Aku Istri Ke 2

Aku Istri Ke 2
KESERUAN


__ADS_3

Setelah 2 hari mami kak Nando sakit akhirnya beliau sudah sehat dan membaik.Semua pun melanjutkan liburan dengan keakraban yang berbeda.Mami yang sebelumnya tak suka padaku,sekarang berbanding terbalik.Kasih sayang dan perhatiannya berubah drastis."oma kalo sudah sama bunda Valno di cuekin dech".rajuk Revalno yang melihat aku dan mami yang sedang asik ngobrol d tepi pantai di bawah payung.Sedang Revalno papi dan ayahnya asik bermain di pantai."wah cucu oma merajuk nich!".canda mami sambil tersenyum ke Arah ku untuk menggoda Revalno.Kami tertawa bersama,revalno pun ikut tersenyum bahagia melihat aku dan omanya sudah akur.Kak Nando dan papi juga datang ke arah kami."wah lagi apa nich kok kayak bahagia banget,papi gak d ajak nich".goda papi yang melihat kami tertawa.Kebahagiaan yang indah.Kak Nando menatapku dengan pandangan yang rumit.Aku menunduk mencoba memutus pandangannya."Nye kita jalan ke sebelah sana yuk minum kelapa muda!".Ajak kak Nando tiba tiba."papi capek ga ikut ya" .jawab papi."mami juga di sini aja sama papi".sahut mami sambil bergelayut manja pada papi.Pasangan ini walau sudah usia terlihat sangat romantis dan saling sayang.Akhirnya kami bertiga berjalan bersama menuju warung penjual es kelapa muda."serasi ya papanya ganteng mamanya cantik pantesan anaknya juga ganteng banget".ujar seorang gadis belia yang memandang kagum pada putraku."wah anak ayah sudah banyak penggemar nich!".goda kak nando."apa an sih yah,valno masih kecil belum boleh tuch lihat cewek cewek".candanya.Kak nando mengacak acak rambut revalno.ketika menurunkan tangannya tak sengaja menyentuh tanganku.Kami pun saling terdiam dan canggung."maaf".kata kak Nando singkat aku pun tersenyum canggung.Kami pun sampai di sebuah kedai penjual kelapa muda.Suasana pantai yang panas memang cocok minum kelapa muda yang dingin dan segar.Kami minum sambil bercanda dan mengobrol."Valno seneng banget bisa sama bunda dan ayah".celetuk revalno spontan.Aku dan kak Nando sama sama serempak menengok ke arah Revalno.Ada rasa yang rumit mendengar ucapannya."maaf".ucap nya lagi sambil menunduk.Aku pun memeluk Revalno ku kecup keningnya."bunda dan ayah selalu ada untuk Valno walau kami tak bersama kami tetap mengutamakan revalno".jelas ku mencairkan suasana yang tiba tiba canggung.Revalno mengangguk kemudian tersenyum."Ayah akan selalu ada untuk Revalno".kak Nando memeluk revalno.dan tak sengaja tangannya menyentuh pundakku.Aku pun bergeser sedikit menjaga jarak.Kak Nando pun merasa bahwa aku menghindar."maaf".kata kak Nando canggung."Kita bawakan oma dan opa yuk".Revalno mengajak kami kembali ke tempat oma dan opanya.


Tak terasa hari sudah menjelang malam setelah melihat matahari tenggelam kami pun berencana berkeliling sambil mencari makan malam."kita makan malam di luar saja ya Ndo".ajak papi ketika kami sudah di dalam mobil."boleh pi".jawab kak Nando."ok yah kita hang out seharian seru".teriak Revalno dari kursi depan.saat ini aku dan revalno duduk di belakang,kak Nando pun duduk di samping supir.Semua terlihat bahagia dan tersenyum tulus.Aku merasakan kehangatan yang indah keluarga.Semoga kebahagian ini bisa selamanya.Setelah makan malam kami pun pulang dan beristirahat.Aku duduk di kursi samping vila setelah mandi dan berganti baju dengan piyama panjang dan hijab instan.Pandanganku menerawang."drttttt.....drtttt..."suara hp ku di atas meja membuyarkan lamunanku.


Anyelir:"Asslmkm,maaf siapa?".


Gio :"ini saya anye,gio.kamu gimana kabarnya?"

__ADS_1


Anyelir :"oohhhh ya baik,ada apa?"


Gio :"ndak ada apa apa hanya beberapa hari tak pernah bertemu".


Anyelir:"saya sedang liburan di bali sama revalno".


Gio :"ooooooo.....,maaf jika mengganggu liburannya"

__ADS_1


Gio :"Tania dan tante ndak ikut?kemarin saya bertemu tania di kantor kamu".


Anyelir :"tidak kak,saya sama Revalno dan keluarga kak Nando"


lama tak ada suara dari seberang,hanya terdengar tarikan nafas yang berat.


Anyelir :"kak...."

__ADS_1


Gio :"ya nye maaf,kamu lanjut saja.saya ada tamu.Asslmkm".


Panggilan pun di tutup sepihak,aku pun terdiam mencerna ucapan kak Gio yang ambigu.Pikiranku kian melayang memikirkan semua ucapan kak Gio 'apa aku salah bicara?'.tanyaku dalam hati.'ah sudahlah'.jawabku sendiri.


__ADS_2