ALLETA DAN TUAN MUDA POSESIF

ALLETA DAN TUAN MUDA POSESIF
#15


__ADS_3

"Lekas berikan bajunya sama teman mu" ucap bunda sambil mencubit dagu alleta.


Bruk!!! aditya yang tadinya akan kabur malah menabrak pinggiran lemari. alleta dan bundanya, langsung menghampiri sumber suara.


"Nak aditya ngga apa -apa?" tanya bunda nya sambil memegang kaki aditya, aditya yang terlihat salting, malu karena ketauan dan merasa sakit di kakinya karna menabrak tembok terlihat panik,


"Ngga apa-apa tante, ini tadi, aditya mau numpang ke toilet, toilet nya dimana yah?" jawab aditya panik.


"Boong, lo nguping yah ? tanya alleta sambil menendang kaki aditya.


"Awwww !! rintih aditya,


Bunda kembali membuang nafas kasar,dan langsung mencubit tangan alleta,


"Eh anak gadis ga boleh kasar" ucap bunda nya memarahi alleta.


aditya diam-diam tersenyum karna merasa dapat pembelaan,

__ADS_1


"Aww, sakit bun," ucap alleta sambil mengelus lengannya yang di cubit.


"Toilet nya tante? " tanya aditya canggung.


"Oia, itu nak di pintu sana," jawab bunda sambil menunjuk pintu yang terletak di pojok dapur, aditya pun berjalan,


"Permisi tante" mengangguk sambil berjalan , alleta masih memasang wajah kesal.


"Apa lo?" ucapnya sambil melotot tanpa suara. aditya hanya tersenyum mengejek pada alleta sambil berpura-pura kesakitan, alleta berbalik kemudian mengejar aditya,


"Nih, sekalian ganti baju lo" ucap alleta judes sambil memberikan baju alm ayahnya kemudian pergi, aditya menerima nya dengan suka cita, sambil tersenyum "alleta-alleta gumamnya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Kenapa tadi gue diem aja yah? gue malah ngizinin dia cium gue, kenapa tadi gue juga takut banget kalo aditya kenapa-kenapa ? ada apa sama gue tuhan? kenapa ada perasaan nyaman, kenapa ada perasaan .. ah udah lah , itu kayanya cuma karna suasana aja, gue anggap ini kecelakaan titik! pokonya amit amit" batinnya sambil bergidik,


Kegelisahan alleta dan gerakan tubuhnya membuat bunda nya terbangun, "kenapa nak? dengan suara yang sudah mengantuk,


"Maaf bunda, alleta ganggu bunda yah?" ucap alleta

__ADS_1


"Ngga sayang, sini", ucap bunda sambil membuka pelukan nya, alleta pun mendekati bundanya masuk kedalam pelukan bundanya,mereka berpelukan,


"Bunda, alleta sayang banget sama bunda", ucap alleta sambil memeluk erat tubuh bundanya.


"Sayang sama bunda? itu harus, bahaya kalau kamu malah ga sayang" ucap bundanya,


alleta tersenyum, "kalo udah kaya gini, alleta rasanya pengen ikut aja sama bunda ke desa," ucap alleta


"Hushhh, nanti ayah sedih. " ucap bunda.


"Hehehhe" alleta hanya tersenyum.


Dikamar alleta


Aditya sudah mengganti pakaiannya, baju alm ayah alleta nampak kekecilan untuk ukuran tubuh aditya, tapi aditya tidak memperdulikan itu, aditya tidur di ranjang alleta, sambil memandang langit-langit kamar alleta,


"Hahhaha ga nyesel gue, di gebukin, kalau imbalannya kaya gini... hahah" gumamnya. wajahnya sangat terlihat senang. tiba tiba dia tersadar, "kenapa langit langit kamar ini sangat pendek, mana ac nya?" aditya menyelidik seluruh kamar alleta, sambil melihat-lihat, mata aditya tertuju pada sebuah album foto, disitu ada foto masa kecil alleta, foto alm ayahnya, dan teman-temannya, tapi seketika mata aditya membelak, ada sebuah foto alleta nampak sedang bersama seorang pria, pria itu merangkul bahu alleta dengan tersenyum bahagia, sedangkan wajah alleta terlihat sangat kesal. "sial siapa dia ?!!! gumamanya sambil mengambil foto itu lalu merobeknya, sobekan pria dia robek dengan perasaan kesal lalu membuangnya, sedangkan sobekan foto aleta dia pandangi sambil tersenyum lebar "alleta ku " ucapnya kemudian mencium foto alleta dan memasukannya kedalam sakunya.

__ADS_1


Malam sudah semakin larut, aditya dan alleta pun tidur di ranjang dan kamar mereka masing-masing, sepertinya hari ini termasuk hari yang sangat panjang menurut mereka berdua.


__ADS_2