Aku Istri Ke 2

Aku Istri Ke 2
DAN SAKIT LAGI


__ADS_3

Hari berganti minggu,minggu berganti bulan dan semua masih sama aku sendiri tak tahu akan seperti apa perjalanan kami di masa depan.Saat ini hanya kebahagian Revalno yang ku perhatikan.Ketika hatiku kosong karena tak kehadiran kak Nando aku mencoba menghiburnya dengan menghabiskan waktuku dengan putraku.Mencoba menyikapi semua dengan ikhlas walo hati ku perih.Namun hari ini hari kami terusik rasa sakit yang kusimpan harus tertoreh lagi."Non ada bu sarah di depan".panggil marni yang sudah ada di depan kamarku."Ya mar sebentar".jawabku dari dalam kamar.Aku pun merapikan pakaianku dan keluar ke ruang tamu menemui mbak sarah istri ke satu kak Nando."asslmkm mbak,gimana kabarnya?".tanyaku sambil menyalam tangan mbak sarah."hemmm sehat nye,kamu?".tanyanya balik."alhamdllah sehat,tumben mbak ada apa ke sini?".tanyaku basa basi."ya ndak tadi cuma lagi lewat sini aja jadi aku mampir,enak ya nye sudah jadi orang kaya?".ucapnya yang tidak enak di dengar."ah mbak bisa aja".aku masih menanggapi dengan santai."Ya enak kan ga perlu kerja sudah bisa dapat rumah mewah dari suamiku.kurang enak gimana?".ucapnya yang semakin menyakitkan hati.Aku diam saja tak menanggapi serius."Berapa harga rumah ini,mas nando harus memberi adil untukku?".ungkapnya yang membuat aku kaget."maaf mbak kalo masalah itu mbak bisa komunikasi langsung sama kak Nando,aku tak pernah ikut campur".jawabku akhirnya karena jengkel dengan ucapannya."ya memang seharusnya begitu".jawab mbak sarah sewot."abang kasih kamu belanja berapa sebulan?".tanya nya lagi penuh selidik."maaf ya mbak kalo itu masalah intrn rumah tangga saya dan suami saya".jawabku yang sudah mulai jengah dengan pertanyaan pertanyaan mbak sarah."bukan nya suamimu itu suamiku!".jawabnya judes."ya mbak tapi apa pernah saya ikut campur urusan belanja mbak dari kak Nando?".tanyaku yang membuat mbak saroh langsung marah marah dan memaki maki ku."Kamu tuch harusnya sadar diri,kamu cuma istri simpanan,istri siri.harusnya kamu mikir sebelum menikah dengan suami orang jangan asal nikah nikah saja,apa ga ada laki laki lajang yang mau sama kamu atau memang kamu mengincar kekayaan suamiku?".cacinya panjang lebar.Aku lelah dan malas meladeni ucapannya."maaf ya mbak sebelumnya saya kurang mengalah gimana lagi ya mbak sama mbak.kok mbak terus menyalahkan saya?".tanyaku sudah lelah mendengar ocehannya."Harusnya sebelum menikah itu mikir,masa depanmu itu masih panjang masih banyak laki laki lajang yang mau sama kamu.Kenapa harus dengan suami orang!".herdiknya dengan nada yang kian tinggi.Aku diam enggan menanggapi ucapannya,karena semakin di ladeni akan semakin ga karu karuan ucapannya bikin hati sama kuping panas.Dia masih terus saja memaki ku,merasa aku hanya diam saja dia langsung keluar rumah dengan hentakan kaki jengkel.Aku yang sudah lelah meladeni pertengkaran pertengkaran dengan mbak sarah memilih diam.Kemudian kulangkahkan kaki menuju kamarku,badan terasa lemas dan lelah.Sesampainya di kamar aku langsung menangis meluapkan sakit hatiku karena ucapan ucapan mbak sarah.Lama aku menangis dalam sunyi,Hingga tak kusadari hari sudah menjelang sore.Kuraih hp di nakas sebelah tempat tidur kulihat ada chat dari kak Nando


Nando~"bun apa sarah kesana?".


Nando~"bun........"


Nando~"bun.......ayah chat kok ndak di baca n di balas?".


Nando~"bun jangan bikin ayah tambah marah,cepat balas......".

__ADS_1


Beberapa chat kak Nando yang baru ku baca,ku buka lembar untuk membalas chat nya,namun panggilan telefon pun masuk.Dan tertera nama suamiku di layar telefon.Ku geser tobol hijau


Nando~"maksud bunda apa,ayah chat dari tadi ga di balas?".


anyelir~"ya mbak sarah ke sini,ada apa?".tanyaku dingin


Anyelir~"maaf hp di kamar,saya nemuin mbak sarah,tenang saja saya tidak mengatakan atau menyakiti istrimu secuil pun".jawabku meluapkan kekesalanku


Nando~"ala ya sudahlah sulit bicara dengan orang yang otaknya sempit".

__ADS_1


Lama aku tak menjawab sedikitpun,ucapannya kian menambah sakit di hati ini.Ternyata seperti ini rasanya tak di anggap dan di sepelekan.Ku usap air mataku yang tiba tiba mengalir di pipi.Sakit benar benar sakit jika kata kata yang seperti itu justru keluar dari mulut orang yang kita cintai.


Nando~"kamu dengar ndak saya bicara?".


Anyelir~"Ya aku dengar".jawabku singkat


Nando~"Ya sudah lah bikin badmood aja".


Setelah kata kata berakhir dia langsung mematikan.panggilannya.Aku terduduk meratapi semua.Mungkin ini konsekuensi uang harus aku terima karena telah menerima kak Nando kembali dalam hidupku.

__ADS_1


__ADS_2