Aku Istri Ke 2

Aku Istri Ke 2
KETEMU CAMER


__ADS_3

Di bandara Sukarno hatta siang ini.Aku dan kak Gio berjalan keluar menuju pintu penjemputan.Deg degan dan resah itu yang ku rasakan membuat langkah kaki ku menjadi berat dan lama.Kak gio menggenggam tanganku menguatkan aku."Santai mama dan papa orangnya asik dan welcome kok".candanya untuk mengurangi ke gugupanku.Walau kak gio berkata demikian namun rasa khawatir itu masih terasa.Aku takut keluarganya menolak ku seperti keluarga kak Nando bahkan menghinaku.Di depan kaca sosok wanita setengah baya dengan pakaian santai yang elegan melambaikan tangan pada kami.Jantungku semakin deg degan.Wanita yang usianya seusia mamaku namun kulitnya masih terawat dan cantik.dengan rambut sebahu dan kaca mata Chanel nangkring di matanya."hallo mamaku tercinta".sapa kak Gio sambil memeluk mamanya dan tersenyum."anak mama pulang juga akhirnya,ini calon mantu mama?".tanya mamanya dengan senyum ramah sejenak meruntuhkan ketakutanku.Aku pun maju menyalim takzim pada beliau."saya anyelir tante".ucapku dengan senyum ramah ku."kok tante,mama donk".canda mama kak Gio padaku.Aku tersenyum malu malu."eh ya ma".kataku."cie cie.......".canda kak gio semakin membuat aku malu."sudah sudah ayo kita ke cafe depan,papamu menunggu di sana".ujar mama sambil menggandeng tanganku berjalan ke sebuah cafe."cucu mama kok gak d ajak,siapa namanya?".tanya mama sambil mengingat ingat."revalno ma,udah deh gio di lupain mentang mentang ada anye".rajuk gio pada mamanya."kamu tuh uda gede mau merrid masih aja kolokan".canda mama pada kak gio.Kami berjalan memasuki cafe di bandara.Seorang lelaki berperawakan tinggi dan berisi khas om om sukses."hai papa".sapa kak Gio pada papanya."anak papa,wah ini calon mantu papa?".tanya nya dengan senyum yang sama dengan kak gio.aku hanya tertunduk malu dan salim pada papanya."sehat om?".tanya ku pada papa kak Gio."papa sayang kok om".goda kak gio.Aku pun tersenyum."bagai mana perjalanannya,gio gak nakal kan?".canda papa pada kami.Aku hanya tersenyum."ayo duduk dulu kita ngobrol sambil makan siang".ajak mama sambil menyerahkan buku menu pada ku.Setelah makanan tiba kami makan dalam diam.adab makan.Selesai makan mama dan papa mengajak ku pulang ke rumah untuk istirahat.Sedang Gio dan papa langsung ke kantor untuk mengurus beberapa pekerjaan."ma titip anye ya,gio ada meeting sebentar sama papa juga".pamit gio yang turun dari mobil dengan papanya."tenang saja mama pasti menjaganya dengan baik.ya kan nye?".tanya mama.Aku lagi lagi tersenyum canggung."ya uda ma,papa juga kerja dulu.mama jaga diri ya di rumah".kata papa yang walau mereka sudah usia tetapi masih romantis seperti pasangan muda.mereka pun turun.mobil yang membawa aku dan mama melaju ke kawasan bintaro.Rumah megah yang indah dan asri.dengan gerbang kayu eeg yang d plitur menunjukan ke abstrakan seni yang indah.begitu pilar di buka hamparan rumput hijau di samping kiri.Mobil berjajar di sebelah kanan beragam mobil sport dan mobil mewah terparkir disana.Rumah megah yang besar.dominasi warna putih dengan pilar pilar kokoh dan besar.Benar benar seperti masuk rumah sultan sultan di televisi.Aku tak menyangka kak Gio lebih unggul dari kak Nando.Nyaliku kian menciut,perbedaan kasta uang begitu jauh.membuat aku merasa minder."anye ayo turun,kenapa melamun?".tanya mama yang melihatku diam."eh iya ma,maaf".jawabku sambil turun dari mobil dan mengikuti langkah mama masuk kedalam rumah.Ruang tamu dengan lampu kristal dan dinding kaca yang menghubungkan ruang tamu menuju ruang ruang lain.dinding kaca yang jika d tekan ujungnya maka akan menjadi gelap dan seolah pembatas antar ruang.sungguh desain yang canggih dan bagus."Anye kamar kamu di lantai 2 sebelah kamar gio,kamar mama dan papa di bawah.kami sudah usia gak sanggup naik turun lagi".canda mama."mama masih cantik dan muda".ujar ku."kamu bisa aja nye,biar maid yang membawakan barang barang kamu ke atas".kata mama yang sudah di laksanakan oleh seorang maid muda berseragam hitam."kamu bersih bersih dan istirahat dulu.kalau perlu apa apa panggil mama atau maid".kata mama dengan senyum ramahnya."ya ma,anye istirahat dulu ya.mama juga kan?".kata ku."ya mama mau istirahat sebentar papa dan gio baru akan pulang petang nanti".kata mama.hari memang sudah menjelang siang saat ini."anye naik dulu ya ma".pamit ku yang di jawab anggukan oleh mama.Aku pun naik dan masuk ke kamar yang di tunjukan maid.Kamar dengan ranjang king size dan dominan warna putih juga.Aku masuk dan mendudukkan diriku di atas sofa dalam kamar.ku pandang balkon samping yang menampakan sinar matahari siang ini.maid segera menggeser pintu balkon agar angin tak masuk,udara jakarta yang panas tak terasa di rumah ini.Pendingin ruangan yang sudah di atur kesejukannya."nona kalau mau mandi air hangat sudah saya siapkan di badtube".kata maid sambil membungkukkan badan."ya makasih".jawab ku sopan."kalau perlu apa apa non tinggal telf ke kami ada extaintion di meja telf,kami undur diri dulu".katanya dan membungkuk meninggalkan kamar.


__ADS_2