Aku Istri Ke 2

Aku Istri Ke 2
CEMBURU


__ADS_3

Sepanjang perjalanan pulang aku yang di antar oleh gio lebih memilih banyak diam dari pada harus mendengar nada bicaranya yang dingin."gio saya pulang ke hotel saja,saya sangat lelah".ujar ku ketika gio melajukan mobilnya."hmmm....". cuma itu saja jawaban yang keluar dari mulutnya.aku pun malas untuk menjelaskan karena ini pribadiku dan aku dan dia bukan siapa siapa jadi untuk apa aku menjelaskan.Tatapan gio lurus ke jalanan tanpa melihat ke sedikitpun ke arah ku.Aku sich cuek cuek aja.Setelah beberapa menit perjalanan akhirnya kami sampai di hotel tempat kami menginap.Gio turun tanpa berkata apapun meninggalkanku yang baru turun dan menutup pintu mobilnya.Dengan langkah santai aku berjalan menuju lobby hotel."Selamat malam.bu anyelir".sapa resepsionis dengan ramah."Malam mbak".jawabku ramah.sambil terus melangkah menuju lift yang akan membawaku ke lantai tempatku menginap.Ku lihat gio sedang menunggu pintu lift terbuka.Aku berjalan ke arah lift dengan diam.Kami sama sama berdiri menunggu pintu itu terbuka.Begitu masuk ke dalam lift pun kami hanya saling diam seolah tak saling mengenal.Aku sendiri bingung dengan perubahan sikap gio 'apa yang salah dari sikapku hari ini?'.tanyaku dalam hati.'ah bodo amat'.jawab hatiku lagi.Kurebahkan tubuhku di atas tempat tidur yang luas,lelah badan ini terasa ga karuan.Namun aku bergegas bangun hendak ke kamar mandi untuk mandi.Tiba tiba bel di kamar berbunyi.Segera aku berjalan menuju pintu ku intip ternyata pelayanan kamar.ku buka pintu kamar,seorang wanita berseragam rapi sambil membawa troli."Selamat malam ibu,saya dari layanan spa kamar".ujarnya.aku diam sesaat karena tak merasa memesan layanan spa,atau mungkin ini servis dari pihak hotel untuk kamar VIP.terka ku sendiri."baik mbak silakan masuk".ujar ku,wanita itu pun masuk membawa troli yang berisi perlengkapan pijat dan perawatan."kebetulan sekali ya mbak,saya pas cuapek banget".kataku ketika wanita itu mempersiapkan untuk pijatnya.dia tersenyum.Kasur untuk tidur pun sudah tersedia dia bawa branker lipat dan matras.Ketika semua sudah siap dia meminta aku mengganti pakaian dengan kimono yang dia sediakan."kimononya masih baru berlebel mbak?".tanyaku."ya bu memang masih baru perintah tuan harus yang terbaik untuk bu anyelir".jelasnya.Aku mencerna kata katanya."Tuan?".tanyaku ambigu."Ya bu pemilik hotel ini yang meminta saya untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk bu anyelir".jelasnya."ooooo jadi ini servis spesial untuk kamar VIP ya mbak?".tanyaku lagi."khusus bu anyelir".kata mbaknya sambil tersenyum.Aku sedikit bingung."Kok khusus saya mbak?".kataku sambil mbaknya mulai memijat tubuhku.Nyaman dan enak pijatan mbaknya."ya bu saya di perintahkan seperti itu oleh Tuan"."Tuan siapa mbak,maaf kalau saya boleh tau?".tanyaku semakin penasaran."ah bu anyelir becanda saja,ya calon suaminya lah bu".kata mbaknya menganggap aku sedang bercanda."Calon suami?".semakin bingung aku dengan kata kata mbak nya."pemilik hotel ini siapa ya mbak?".tanyaku agar tidak membuat malu orang yang mengaku calon suamiku."Lho bu anyelir tidak tahu apa ngetes saya nich tanya siapa pemilik hotel ini?ya pasti calon suami bu anyelir lah lak Gio yang tinggal di kamar depan".jelasnya."Gio????"tanda tanya besar di pikiranku.'Mengapa dia tak pernah bilang kalau dia pemilik hotel bintang 5 ini,tapi aku memang juga tidak tanya pada dia'.monolog ku dalam hati.'ah sudah lah besok saja aku minta penjelasan dari nya'.monolog ku lagi.Aku menikmati pijatan dari mbaknya serta sauna dan spa aroma terapi.dengan bunga bunga mawar putih yang memenuhi badtube dan lilin aroma bunga manis kesukaanku.membuat pikiranku rileks dan benar benar di manjakan.Selesai semua ku keluarkan uang untuk tips ke mbaknya."terimakasih banyak bu,semoga istirahatnya nyenyak".ujar si mbak sambil berlalu meninggalkan kamar.Setelah itu bel kamar berbunyi lagi 2 orang pegawai laki laki dan perempuan yang membawa perlengkapan pembersih yang akan membersihkan bekas spa.Tak lama pula datang seorang pelayan membawa troli makan malam.Aku benar benar di perlakukan special.ketika mereka membersihkan kamar aku mencoba ke kamar gio untuk berterima kasih.Ku pencet bel kamarnya."anye".sapa gio yang kaget melihatku.Di tariknya masuk aku ke dalam kamarnya.Aku sempat kaget dan marah."Gio apa apa an kamu itu".maki ku."main tarik tarik orang masuk kamar kamu,jangan kurang ajar kamu!"herdik ku lagi."aku yang harus nya marah sama kamu,meng expose rambut dan berpakaian seperti itu di depan karyawan ku!!".dia balas lebih marah.Ku lihat penampilanku dan kuraba kepalaku.Aku lupa jika aku tidak pakai hijab dan hanya memakai kimono yang bertali di pinggang saja.Aku bingung dan malu."Bodoh mengapa aku bisa se ceroboh ini?".gerutu ku sendiri."Sadar kan kalo kamu ceroboh".kata gio sambil jarinya menunjuk di keningku."apa apa an sih gio,namanya juga lupa".bentak ku untuk menutupi maluku yang tidak ketulungan.ku angkat tanganku untuk menggelung rambut panjangku agar tak terlalu ter expose auratku.Namun gio menurunkan tanganku dan membelai perlahan rambut panjangku.Aku terdiam dan menikmati setiap sentuhan hangat gio.Entah setan mana yang membuat tubuhku diam saja ketika gio membelai rambut panjang ku,kemudian mengecup keningku dan membawa aku dalam pelukannya.Lama aku terhanyut tak berontak.Sesaat kemudian aku tersadar dan mendorong nya ke belakang."Gio".bentak ku."anyelir,jadilah wanita yang halal bagiku".bisiknya di telingaku.Aku terdiam mematung.Gio mendekatkan wajahnya di wajahku dan ******* bibirku dalam dan hangat.


__ADS_2