
"bunda valno boleh bawa robot ironman valno kan di pesawat?"tanya putraku ketika kami selesai bording.
__ADS_1
flasback on
__ADS_1
"mira pesankan penerbangan ke malang untuk sore ini".perintahku pada mira asiten kepercayaanku untuk mengelola toko ku di sini."kamu handle semua di sini ya mir".kataku kembali."ibu berapa lama pulang?".tanyanya."Belum tahu mir aku akan mengurus toko cabang di malang dulu".kataku tak memberi tahu tujuan utamaku.Aku pulang dari toko lebih awal untuk memberi kabar keputusanku pada valno dan weni.Langkahku tergesa menuju valno yang saat ini masih bermain dengan suster berni dan weni."lho bunda kok pulang lagi?".tanya valno yang melihatku berjalan ke arahnya."sayang kangen oma ndak,yuks kita liburan ke tempat oma dan tante difa n tania".ajakku pada valno yang langsng berloncat loncat bahagia."hore ...... hore.... ke rumah oma".teriaknya bahagia."suster siapkan keperluan valno suster juga bersiap kita berangkat sore ini" weni menatapku lekat.suster berni dan valno segera bergegas ke kamar valno untuk berkemas."nye beneran kamu siap?".tanyanya akhirnya dengan wajah yang tak bisa di artikan.Aku hanya mengangguk aku sudah membuat keputusan ini apapun nanti aku harus siap."kamu bener bener mau pulang ke malang?".tanya weni lagi."ya wen aku sekalian mau urus toko cabang di sana"."semoga ini jalan terbaik untuk kamu,aku pamit dulu aku penerbangan jam 1".kata weni yang ku jawab dengan anggukan.Weni berlalu meninggalkanku.
__ADS_1
"ya sayang kalo cuma robot itu boleh,tidak dengan mainan lainnya".larangku pada valno yang selalu merengek membawa beberapa mainan tiap kali pergi."ya bun valno bawa ini aja,suster yang lain biar di tas mainan ya".ucap valno yang membiarkan tas mainannya di masukkan ke troli tas bersama koper koper kami.Pukul 17.00 pesawat kami lepas landas.Sepanjang jalan valno terus bertanya dengan wajah bahagianya.Aku tersenyum senang melihat senyum bahagia di wajah putraku.Tuhan ini kah jalan yang kau tunjukan padaku.semoga aku tak egois lagi.beberapa jam kami di perjalanan akhirnya aku menginjakkan kaki di pelataran rumah ma2.aku memang sengaja tak memberi kabar pada keluargaku ingin memberi surprice."asslmkm......tok.....tok.....".suster berni yang aku suruh mengetuk pintu karena jika aku pasti mereka mengenali suaraku.aku dan valno diam ta bersuara.hingga pintu depan rumah di buka."tante tania......".teriak valno langsung memeluk tania adikku.Tania hanya melongo kaget."tan.....ini kakak".ucapku menyadarkan tania dari keterkejutannya."mama kak difa sni.......".teriak tania histeris.ma2 dan difa berlari ke arah depan.ma2 langsung menangis memelukku difa mengangkat valno dalam gendongannya.mereka benar benar bahagia melihat kedatangan kami."anye kenapa ta mengabari kalo mau pulang".kata ma2 dengan senyum kebahagian yang tiada henti di wajahnya."kan surprice ma...hehehehe......".candaku.mama mengelus kepalaku yang berhijab.di ciuminya pipiku dan keningku merasa ini nyata."ihk oma kok valno ga di cium juga".rajuk putraku yang sontak membuat kami semua tertawa.mama langsung berjongkok dan memeluk cucu pertamanya."ya sayang maaf oma kangen sama bundanya valno".jawab ma2."berti oma ga kangen valno".rajuknya lagi.Ma2 memeluk dan mencium valno dengan gemas."tante juga sayang pake banget sama valno"goda difa sambil mengacak rambut lurus valno.Kami berjalan masuk.ke dalam rumah.Ma membawa aku dan valno ke kamarku dulu,kamar yang ku tempati ketika pulang ke rumah ini.Semua ta ada yang berubah hanya cat kamar yang seperinya baru di ganti walo dengan warna yang sama tapi terlihat masih baru."valno mandi dulu yuk nak".ajakku membiasakan valno untuk selalu bersih."mbak yem bantu suster berni beres beres barang kami ya."bunda ayo buruan mandi valno udah laper".kata anakku sambil mengelus perutnya.semua tertawa melihat tingkah valno.Selesai mandi kami sekeluarga berkumpul di meja makan untuk makan malam bersama."mungkin firasat ya kak,ma2 tuh dari tadi difa ajak makan jawabnya bentar dif".cerita difa."ternyata bener juga ma2 bentar to ngerasa untuk nunggu kak anye makan malam bareng".cerocos difa masih dengan gaya centilnya."ayo ayo kita makan dulu,kasihan nich cucu oma kelaparan".goda ma2 sambil melirik valno gemas.Kami makan sambil bercanda hangat.Suasana yang cukup lama aku rindukan,hangat dan seru.valno berceloteh banyak hal pada oma dan tante tantenya.Selesai makan valno di antar suster berni untuk tidur di kamar tamu yang sementara di jadikan kamar valno.Aku,ma2,tania dan difa mengobrol santai di ruang keluarga."kak anye semua persiapan sudah beres kak,tinggal tunggu nyonya besar meresmikan".goda tania yang terlihat lebih dewasa."kamu atur aja dek,kakak masih ingin istirahat 1 ato 2 hari sambil melepas rindu sama ma2".ucapku.banyak obrolan yang mengalir mulai dari kerjaan,keseharian dan rencana menikah difa tahun depan.Hari kian malam ma2 yang sudah tua memilih untuk istirahat walo masih terpancar kerinduan di matanya."kakak rencana berapa lama di sini?".tanya difa serius."Belum tau dif,kakak masih belum memutuskan".jawabku yang memang masih ragu."kak anye jangan memendam sakit terlalu lama,ingat masa depan kakak dan valno masih panjang jangan membenci sesuatu karena kesalah pahaman.berdamailah dengan hati kakak".ucap tania yang benar benar mengena di hatiku."adek uda dewasa nich"candaku sambil ku elus rambut hitam se bahu adikku."Besok kita lanjut lagi ya,kakak capek mau istirahat dulu".pamitku pada kedua adikku.kami pun bubar menuju kamar masing masih.Rasa lelah perjalan membuat aku yang langsung tertidur begitu naik ke tempat tidur.
__ADS_1