
Vila besar nan indah dengan banyak kamar dan gazebo yang menatap alam luas,air kolam yang seperti air terjun ke laut.Benar benar mata di manjakan dengan keindahan alam pulau Bali.Saat ini aku tiduran di tepi kolam,sambil memandang matahari tenggelam di langit yang mengironikan siluet warna langit."Subhanallah sungguh indah ciptaan mu".aku berkata lirih pada diriku sendiri.papi,Revalno dan kak Nando yang masih asik berenang.dan bercanda dengan mami duduk di tepi kolam.Aku berusaha membuat suasana nya nyaman dan tidak tegang,dengan tak terlalu mendekat pada mami.Aku beranjak bangkit dari rebahan ku,mengingat semua belum ada yang makan malam.Aku pakai jubah mandi dan melangkah menuju dapur.Ku buka kulkas yang penuh bahan bahan makanan lengkap dan beragam minuman dingin.Semua sudah di siapkan dengan baik.Ku ambil beberapa sayuran untuk membuat cap jay,kuambil ayam ku potong potong untuk di masak ayam crispy dan tahu yang ku campur irisan wortel daging cincang ku buat menjadi perkedel bola bola.3 masakan yang insyaallah cukup mengenyangkan kami ber 5.Tak lama masakan telah selesai ku masukan ke piring piring saji dan ku tata epik di meja makan tak lupa ku tumis saus tiram udan windu kesukaan kak Nando.minuman hangat wedang uwuh pun sudah ku buat dalam teko gelas yang indah.Selesai berenang pasti badan hangat jika minum wedang uwuh.Selesai urusan dapur aku kembali ke kamar ku yang untuk mandi ulang dan ganti baju.Aku berendam dalam.air hangat sedikit merilekskan otot otot yang kaku sehabis berenang.Cukup lama setelah itu baru berganti pakaian stelan Teddy dan hijab instan pendek warna pink senada baju ku kenakan.kemudian aku berjalan keluar kamar.Di luar semua sudah duduk dan bercanda di ruang makan."Bunda kita makan malam yuk".panggil Revalno yang sudah berganti celana pendek dan kaos oblong santai."ya".jawabku singkat."liburan kok tidur aja".cibir mami yang mengira aku tidur.Aku diam saja tak mencoba menjelaskan.Semua sudah duduk dan aku menyiapkan piring untuk putraku.kami pun makan bersama."Enak masakannya,mami suka tukang masak di vila kita ini".kata mami memuji masakan ku yang di kira masakan mbak putu istri penjaga vila."sepertinya ini bukan masakan mbak putu mi,aku kenal ini masakan anyelir".kata Kak Nando sambil menatap ke arahku yang masih menunduk makan."Ya memang yah ini kan masakan bunda,lezat dan selalu enak".kata Revalno dengan bangga.Mami pun terdiam."Ndak juga,cuma masakan sekedarnya.maaf jika kurang berkenan".jawabku karena melihat ekspresi mami yang berubah masam."buat Revalno masakan bunda selalu the beast tak kalah dengan restoran restoran besar,benar kan yah".kata Valno."Masakan mu selalu lezat nye,tak berubah dari dulu.aku kira setelah jadi wanita karir kamu lupa urusan dapur".canda kak Nando."keluarga tetap no 1 lah kak,Revalno adalah prioritas ku".jawabku.Kak Nando pun manggut manggut lanjut makan.Semua kembali dengan piring masing masing.Bahkan mami dan papi ku lihat makan dengan lahap.Setelah makan mungkin karena lelah berenang mami dan papi masuk kamar untuk istirahat lebih dulu.Aku menemani Revalno nonton bola di ruang keluarga."Kalian belum tidur?".kak Nando yang baru keluar dari ruang baca bergabung duduk bersama aku dan Revalno."belum yah,ni nonton bola sama bunda".jawab revalno."Bunda mu pasti bosan".canda kak Nando yang memang tau aku paling gak suka di ajak nemenin nonton bola dulu.Revalno langsung menengok kepadaku."hehehehe Valno.gak tau kalo bunda jenuh".katanya sambil tersenyum.Aku belai rambut halusnya."Gapapa nak,kan tiap kali nonton bola valno selalu minta bunda temenin".jawabku."dan pasti selalu bunda tersiksa ya bun,maaf".jawabnya dengan wajah memelas."selama ini kan bunda gak mengeluh".jawabku ringan.Kak Nando memandang ku dengan tatapan teduh dan rumit.Aku sudah menganggap kak Nando seperti kakak bagiku,agar kedepannya hubungan kami tidak canggung."Nye kamu tidur aja sana,biar revalno saya yang temani,ya gak jagoan ayah".kata kak nando padaku dan Valno."ya bun,valno nonton sama ayah aja biar seru".tawanya."ok bunda ke kamar dulu,jangan larut malam kalau tidur,selesai bola langsung tidur,besok kita jalan jalan".peringat ku pada Revalno."Siap bost....".seru revalno dan kak Nando kompak.membuat aku tersenyum."nye maaf kan sikap mami ya".kak nando berkata lirih ketika aku hendak bangkit untuk ke kamar."gapapa kak santai aja".kataku lalu melangkah meninggalkan ayah anak itu berdua.
__ADS_1
THOR:
__ADS_1
BUAT PEMBACA TERIMAKASIH BANYAK UNTUK SELALU DUKUNG THOR DENGAN BACA DAN LIKE KARYA KARYA THOR DI NOVELTOON INI,DUKUNG TERUS AGAR THOR BISA TERUS BERKARYA LEBIH DAN LEBIH BAIK .DAN JANGAN LUPA JUGA DENGAN KISAH TANIA SI NOVEL BARU YANG SEGERA RILIS "KEBENCIAN DAN CINTA"
__ADS_1