
Pagi pagi sekali aku sudah ada di bandara untuk terbang ke pulau seberang dan kunjungan kerja.Walau sudah ku serahkan pada ayah dan tante marta namun sesekali aku mengecek perkembangan sekaligus berkunjung bertemu ayah dan adikku.Pesawat delay membuat aku menunggu 20menit di ruang tunggu.Tak lama di umumkan kalo pesawat sudah siap.aku dengan santai berjalan menuju pintu keberangkatan.Namun tiba tiba seseorang menabrak ku hingga aku terjatuh dan terbentur tiang bandara.Remang remang namun sayup ku dengar suara itu."bu anye......bu anye".sayup dan hilang.Entah apa yang terjadi.
Gio Pov.
Pagi ini aku ada perjalanan dinas ke Jakarta.Semua berantakan karena aku lupa mengeset alarm.penerbangan pukul 7pagi.namun saat ini pukul 6 aku baru terbangun dan langsung berlari bersiap untuk berangkat.Perjalanan dan persiapan yang memakn waktu 56menit.membuat aku masuk ke parkiran bandara hanya kurang 4menit.Aku bergegas lari untuk menyelesaikan boarding dan persiapan keberangkatan.Semoga tidak akan terlambat untuk cek in pesawat.Aku berlari dengan kencang dari parkiran menuju penukaran tiket.Setelah menukarkan tiket aku menuju ruang boarding pukul 7.08 menit.aku sudah terlambat 8 menit.untungnya pintu penumpang masih belum di tutup.Dengan kekuatan aku berlari kencang mengejar agar tak ketinggalan.Namun tanpa aku sengaja aku menabrak seseorang yang entah sedang berjalan."maaf.....maaf nona".ujarku meminta maaf pada wanita yang ku tabrak.Namun wanita itu malah terhuyung dan hendak jatuh.Untung aku sigap menangkapnya.Kulihat sosok yang sangat aku kenal kini terjatuh di pangkuanku dengan kepala yang berdarah."bu anyelir......bu anye".panggilku mencoba menyadarkannya.Namun dia malah pingsan.Tim medis dari bandara untung saja datang tepat waktu.Aku mendampingi anyelir menuju rumah sakit terdekat."maaf apa tuan keluarganya?".tanya suster yang keluar dari ruang penanganan anyelir."Saya temannya dan saya juga orang yang bertanggung jawab atas kecelakaan yang di alami nona anyelir".ujarku bertanggung jawab."oh,bu anyelir tidak apa apa hanya luka benturan kecil dan pingsan karena luka dan terkejut.Lukanya sudah kami obati tinggal menunggu beliau siuman dan melakukan pengecekan lebih lanjut.tuan bisa selesaikan administrasi lebih dulu".ujar perawat mengingatkanku."baik suster,untuk administrasi sebentar lagi Willy asisten saya tiba,dia yang akan mengurus semua".aku telah menghubungi willy asistentku untuk membatalkan pertemuan dengan klien di jakarta karena insident ini.
__ADS_1
Gio off
Aku terbangun dan mencium bau khas rumah sakit.Ku edarkan pandangan dan benar saja aku sedang tidur di bangsal rumah sakit.Ku lihat seorang pria dengan setelan jas rapi duduk di kursi sofa seberang.Lamat lamat ku lihat."tuan gio.....".lirihku ketika mengenali sosok itu.Dengan terkejut mendengar ucapanku tuan gio datang menghampiriku."bu anye sudah sadar,apa pusing atau haus?".tanyanya bingung."saya tidak apa apa tuan,cuma sedikit haus".ujarku lirih.di ambilkannya air minum di meja nakas sebelah tempat tidurku.ku lihat dia memencet bel memanggil dokter atau perawat.Tak lama perawat pun masuk keruangan itu."maaf bu anyelir sudah siuman,tuan bisa tunggu di luar kami akan melakukan pengecekan".ujar perawat mempersilakan gio untuk keluar.Serangkaian pemeriksaan aku jalani dan perawat bilang "bu anyelir baik baik saja,siang nanti sudah bisa keluar.jika ada keluhan di kepala segera melakukan pemeriksaan lanjut ya bu".ujar perawat sambil berlalu keluar ruangan.Tak lama tuan gio sudah masuk kembali ke ruangan."kok tuan gio bisa ada di sini?".akhirnya ku keluarkan unek unekku dari tadi."saya mohon maaf bu anyelir,saya yang telah membuat bu anyelir seperti ini,maaf saya tadi sedang terburu buru jadi tidak melihat".ujarnya menjelaskan.aku menganggum angguk mengerti."tidak apa apa tuan,namanya juga kecelakaan".jawabku dengan tersenyum.Cuma saya jadi tertinggal pesawat".ujarku."bu anyelir hendak kemana?".tanyanya lagi."saya harus ke pulau seberang,untuk urusan pekerjaan".jawabku."saya mohon maaf bu,semua kesalahan saya dan saya akan tanggung jawab.willy asisten saya biar memesankan tiket penerbangan nanti sore setelah ibu boleh keluar rumah sakit".jelasnya penuh penyesalan.aku mengangguk mengiyakan.Tanganku hendak meraih tas untuk mengambil hp dan menghubungi ayah,bahwa aku akan sampai sana malam hari.
Ayah~"nanti ayah jemput kalo sudah di bandara kabari ayah".
__ADS_1
Anyelir~"baik yah,ya uda asslmkm".
Ayah~"waallaikum slm".
"maaf bu anye jadi buat masalah untuk ibu".ujar tuan gio lagi."tidak apa apa tuan,namanya kecelakaan siapa yang bisa memprediksi".jawabku."bu anye memang sudah cantik,sukses berhati baik pula".puji tuan gio."ah tuan gio bisa saja,saya juga terimakasih sudah di bawa ke rumah sakit".Jawabku.Lama hanya hening antara kami.Hingga perawat datang untuk melepaskan infus dan persiapan kepulanganku.
__ADS_1