
Hampir setiap hari Gio selalu mengantar jemput Revalno.Mereka kian akrab dan cocok.Revalno pun telah memberi ijin untuk aku bersama kak Gio.seperti katanya di malam itu ketika setelah ayahnya pergi."bunda valno mau dan ijinkan bunda dengan om Gio.jika memang beliau jodoh bunda.semoga di segerakan".ucapnya dewasa.Aku belum bisa menjawabnya walau aku juga mencintai gio."Bunda Revalno berangkat sama om Gio ya".pamit revalno ketika gio sudah menunggunya di ruang tamu."ya nak".jawabku"bunda sudah rapi,mau kemana?".tanya revalno."bunda mau ke kantor sebentar".jawabku sambil mengantar Revalno ke ruang depan."nye,sekalian saja bareng.kita antar valno sekolah dulu baru aku antar kamu".tawar kak Gio."ya bun biar sekalian antar revalno".putraku ikut mengompori.mama dan tania tersenyum."ya uda bunda ikut juga".kataku."ya nduk mama ikut bahagia lihat kamu sekarang".bisik mama ketika aku salim hendak berangkat."semoga allah kasih yang terbaik untuk kamu nduk".mama menambahkan.Aku terharu mendengar ucapan mama."semoga kedepannya kakak bahagia ya ma".tania menimpali.Aku pun pamit berangkat bersama aku,revalno dan kak Gio.kak gio membukakan pintu mobil di sampingnya.Setiap antar jemput revalno gio jarang menggunakan sopir,walau sesibuk apapun dia berusaha meluangkan untuk mengantar revalno walau kadang untuk menjemput tidak bisa.Aku pun berusaha menerima kebaikan kak Gio walau tak membiasakan hidup bergantung dengannya.namun aku berusaha membuka hati dan memantapkan pilihanku pada gio.
__ADS_1
"anye nanti kalau pulang hub saya ya".kata gio setelah mengantar Revalno ke sekolah."kakak sibuk nanti anye ngerepotin".jawabku."jangan pernah bicara seperti itu,kita akan menjadi satu aku akan belajar menjadi suami dan ayah untuk kalian".jelas gio.Aku pun tersenyum."makasih ya kak,bisa menerima aku dan anakku".jawabku."oh ya nye,lusa kita ke jakarta ya".ujar kak Gio.Aku pun mengangguk sudah ke tiga kalinya kak gio mengajakku ke jakarta untuk bertemu keluarganya.Kali ini aku harus bisa dan siap apapun penerimaan ke dua orang tuanya pada ku.Kehidupan harus terus berjalan aku tak bisa stak dan berhenti karena masa lalu.Gio memegang tanganku meyakinkan ku.Kami tiba di kantor,sebelum aku turun aku salim pada gio dan gio mengecup keningku."anye kerja dulu ya kak".pamit ku."ya hati hati dan jangan lupa makan siang ya,nanti kakak jemput".ucap kak Gio.kami pun berpisah aku turun dan masuk ke kantor melanjutkan kegiatan ku.Siang hari seorang kurir datang mengantar makan siang untukku dari gio.Dia begitu perhatian dan baik padaku dan keluargaku.sebuah chat masuk dari kak gio.
__ADS_1
"Selamat makan siang sayang,jangan lupa kabari kakak kalau pulang nanti".
__ADS_1
"makasih kak,nanti jam 3 anye pulang".jawabku singkat di chat.Kemudian mulai memakan makan siang yang di kirimnya.Sore hari pukul 3 tepat mobil gio sudah menungguku di depan lobby kantorku.Ku berikan senyum kepadanya.Gio turun membukakan pintu mobil untukku."makasih kak".kataku kemudian duduk si kursi penumpang di sampingnya dan di pasangkan nya sabuk kepadaku.dan dia berputar dan duduk di belakang kemudi.Kendaraan pun melaju meninggalkan kantor.Jalanan Yogya sore ini sedikit padat.Kak ini mau kemana?tanyaku yang melihat jalan yang di ambil kak Gio bukan jalan menuju ke rumahku."kita mampir ke butik sebentar belanja baju untuk kamu dan revalno".jelasnya."untuk apa kak?".tanyaku."untuk ke jakarta besok".ujar nya lagi.Aku pun menurut saja.hingga mobil berhenti di depan sebuah butik.Revalno yang ternyata sudah ada di sana."bunda datang juga akhirnya".katanya sambil tersenyum.Beberapa pramuniaga melayani kami."mbak tunjukan koleksi anak muda terbaru".kata kak Gio kepada seorang pramuniaga untuk Revalno.Revalno pun mengikuti asisten itu.Aku melihat lihat butik berkelas yang lengkap.Beberapa tas tas brandit juga juga pakaian membuat mata wanita termanjakan.Aku memang penyuka koleksi tas dan dompet.walau aku tak begitu banyak memiliki.namun setiap kali belanja pasti itu yang utama di banding baju."mbak tolong tas terbaru nya".kata gio."baik tuan ini yang keluaran terbaru dan limited ada 2 jenis warna dan satu set dengan dompet dan sepatunya" jelas asisten toko."boleh ambil keduanya ya mbak".kata kak Gio.Aku diam saja karena tak merasa itu untukku.Aku melihat beberapa pakaian dan kupilih 1 pakaian teddy santai untuk di rumah warna biru muda dengan corak abstrak."mbak ini ada ukuran M?".tanya ku."ada bu,ada 3 warna biru muda,hijau army dan putih".jelas asisten toko."ambil ke 3 nya mbak".kata gio."untuk apa kak,banyak sekali".jawabku tak enak."gapapa menyenangkan istri itu ibadah".kata kak gio dengan mengedipkan mata padaku.Aku pun tersenyum"kamu tuh kak ada ada saja".kataku."bunda bunda yang ini gimana?".tanya revalno dengan celana panjang dan kaos di beri kardigan hem warna biru kotak kotak.Kulitnya yang putih memeng sangat cocok pakai baju apa saja.Kharisma ketampanan seperti ayahnya sudah terlihat sedari dia masih kecil.apalagi saat ini menjelang remaja.Banyak teman teman cewek di sekolahnya yang mendekatinya.Namun sikap cool dan cuek putraku semakin membuat para wanita mengejar dan mengidolakannya."keren banget nich anak papa".canda kak Gio."kok papa".protesku."ya bun,papa gio".canda revalno.Gio tersenyum penuh kemenangan ke arahku.Aku hanya bisa geleng geleng kepala.Semoga ini awal kebahagiaan yang selamanya untukku ya tuhan.
__ADS_1