ALLETA DAN TUAN MUDA POSESIF

ALLETA DAN TUAN MUDA POSESIF
#21


__ADS_3

Alleta dan aditya pun masuk ke dalam apartement, apartement yang telah aditya sulap menjadi sebuah ruangan dengan nuasa monokrom yang sangat indah, balkonnya pun di buat sangat indah, aditya sengaja menyimpan 2 buah kursi santai dan 1 meja yang terbuat dari ukiran kayu, membuat suasana semakin hangat, seluruh ruangan nya sangat indah sampai membuat alleta terdiam, namun tiba-tiba alleta bergumam  "mau pulang" ucapnya tiba tiba.


"Pulang kemana? Ini tempat tinggal kamu sekarang". ucap aditya sambil merangkul alleta sambil menahan alleta untuk bergerak.


"Ah adit, mana sanggup gue bayar tinggal disini, ga usah becanda, ayo anter gue ke kosan., ini cuma pemborosan adit! ucap alleta.


"Ngga ada yang namanya pemborosan alleta, aku kan udah bilang, kamu cuma harus tinggal dan merasa aman. udah cukup ! itu aja"ucap aditya.


Alleta menatap aditya, melepaskan tangan aditya yang melingkar di lehernya "gimana mau aman, lo yang bikin gue selalu ngerasa ga aman. "ucap alleta membuat aditya terdiam.


"kring kring kring " BUNDA.


"BUNDA, ucap alleta sambil tersenyum menatap layar ponsel nya "assalamualaikum bunda, bunda udah nyampe? tanya alleta


"Sudah nak, besok bunda baru pindah, sementara bunda menginap  dirumah paman mu dulu, bagaimana dengan mu ? kamu sudah sampai kost mu?" tanya bunda


"Hmmm udah bunda, udah alleta udah tidur di kost ini, nyaman sekali bun, "jawab alleta berbohong karna tidak mau membuat bundanya khawatir.


"Syukurlah nak, kamu baik-baik yah di jakarta, jaga kesehatan, jangan lupa makan, jangan terlalu banyak bekerja. yah" ucap bunda lembut


"Iya bunda" jawab alleta lembut.


"Ya sudah kalau begitu bunda istirahat dulu yah, kamu juga istirahat, jangan begadang"ucap bunda


"Iya bunda"  jawab alleta


"Assalamualaikum" ucap bunda


"Waalaikumsalam" jawab alleta, kemudian telepon pun terputus


Aditya tidak buang waktu, aditya langsung menghampiri alleta yang sedang duduk di sofa, lalu membaringkan tubuhnya, dan menjadikan paha alleta sebagai bantal.


"Ahh nyaman nya" ucap aditya sambil tersenyum memenjamkan matanya


Alleta hendak berdiri namun di tahan oleh aditya, "jangan pergi, biarin kaya gini dulu, 5 menit aja al" ucapnya lembut dan masih memejam kan mata.


Entah kenapa alleta menurut begitu saja. "Baiklah, aditya, buat hari ini aja,"batin alleta


Udah 5 menit berlalu, aditya malah tertidur dengan nyaman.


"Dia malah tidur" batin alleta, alleta memandang wajah aditya dalam-dalam. "sebenernya dia ini kenapa? apa yang dia suka dari gue sih? pria sesempurna ini bisa suka sama gue? dia bener bener udah gila" batin alleta tersenyum, tangan nya reflek mengelus wajah aditya, aditya menggenggam tangan alleta dalam tidurnya. Sampai akhirnya mereka berdua malah tertidur di sofa dengan nyaman, dengan tangan yang saling menggenggam satu sama lain, dengan nyaman.


Waktu berlalu, matahari pagi menyilaukan mata kedua nya, membuat alleta terbangun sekaligus terkaget, karena mereka bangun dalam posisi berpelukan, alleta tertidur di bawah pelukan aditya


"Akkkkkk adittttt !!! teriaknya kemudian mendorong aditya sampai terjatuh


"Awwww!! rintih aditya. "kenapa sih al, pagi pagi udah rame aja" ucap aditya sambil merintih kesakitan


"Elo kenapa tidur disini? kenapa lo peluk peluk gue?" ucap alleta setengah berteriak sambil menggaruk garuk kepala nya yang sebenarnya tidak gatal.


"Hah? pelukan ? kita tidur pelukan?" tanya aditya polos di selingi dengan senyuman " kaya gini ? ucap aditya sambil mencoba memperagakan kembali posisi nya,


"Bukan, tapi kaya gini, " ucap alleta membetulkan posisi aditya yang salah.


"Oh gitu, hahhaha kamu nyaman yah tidur nya di bawah pelukan aku?" tanya aditya polos


wajah alleta terlihat sangat merah, "Sana pulang, gue mau mandi !" ucap alleta


"Hahhaa, ko muka kamu merah? udahlah alleta, ngga terjadi apa-apa ko, lagian kamu juga nyaman kan? udah udah, aku gakan ngapa-ngapain kamu, aku kan sayang" ucap aditya sambil memeluk alleta dari belakang

__ADS_1


*//deg// "*mulai lagi nih jantung gue, ahh kenapa sih gini mulu" batinnya.


Aditya membalikan tubuh alleta, "udah, jangan marah-marah terus, sini adit kompres dulu luka kamu, semalem lupa ga aku kompres" ucap aditya lembut sambil menuntun alleta duduk yang masih manyun.


"Sebentar" ucap aditya lembut kemudian mengambil semangkuk air hangat dan lap. aditya tidak lupa memesan sarapan untuk mereka berdua.


Aditya mengompres lembut wajah alleta.


"Aw" rintih alleta, "pelan-pelan adit" ucap alleta.


"Sakit yah? maafin adit yah" ucap aditya, lalu kembali mengompres alleta dengan hati-hati, tidak lupa ia  mengoleskan salep yang di berikan dokter ke luka lebam alleta.


Selesai, mereka berdua pun duduk, tanpa bicara apa apa.


Setelah beberapa saat, akhirnya alleta yang memecah keheningan .


"Lo ga pulang ? lo gada kuliah?" tanya alleta


"Ngga, gada kuliah juga. kenapa ?tanya aditya sambil fokus dengan acara tv nya.


"Gue mau kuliah" ucap alleta


"Kamu juga gak ada kelas, udah istirahat aja " jawab aditya datar.


"Gila, dari mana dia tau jadwal kuliah gue? emang dasar tukang tukang nguntit" bainnya.


"Tapi gue harus kerja," ucap alleta


"Kamu juga libur hari ini" jawab aditya sambil membuang nafas kasar, lalu mematikan tv nya dan berbalik menatap alleta.


"Kamu kenapa sih ? kamu ga nyaman yah ada aku?" tanya aditya sambil memegang tangan alleta dan alleta mengangguk pelan.


Alleta tidak menjawab.


"Hei, aku lagi nanya loh" tanya aditya


"Adit, boleh ga gue nanya?" tanya alleta pelan


"Kenapa lo baik banget sama gue?" tanya nya


Aditya tertawa mendengar pertanyaan nya.


"Emang aku baik yah sama kamu ? aku gatau aku baik sama kamu" jawab nya asal


Alleta mendelik, "lo suka yah sam gue ? tanya alleta


Tanpa banyak berfikir Aditya mengangguk dengan yakin.


"Kenapa? tanya alleta


"Hmmm, kenapa yah? mungkin, 1. kamu cewe yang paling berani sama aku, 2 kamu paling cuek sama aku, 3. kamu satu satunya cewek, bahkan orang yang berani nendang kaki aku berkali kali" hahhahaha" jawab nya geli.


"Dasar gila" ucap alleta mendengar jawaban dan expresi aditya yang sangat girang di wajah aditya.


Aditya langsung melihat ke arah alleta,"Dan ini, aku suka kamu selalu terus terang, aku ga gila, aku beneran suka sama kamu, kamu jadi pacar aku yah?" ucap aditya.


"Lo nembak gue? Lo sakit ? ucap alleta tertawa geli,


"Gue serius, emang lo ga suka sama gue?" tanya aditya sambil memandang dalam-dalam wajah alleta.

__ADS_1


"/degg/ gue ... guee ... gueee .. "aduhhhh gue harus jawab apa, gue suka sih, tapi .. ahhh " batin alleta bingung


"Gue apa al? tanya aditya


"Gue, gue laper" jawab nya asal


"Jangan ngalihin pembicaraan ! ucap aditya kesal


"Gue emang laper adit ! jawab alleta tidak kalah kesal.


"Tau ah, ucap aditya kesal


"Huh" jawab alleta sambil melemparkan bantal ke wajah aditya.


Aditya nampak kesal, namun diam diam dia tersenyum


"Belum pacaran aja udah berantem terus, gimana ga couplle goal nih gue" batinnya


Alleta membuka semua lemari yang ada di kitchen set , membuka kulkas untuk mencari apa saja yang bisa di masak. sayangnya semuanya kosong.


"Adit kamu laper ga?" teriaknya


"kamu?" tanya aditya kemudian berbalik ke arah alleta.


"Elo maksdud gue!" alleta mengoreksi kata katanya


Aditya menghampiri alleta, "cepet bilang kamu lagi please" paksa adit memohon seperti anak kecil membuat alleta tersenyum geli "gamau bwleee" jawab alleta sambil tertawa


"Please" adit masih memohon dan membuat alleta tertawa


"Iya iya, kamu .. kamu laper ngga?" tanya nya ulang


"Hehehhe" aditya mengangguk.


Alleta mengelus gemas kepala aditya.


Aditya pun memeluk alleta dengan senang. "makasih alleta, kalau kamu masih belum siap jadi pacar aku sekarang, aku bakal nunggu kamu siap" ucapnya


Alleta hanya tersenyum,


"Ya udah, ya udah, yuk kita cari makan, gue laper." ucap alleta menuntun aditya


"Ko gue elo lagi? tadi udah bagus loh " ucap aditya lemas


Alleta menggaruk lehernya yang tidak gatal, "iya iya maaf, ayuk kita cari makan, aku lapar" ucapnya.


Aditya menganggdeng tangan alleta hendak keluar, saat akan membuka pintu, kebetulan pesan antar tiba,


"Atas nama mas aditya?" tanya kurir tersebut


"Oia, yang tadi yah? bener-bener, sini mas makanan nya, makasih , kembaliannya ambil aja." ucap aditya sambil


"Hah? mata si kurirnya membulat, kegedean mas, ucapnya


"Udah gpp, ambil aja. thank you ya." ucap aditya


Aditya menutup pintu lalu mengangkat keresek berisi mcd sambil tersenyum pada alleta.


Alleta membalas senyum nya. kemudian mereka berdua duduk di meja makan minimalis nya sambil menikmati sarapan yang kesiangan. hari ini, pagi menuju siang ini, sangat indah.

__ADS_1


__ADS_2