
seperti biasa setelah 3hari cuti ke jogya,hari ini aku harus melakukan rutinitas kerjaku.kembali bertemu dengan teman teman kerja.bergelut dengan custamer dan penjualan."duh yang abis hangout".kata kak lia sedikit mencibir."eh ya kaka,cuma main ke rumah weni kok kak".kataku pada teman sebelah standku.kak lia seniorku dia cenderung memihak pada patnerku dan selalu mencibirku.apalagi kalo aku habis cuti lama.pasti dia yang sewot."kok ga kasihan sama mia lembur terus!".timpalnya lagi.aku tersenyum mencoba santai menanggapinya."kan memang hak ku kak untuk cuti,begitu juga dengan mia kalo mau cuti ya aku pasti lembur".jawabku."anye bawa bakpia nich?".timpal yani temanku yang agak agak lola.aku mengangguk."ada aku taruh d meja atas yang mau ambil aja".jawabku kemudian aku yani dan beberapa rekan kerja mengobrol basa basi."hmm....hmm....."suara deheman pria d belakangku yang membuyarkan obrolan kami."maaf pak ada yang bisa saya bantu".sapaku ramah kepada nando yang masuk ke standku dengan beberapa pria berjas hitam."bisa d carikan kaos golf mbak.saya butuh 30 pcs".katanya memberi isyarat pada anak.buahnya yang kemudian menyerahkan kertas berisi ukuran yang di butuhkan.aku tersenyum karena penjualan yang lumayan nich.gumanku dalam hati.segera ku raih kertas itu dan memulai menyiapkan pesanan pak nando.sedikit kikuk dan canggung mengingat kejadian di jogya beberapa waktu lalu.setelah basa basi dan menyiapkan semua pesanannya aku menyatat dan menyerahkan pesanan kak nando k kasir."anye bisa kamu selesaikan transaksinya?".kata pak nando sambil menyerahkan black card limitid.aku mematung.gila ini kan kartu para anak2 sultan.guman hatiku lagi."hmmm......"dehemnya lagi membuyarkan lamunanku."maaf pak apa tidak sebaiknya bapak yang menyelesaikan".kataku ragu ragu."saya minta tolong".katanya seraya meletakkan kartu itu d tanganku.dengan langkah ragu aku melangkah ke kasir.menyelesaikan pembayaran dan kembali lagi dengan pesanan pak nando.ku serahkan belanjaan yang kemudian di terima anak buahnya.ku serahkan pula black card itu pada pak nando."kamu bawa saja".katanya lagi sambil meletakkan kertas dengan nama sebuah resto"maksudnya pak?".tanyaku dengan sedikit tersinggung dan bingung."aku tunggu saat makan siang d situ".katanya sambil berlalu meninggalkanku yang masih mematung di tempat.mengapa harus rumit begini.mana sekarang satu sift sama kak lia si ember.gimana kalo dia tau aku makan di resto sama cowok tajir ini.kataku dalam hati."huft.....".ta kusadari aq mendengus."knapa nye?".tanya yeni yang mendengar dengusanku."lumayan d borong nich!".kata kak lia memandang ta enak padaku."ya kak alhamdllah".kataku berusaha ramah."nye kamu bawa bekal apa makan di luar?".tanya yeni lagi.aku memang biasa makan bareng yeni.selain anaknya yang lola tapi dia lucu dan tulus kalo berteman."emh.......belum tau yen".jawabku ragu ragu.apa aku ajak yeni ya biar aq ga canggung2 banget.ide ku tiba2."yen kita makan d luar aja ya".kataku lagi."ok". jawab yeni yang berlalu karena ada pembeli di standnya.waktu bergulir hingga pulul 2siang mia patnerku masuk ke stand.kita berganti sift u makan nanti kembali lagi dan pulang pukul 16.00."eh mi aku makan siang dulu ya".kataku yang di jawab senyuman mia."o ya oleh oleh buat kamu ku taruh di loker kita ya.maaf ga banyak".kataku lagi."ya kak anye makasih".jawab mia yang memang juniorku.setelah itu aku berjalan beriringan dengan yeni menuju loker karyawan di lantai 1."yen ikut aku ya".kataku setengah berbisik pada yeni."kemana?".tanyanya ikut berbisik.membuat aku kesel n pengen ketawa lihat tingkah yeni yang kayak anak kecil lagi main bisik bisikan."udah lah iku aja".kayaku sambil menggaet tangannya menuju pintu keluar karyawan.
@sebelum bab ini ada satu bab yang sudah beberapa kali thor review tapi ga lolos lolos.......buat pembaca terus ikuti karya karya thor ya.semangat !!!!!