ALLETA DAN TUAN MUDA POSESIF

ALLETA DAN TUAN MUDA POSESIF
#53


__ADS_3

DORRRR !!!! alleta mengagetkan inggit dan metta,


"Ah letta, bikin kaget aja lo". ucap metta kesal


"Hehehhehe, kangen deh" .. ucapnya sambil memeluk kedua sahabatnya


"Hmmm boong lo, pacaran mulu sih" ucap metta, "Tau nih alleta" inggit menimpali


"Hahhaha suruh siapa jomlo?" ucapnya asla


"Hahahhaha sialan lo "ucap metta dan inggit bersamaan


"Eh, hari ini kita jadi pergi kan?" tanya alleta


"Aduh gue lupa ngabarin, hari ini nyokap ngajak pergi ta" ucap metta


"Nah loh, elo gimana git?" tanya alleta


"Heheheh iya nih sorry, gue juga da janji sama galih hari ini, reschedulle aja gimana?" tanya inggit canggung


"Yahhhhh, padahal gue dah ambil libur loh" cap alleta kecewa


"Gimana dong, nih nyokap udah telfon gue" ucap metta sambil menunjukan panggilan masuk dari ibunya


"Ya udah deh, gue jalan sendiri aja" ucap alleta,


"Dih ngambek, jelek lo " ucap keduanya sambil mencubit pipi alleta


"Ada apa nih? seru amat?" tanya farrel yang kebetulan lewat.


"Eh kamu kak, ini nih bocah dua ngeselin" alleta mengadukan kedua temannya seperti anak kecil.


Farrel hanya tertawa, karena nada bicara alleta yang cukup menggemaskan menurutnya.


"Adit kemana?" tanya farrel.


"Mas adit ke kantor kak" . jawabnya malas


"Ya udah kamu ikut aku aja, aku mau cari buku abis itu makan, gimana?" ajaknya

__ADS_1


"NAHHH ide bagus tuh", ucap metta, sana lo ama ka farrel aja. ucap metta dan inggit sambil mendorong alleta ke arah farrel


Farrel tertawa melihat kelakuan teman-teman alleta, sebenarnya dia merasa senang, ini kesempatannya pergi bersama.


Alleta mendongkakkan wajah nya kearah farrel sambil tersenyum usil, farrel hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya perlahan karena merasa gemas. "Let's go" ajaknya sambil mengacak lembut rambut alleta.


Iiya ayo" jawab alleta mengiyakan


Sampailah di mall.


Alleta menemani farrel mencari buku, "Ahh, ga kerasa kamu udah nyusun skripsi aja, sepi deh" .. ucap alleta


"Hmmm? sepi ? yakin kamu ngerasa sepi?" tanya farrel lembut.


Alleta melihat kearah farrel sambil menganggukan kepala nya, pandangan mereka saling terkunci, tiba-tiba suasana menjadi canggung


"Hmmmm". alleta mulai berdehem mengalihkan pandangan nya kearah lain.Farrel pun tersadar, dan mulai salting.


"Kamu lapar?" tanya farrel


"Iya aku lapar, hahaha bagaimana kalau kita cari makan?" ucap alleta sambil tertawa canggung.


Mereka pun pergi ke sebuah restoran di dalam mall,


Alleta duduk bersama farrel, alleta dan farrel tidak menyadari keberadaan aditya.


Fokus aditya pun sudah mulai terganggu, "apa yang mereka lakukan?" gumamnya, membuat hazzel dan klien nya merasa bingung melihat aditya yang terlihat gelisah dan marah.


Hazzel akhirnya melihat kearah pandangan marah aditya, "mati, kenapa nona alleta bersama pria lain? batinnya, bagaimana kalau tuan muda marah, ini adalah pertemuan penting" batin hazzel.


Aditya pun tidak gegabah meninggalkan meetingnya, dia hanya mengeluarkan handphonenya dan mengirim sebuah pesan pada alleta.


"Kamu dimana? lagi ngapain?" send


Namun alleta sama sekali belum melihat handphonenya, dia masih sibuk dengan pesanannya.


Aditya tersenyum masam, amarahnya sudah tidak terbendung lagi,


"meeting kali ini kita sudahi saja, kami akan melihat proposal kalian dan segera mengabari kepihak perusahaan anda" hazzel menyudahi meeting tersebut.  mereka pun bersalaman, lalu klient tersebut pergi, ketika hendak akan menghampiri alleta dan farrel,

__ADS_1


Tringgg .. suara notifikasi handphone aditya berbunyi.


"Aku sedang makan, di mall, kamu sendiri, lagi ngapain?" isi pesan alleta


Aditya kembali tersenyum sinis dan segera mengahmpiri meja mereka ketika mereka sedang asik mengobrol.


SIALAN !! BRUKKKK !!! tinju aditya mendarat ke wajah farrel.


Farrel merasa kesal lalu membalas, alleta sangat kaget sampai berdiri dan menutup mulutnya dengan kedua tangannnya.


"ADIT !!! teriak alleta dan mencoba menahan aditya.


Hazzel mencoba memisahkan keduanya, namun kekuatan mereka sangat besar, alleta pun ikut mencoba memisahkan keduanya, namun apa daya, bukan nya terpisah, namun lagi-lagi alleta malah terkena tinju aditya, sampai hidungnya berdarah !


"AWWW!!! rintih alleta membuat keduanya berhenti berkelahi


"Letta" farrel sesegera mungkin menghampiri alleta dan mengusap darah yang ada di hidungnya, "kamu ga apa-apa?" tanya nya panik


"Jauhin tangan lo dari pacar gue bangsat !!!" ucap aditya kembali mendorong farrel, farrel pun terjatuh, lalu aditya menghampiri alleta, namun siapa sangka, alleta malah mendorong aditya, "PERGI !!!!JANGAN SENTUH GUE !! ucapnya dengan penuh amarah lalu menghampiri farrel yang sudah babak belur dipukuli aditya.


"Kamu ga apa-apa ka?" tanya nya sambil menangis tersedu-sedu menahan sakit dan khawatir dengan keadaan farrel.


"Al ! kamu gilak ! kamu berani dorong aku?!!!" tanya aditya sambil menarik lengan alleta dengan kasar,


"LEPASIN ADITYA !!! ucapnya sambil mengibaskan tangan aditya


"Pergi !!"! ucapnya sambil mendorong kembali tubuh aditya.


"JANGAN KASAR BANGSAT !!!" ucap farrel mendorong aditya


Tangan aditya hendak melayang kembali ke wajah farrel, namun alleta segera menghalangi ,alleta memandang aditya dengan marah, dengan mata yang sudah berlinang air mata.


"Pukul gue ! PUKUL ADIT !!!!" ucapnya sambil berteriak depan wajah aditya dengan wajah yang sudah penuh air mata. Aditya perlahan menurunkan tangannya, "Al..", ucapnya pelan.


"SIALAN !!" umpat alleta kemudian berbalik dan memapah farrel meninggalkan restoran.


"Alleta... "ucap aditya ragu, namun alleta sama sekali tidak menggubris aditya dan tetap pergi sambil memapah farrel. aditya diam mematung melihat kepergian alleta.


Aditya tiba-tiba tertawa tanpa alasan, dia melepaskan jas nya lalu melemparnya kelantai ! "SIALAN !!!!!"

__ADS_1


umpatnya, lalu menjatuhkan dirinya ke sofa.


Hazzel sudah faham dengan kondisi ini, dia menghubungi manager restoran dan membayar ganti rugi untuk semua kerusakan oleh ulah tuan mudanya.


__ADS_2