Aku Istri Ke 2

Aku Istri Ke 2
HANGOUT


__ADS_3

Setelah jalan jalan dan spa kami memutuskan untuk makan siang di luar.Ke restoran cepat saji kesukaan Valno."bunda valno mau ayam sama kentang yang ada hadiah mainannya bunda".cerocos valno yang hobinya kumpulin mainan restoran cepat saji ini."ya sayang,mau pake ice cream juga?".tanyaku.Valno langsung menjawab dengan anggukan.Setelah memesan dan membayar kami duduk duduk sambil menunggu pesanan kami datang.Ku otak atik hp untuk mengecek laporan laporan keuangan dari orang orang kepercayaan ku.Aku juga mengirim update barang barang pada mereka untuk di lanjutkan pada reseller reseller kami.Tiba tiba ada notifikasi chat wa masuk,dari kak nando laporan transaksi m-transfer yang sudah masuk.hanya ku baca dan tak ingin menjawab.karena malas kalau ujung ujungnya harus bertengkar lagi.Tiba tiba ada chat lagi.Sebuah foto yang kulihat ternyata foto kami sedang jalan jalan dan kami sedang di sini duduk menunggu pesanan makanan.Ternyata update status Tania yang di baca kak Nando."apa ini maksudnya?" .tanyanya dalam chat.Lagi lagi aku tak membalasnya.Dia malah marah marah dan chat macam macam.Bahkan telf berkali kali,akhirnya kupilih mematikan hp.Lelah aq untuk terus bertengkar.Ku alihkan pandangan menatap sekeliling mall.Sampai tak sengaja tatapanku bertemu dengan sosok laki laki yang sangat ku kenal "bian". Sebutku dari dalam kata resto."hay nye".sapa bian sambil melambaikan tangannya dengan senyumnya.Kemudian dia masuk kedalam resto dan menghampiri kami."kak bian?".sapa tania ketika melihat bian sudah di dekat kami."hay.....".aku melambaikan tangan ke arah sahabat baikku ini."nye tumben di sini,lagi ada acara apa?".tanyanya."mmmm lagi cek kerjaan di sini aja sekalian pengen refresh otak bi,kamu sendiri ngapain?".tanyaku balik."Lagi sama Dion sama Weni bantu ngurus perusahaan Dion yang lagi ada masalah".jelasnya.Kami pun berbincang panjang lebar sambil makan,kemudian main di timezoon seru seruan dengan Revalno.Aku hanya diam memandang Bian."andai dulu kamu lebih dulu menyatakan cinta padaku,pasti tak seperti ini cerita hidupku".lirihku pada hatiku sendiri.Bian menatapku diam ada secercah penyesalan dalam diri kami masing masing."om bian tante weni ndak itut....?".tanya Revalno masih dengan cadelnya."Tante weni lagi ikut om dion sayang,Valno makan yang banyak nanti om ajak jalan jalan ke taman hiburan akhir pekan".ujarnya yang mendapat sorak sorai dari putraku.Revalno memang akrab sama dion,weni dan bian sahabatku.Karena selama aku tinggal di pulau seberang ini merekalah yang menjagaku,melindungi bahkan membantu ku dan revalno menjadi kuat.Bisnis toko online yang aku geluti sekarang juga atas bantuan campur tangan mereka yang membantu semua dari nol.Andai tak ada mereka mungkin aku telah putus asa."nye....nye....".teput bian pelan di bahuku."eh.....eh ya.......".jawabku tergagap."kok bundanya valno ngelamun".canda bian mencairkan suasana."ya nich kak anye banyak ngelamaun kak bian".ujar tania tumben ni anak ada inisiatif nyerocos.hehehehhe karena adikku satu ini jarang sekali ada bunyinya."ah nggak dek,kakak cuma sambil prepare persiapan kerjaan besok.jadi sambil angan angan".jawabku ngeles."ooooo......kirain nglamunin yg ono".goda bian lagi yang langsung aku pelototi.bukannya diam dia malah terbahak bahak."dasar anak edan".cemberutku."wah wah kok jadi sensi!kam cuma becanda nye".bian ketakutan.Akhirnya kami lanjut makan sambil ngobrol ngobrol ringan.


__ADS_2