ALLETA DAN TUAN MUDA POSESIF

ALLETA DAN TUAN MUDA POSESIF
#49


__ADS_3

Di kampus


"Nyonya aditya dateng nih, si sibuk" ucap metta kesal


"Tau nih, ngeselin lo!" ucap inggit ketus


"Hehehe sayang-sayangku pada kangen banget yah sama gue?, dasar posesif" ucap alleta


"Ahhh iya, kangen tau kita tuh!". ucap metta sambil mencubit pipi alleta


"Aw, iya-iya maaf, sebagai penebusan rasa bersalah gue, hari ini gue teraktir kalian" ucap alleta


"Yeayyyyy !!! serius??" metta bersemangat dan inggit kegirangan.


"Alleta" sapa seseorang dari belakang, alleta pun menoleh "Athari? " ucapnya pelan


"Bisa  ngobrol sebentar?" ajak nya


Alleta melihat ke arah dua temannya, metta menggelengkan kepalanya kode tidak usah tapi inggit malah mengangguk.


Alleta kembali melihat ke arah tari "Ya udah, kita ngobrol disana aja" ucap alleta sambil menunjuk kearah taman.


Di taman

__ADS_1


"Kenapa tar?" tanya alleta membuka pembicaraan.


"Alleta, sebenernya gue mau minta maaf, kayanya gue menyerah buat dapetin adit, gue sadar, gue terlalu memaksakan, dan hasilnya malah kaya gini,  adit bukan nya balik sama gue, tapi adit malah makin benci gue" ucapnya sambil tersenyum hambar.


"Setelah gue sakit, gue renungin semuanya dan akhir nya gue nyerah buat dapetin adit lagi, gue titip aditya yah, jaga dia dengan baik, adit emang sedikit kasar, tapi aitya cowok terbaik yang pernah gue kenal al."


Alleta tersenyum "Gue seneng dengernya, lo udah mulai mengerti semuanya, gue bakal jaga mas adit ko, bukan buat lo, tapi buat diri gue sendiri dan hubungan kami, jadi lo udah ga usah khawatir lagi, terus asal lo tau, mas adit gak pernah deh sekalipun benci ama lo tar, buktinya mas adit masih jagain lo kan?"jawab alleta


Tari tersenyum, "Syukurlah kalo adit ga benci gue, dan tentang hubungan lo ama adit, gue udah bisa nilai kok, lo emang bener-bener sayang ama adit. makanya gue relain adit sama lo, karena gue liat dia lebih bahagia sama lo"


"Hehe makasih tar, terus rencana lo mau gimana?" Tanya alleta


"Kaya nya gue mau balik ke paris, gue mau lanjutin sekolah disana, dan tinggal bareng sama orang tua gue."


Tari tersenyum mendengar ucapan alleta "Thanks al, gue pamit yah, sampein salam gue buat adit" ucapnya sambil mengusap air matanya sendiri dan pergi.


- - -


BBRUK !!!! aditya menggebrak meja nya.


"JADI SELAMA INI BANYAK KARYAWAN YANG KORUP DI KANTOR INI ??!!!! SIAL ! SIA-SIA SAJA AKU KANTORKU MENGGAJI KALIAN DENGAN GAJI BESAR, KALAU HASILNYA TETAP SEPERTI SAMPAH !!!!" Teriak aditya kesal setelah melihat isi laporan yang diberikan pegawainya.


Ini hari pertama aditya masuk, tapi dia sudah mampu memberikan kesan menyeramkan pada semua karyawannya. Dan membuat seisi peserta rapat menjadi sangat tegang.

__ADS_1


"Rapat akan ku tunda sampai pukul 16.00 WIB, bawa laporan yang sebenarnya, kalau kalian masih mau mengelabuiku, siap-siap saja aku akan mengirim kalian ke penjara !" ucapnya lalu meninggalkan ruangan.


Selepas aditya keluar, atmosfer ruangan langsung berbeda, para peserta rapat menghela nafas secara bersamaan.


"Pria yang menarik" batin amanda dengan senyum menyebalkannya.


Aditya masuk ke ruangannya dengan penuh kesal, dia mengusap kasar wajahnya yang masih sangat kesal.


"Apa selama ini papa ga tau? atau papa pura-pura menutup mata?" tanya nya kesal


"Tuan besar sudah menyadari ini dari sejak lama, tapi beliau bukan tipe orang yang gampang memecat orang tuan muda, sejauh ini tuan besar hanya masih memantau kepala bagian perencanaan sampai saat ini" jawab hazzel


"Apa?papi masih bertindak seperti itu walau pun sudah sangat jelas kalau dia sedang di permainkan?" tanya nya dengan tatapan membunuh.


"Iya tuan"


Aditya pun beranjak dan pergi meninggalkan ruanganya dan pergi ke ruangan direktur ...


Tok tok tok  ...


Ia mengetuk pintu ruangan papanya dengan rasa kesal dan langsung masuk begitu saja dan langsung berteriak


"Papa adit mau bicara!" ucapnya kesal dan langsung duduk di sofa ruangan milik papanya.

__ADS_1


__ADS_2