkan luka ini.


__ADS_2