Aku Istri Ke 2

Aku Istri Ke 2
MENCOBA BERDAMAI


__ADS_3

Dif bilang ma2 ya mbak nginap di apartemen mbak,valno ga mau pulang minta sama ayahnya~anyelir


Uda ketemu sama kak nando kak?~difa

__ADS_1


Ya dek tadi siang kak nando datang~anyelir


Ya uda kak syukurlah,semoga ada jalan terbaik ya.nanti difa bilang ma2~difa

__ADS_1


Aku akhiri panggilan telefon dengan difa adikku.Aku mencoba untuk tinggal bersama kak nando di sini lagi."Sama oma boleh sayang,ya uda valno mau main sama ayah lagi".ucapku pada valno yang duduk di sampingku di pangku ayahnya."Hore......sus valno punya ayah sekarang".serunya bahagia.Aku dan kak nando memandang bahagia pada putra kami."Valno mau jalan jalan sama ayah?".tanya kak nando yang di angguki oleh valno."kalian pergilah bunda di rumah aja".tolakku yang masih canggung dengan kak Nando."valno maunya sama ayah sama bunda.valno belum pernah jalan jalan denga kedua orang tua valno".terangnya dewasa.Anak usia 5tahun yang dengan pemikiran matang dan dewasa."ya bun ikut ya".kak nando ikut ikutan memaksaku.Karena terpojok akhirnya aku mengangguk."Tapi bunda kan ga bawa ganti sayang".alasanku pada putraku dan memang dari pagi aku belum mengganti bajuku."kan baju bunda ada di kamar atas".kak nando memberi tahu kami.Dan memang benar ketika aku masuk kekamar dan membuka lemari,di sana beberapa bajuku yang waktu pergi tidak ku bawa semua bahkan ada beberapa baju baju baru yang masih berlebel."aa masih menyimpan semua barang bunda".kata kak nando yang muncul di belakangku.Aku diam dan melihat lihat baju baju itu."kenapa aa masih menyiapkan pakaian pakaian baru?".tanyaku."Aku yakin suatu saat aku akan membawa bunda dan anak kita kembali ke rumah ini".ucapnya yakin.ku ambil baju setelan warna biru dengan hijab senada.Ku bawa baju itu hendak kekamar mandi ganti sekaligus menghindar dari kak nando.Selesai ganti dan bebenah wajah agar terlihat segar aku pun siap.Kak nando terus memandangku mulai aku keluar kamar mandi hingga selesai bebenah."ada apa ak,kok ngeliatin terus?"tanyaku yang merasa risih dan canggung ketika di pandang terus."aa ta akan pernah bosan melihat bunda,wajah yang selalu setia untuk aa,wanita yang berjuang untuk anak aa".ungkapnya sambil berjalan menghampiriku dan dilingkarkannya tangannya di pinggangku memelukku hangat.Hingga di ciumnya bibirku halus dan hangat tanpa ada nxxxx,ciuman rindu yang lembut,aku pun terbuai hingga suara ketukan di pintu menyadarkanku dan aku pun menghindar."bunda ayah......tok......tok.....".ketik putraku dari luar pintu."bentar nak ujar kak nando sambil berjalan ke arah pintu."anak ayah....sudah siap?".godanya sambil mencium kening putra kami."ayo ayah......!".ajaknya yang sudah tidak sabaran.


Di sebuah mall besar di kota kami tempat aku dulu bekerja.Kami berjalan jalan dengan Revalno yang tak lepas dari ayahnya tangan satu menggenggam tanganku tangan satunya menggendong putra kami."Valno turun jalan sendiri sayang,kasihan ayah.Valno kan udah besar".Pintaku pada valno."ga papa bun ayah masih kuat kok".jawab kak nando sambil tersenyum pada putranya.Kulihat beberapa mata menatap kami dengan tatapan penuh tanya."Hai mia gimana kabarnya?".tanyaku ketika kami singgah di standku dulu."eh kak anye,sehat kak.ini anak kak anye?"tanyanya sambil memandang bocah yang tampan dan penuh karisma.sambil sesaat melirik suamiku.Aku mengganggukan kepala."Valno ayo salim.sama tante mia".aku mengajarkan pada valno.Valno pun salim pada mia sambil memperkenalkan diri."Valno tante"."ichk......anak ganteng dan lucu....bikin gemes dedek valnonya".goda mia.sambil mencubit gemas pipi valno.Putraku seperti merasa tidak nyaman.Kak nando yang juga mengetahui itu segera menggendong lagi valno dan menghindar.Mia terkejut dan merasa tak enak.dengan wajah yang terlihat ada kejengkelan."maaf mia kami lanjut jalan jalan dulu".ungkapku.Aku,valno,kak nando dan suster berni menjadi sorotan banyak mata terutama para wanita yang ta lepas memandang kedua lelakiku."ayah valno d stroler ya ngantuk".ungkap.valno setelah kami puas jalan dan makan.Kak nando meletakan troler yang di tuntun suster berni.tangan kak nando yang sudah bebas melingkar di pinggangku posesif seperti ingin menjelaskan kepada semua mata bahwa aku adalah miliknya."ayah malu dilihatin orang".ungkapku karena terlalu intens kak nando memeluk pinggangku."emangnya kenapa?biar semua tau kamu hanya miliku".jawabnya santai dengan wajah coolnya.Akhirnya aku memilih diam.Kami pun akhirnya memutuskan untuk pulang.Karena valno yang kecapekan dan tidur.begitu banyak barang belanjaan yang kak nando belikan untuk valno.ke empat bodyguart yang mengikuti kami semua tangan mereka penuh membawa belanjaan kami.Sepanjang perjalanan pulang pun kak nando membawaku dalam pelukannya.dengan terukir senyum kebahagiaan yang terpancar dari wajahnya.aku hanya diam menurut tanpa protes.hingga tek terasa mobil yang kami tumpangi pun sampai di tempat tinggal kami.kak nando menggendong nyaman valno yang tertidur.Dan menidurkan valno dikamarnya.Aku masuk kedalam kamar karena perut yang terasa mules.

__ADS_1


__ADS_2