Aku Istri Ke 2

Aku Istri Ke 2
KEBERSAMAAN


__ADS_3

Lega sudah acara demi acara sudah kami.Kak gio sudah berstatus suamiku imamku.dengan senyum mengembang kak gio menuntunku masuk ke kamar kami di lantai 2."lho bukannya kamar kita di bawah yah".tanyaku bingung."itu kamar tamu,kamar kita itu sayang,kamar untuk istri tercintaku".candanya."waduh pengantin baru sudah mau ke kamar aja".canda mama kak Gio."maaf ma,anye mau ganti dulu.ngap pakai riasan kayak gini terus".jawabku."kamu cantik lho nye".ujar mama tulus."jelas gio tak pernah salah pilih menantu untuk mama kan".canda gio."udah sana ganti ganti dan turun makan malam.kasihan istrimu".ujar mama sambil berlalu turun ke arah tangga.Aku dan kak Gio masuk ke kamar baru kami."wah kok kakak tau aku begitu suka warna biru dan langit?".ujar ku ketika melihat kamar yang benar benar di desain nyaman dan romantis.Warna dasar biru fusia dan atap yang bernuansa langit.membuat kita merasa berada di alam luar.Indah dan menenangkan.dengan bunga anyelir di dalam vas tinggi."kamu suka bun".kata kak gio sambil memelukku dari belakang.Aku mengangguk mengiyakan.di letakkan kepala nya di ceruk leherku,dapat kurasakan hangatnya hembusan nafasnya."ayah,bunda mandi dulu ya.gerah pake kebaya gini".kataku sambil melerai pelukannya."ok,kita mandi trus turun dan akan ada kejutan lain untuk bunda".kata kak Gio semangat."Sini ayah bantu lepas kebayanya".katanya tanpa malu malu.Aku melotot ke arahnya,dengan wajah yang semerah tomat karena malu."bunda kan sudah sah".candanya."bunda juga ga mungkin bisa kan lepas semua sendirian".katanya sambil pelan pelan melepas pernak pernik dan hijabku kemudian membantuku melepas kebaya atasan.Namun aku segera berlari ke kamar mandi ketika dia hendak melepas Jarit ku.Malu dan canggung."bunda kok lari".katanya yang menyusul ku ke kamar mandi,aku sudah masuk ke dalam bad up berendam dalam.air hangat."mau goda ayah nic?".candanya dengan nafas yang menahan hasrat."yah mandi aja,bunda laper soalnya".kataku menghindari nya.maaf bukan maksud berbuat dosa menolak suami,namun keadaan sedang capek selesai acara."ayah gak ngapa ngapain kok bun,kita mandi aja".katanya yang ikut menyusul ku dalam bak mandi.Dan memang benar dia hanya membantuku menyabun punggung dan rambutku.Selesai mandi pun dia membantu mengeringkan rambutku.Dengan jubah mandi yang sudah di siapkan kak gio aku melangkah menuju lemari untuk menjalankan tugas pertama ku menjadi istri.menyiapkan baju ganti suami.Kubuka lemari penyimpanan pakaian,berderet jas dan pakaian kerja kak gio,di pintu kedua pakaian pakaian santai dan piyama tidur."aku pakai baju santai aja bun,jangan piyama".katanya.Ku ambilkan celana jins dan kaos overall warna biru tua.ku letakkan di atas sofa."pakaian bunda di tas mana yah?".tanyaku karena tak mendapati koper miliku."di lemari sebelah bun".jawabnya.ku buka lemari yang sama yang berada di sebelah milik kak Gio.deretan gaun gaun perta gamis dan setelan kerja bergantung rapi.tak ketinggalan baju baju rumah dan yang paling membuat ku malau deretan lingeri beragam tersedia.aku ambil setelan tedy dan hijab instan warna biru tua senada suamiku.Kami pun turun setelah selesai bersiap.Di meja makan sudah duduk semua keluargaku dan mama papa kak gio.Semua sedang asik berbincang dan saling mengenal satu sama lain bercerita tentang kami."lagi ngomongin apa nich,seru banget".sapa ku,jam di dinding menunjukkan pukul 9malam.semua memang sudah rampung dan bersih.Rumah sudah tertata rapi kembali."lagi ngomongin kalian nich".kata mama kak gio sambil tersenyum.Kak gio menghampiri revalno dan mengacak acak rambutnya."anak papa,ayo kita makan dulu.semua sudah terlihat letih".kak gio duduk di samping revalno dan menarikan kursi di samping kanan nya untukku.Semua mulai mengambil makanan masing masing.Ku tata piring untuk suami dan anakku.Ku ambilkan nasi dan lauk untuk suamiku dan putraku.baru untukku.Kak gio tersenyum menerima makanan di piringnya yang sudah ku siapkan.Kami pun makan dalam diam.Semua terlihat sidah sangat lelah dan letih.Aku bahagia di kelilingi keluarga dan orang orang yang sayang dan cinta tulus padaku."wah kak Gio piring makannya pindah kayaknya".canda difa yang membuat semua langsung memusatkan pandangan pada kak Gio.dan tertawa."maklum dif pengantin baru jadi belum puas memandang".olok tante marta."gio gio......bucin banget kamu".tambah papa kak gio.semua hanya geleng geleng melihat kak gio yang hanya diam memandangku makan.Aku pun malu dan ku senggol kakinya di bawah meja."ayah".kataku lirih sambil melotot memberi isyarat padanya.Dia pun segera sadar."maaf bunda".katanya langsung lanjut makan.semua tersenyum Gio yang cool dan cuek bisa sebucin ini pada istrinya.Selesai makan malam semua sudah terlihat mengantuk."ma pa,ma yah revalno dan yang lain".panggil kak Gio tiba tiba.membuat mereka yang hendak berdiri dan melangkah untuk istirahat pun berhenti."ada apa gio?".tanya mamanya."Sementara mama dan papa temani revalno di yogya dulu ya.sambil menunggu selesai perpindahan sekolahnya ke sini".ujar kak gio pada mama papanya."biar mama saja yang ke sana,papa ada kerjaan".jawab mama.Kak gio pun mengangguk."kenapa yah,kan ada mamaku di sana yang jaga revalno sementara sampai resmi pindah sekolah di sini".jelas ku karena tak enak mengganggu mama."kan juga ada aku yang jaga putraku,aku juga harus urus kantor sementara sebelum pindah ke sini yah".ujar ku menambahkan.Kak gio tak menjawab ucapan ku dia hanya tersenyum."ya gapapa mama biar lebih deket sama cucu mama".ucap mama kak gio dengan senyum bahagianya."Semua kebutuhan revalno untuk pindah sekolah dan lain lain sudah proses di urus willy,urusan kantor juga sudah di handle papa dan asisten papa".kata kak gio pada semua."memangnya ada apa sih yah?".tanyaku bingung."ya kak ada apa?".tanya difa dan tania yang sama sama bingung."kami malam ini juga berangkat ke Belanda dengan jet pribadi pa,selama 1minggu kami bulan madu".jelas kak gio yang langsung mendapat sorakan dan tawa yang lain.Aku hanya tengak tengok kian bingung."kami pamit ya semua".kata kak gio mengandeng tanganku dan berjalan ke pintu keluar rumah."yah,kita mau kemana?".tanya ku linglung."kita bulan madu sayang".katanya dengan tersenyum."tapi anye kan belum siap siap".jelas oon."wah gio pulang bawa cucu ya untuk kami".seru beberapa suara sambil tertawa.menyadarkanku dan aku tertunduk malu mengikuti langkah suamiku masuk mobil."yah anye kan belum siap siap pakaian dan perlengkapan anye".kataku ketika kami sudah duduk di dalam mobil yang berjalan."sudah di siapkan semua sayang,ga usah banyak banyak baju.aku lebih suka kamu tak berbaju".bisiknya lirih di telingaku.yang langsung ku hadiahi cubitan di perutnya dan pipi ku yang memerah.


DEAR PEMBACA........ KISAH "AKU ISTRI KE 2".AKAN TAMAT,SELALU DUKUNG DAN LIKE UNTUK KARYA THOR YA...... JANGAN LUPA JUGA UNTUK BACA "KEBENCIAN DAN CINTA".NOVEL TENTANG TANIA DAN KISAH CINTANYA...........


__ADS_2