
Di ruang jahit bude okta.
Alleta, farrel dan wita sudah sampai diruang jahit bude okta, kami tidak menyapa bude okta dl karna rumah utama bude okta sudah gelap.
Alleta dan wita tampak sangat serius berdiskusi dengan witta, di situasi itu farrel hanya menjadi pelengkap obrolan alleta dan witta.
"Lomba nya tinggal 3 hari lagi, kamu jangan gugup yah" ucap farrel
"Pengen nya sih ngga gugup kak, tapi boong kalo aku bilang ga gugup heheh" ucap alleta
"Yang penting pede lett, design kamu udah lumayan bagus buat ukuran pemula, bahkan berbakat ... " puji wita
"Masa sih ?? benerann?? tanya alleta kegirangan.
Farrel menatap dalam wajah alleta yang tersenyum lebar dengan pujian wita. Wita diam diam memperhatikan farrel yang selalu menatap alleta dengan pandangan yang dalam, wita merasa kasian dengan farrel yang cinta nya bertepuk sebelah tangan.
Malam sudah sangat larut , mereka pun pulang, farrel menawarkan mengantar alleta pulang, wita yang sangat peka membaca situasi, langsung memotong obrolan mereka.
"Farrel lo anter letta aja, gue kebetulan masih ada janji ketemu anak anak". ucap wita
"Mau kemana lagi deh, ini udah jam 2 pagi wit, ntar nyokap lo ngomel lagi kalo tau". ucap farrel khawatir
"Dih lebay, udah ahh sana anter alleta, gue pake taxi aja.
"Lett, hati hati yah aku duluan yah" ucap wita
__ADS_1
Alleta nampak panik, "Mati kalau aditya tau" batinnya
"Bareng aja wit" ucap alleta
Witta menghentikan langkah nya memandang ke arah alleta dan farrel secara bergantian sambil melipat kedua tangan nya.
"Kalian emang cocok, sama sama bawel" ucap nya kemudian pergi
Farrel dan alleta hanya tersenyum melihat tingkah nya yang seperti anak anak.
"Ayo letta, aku anter" ucap farrel, dan alleta mengangguka kepalanya tanda setuju
Diperjalanan, alleta mengecek handphone nya, kemudian tersenyum melihat ada banyak panggila tidak terjawab dari aditya kemudian menelfon nya balik, tapi tidak ada jawaban,
"Mungkin adit tidur" batinnya kemudian alleta mengirimkan pesan untuk aditya tidak ada kata-kata, tapi hanya sebuah emoticon hati.
"Hahahahaa kita berhenti dulu ka, kita beli makanan dl". ucap alleta
Farrel mengiya kan dengan menelan rasa malu nya karna ketauan merasa kelaparan.
"kenapa perut gue mesti heboh sih di depan alleta? argh!!!" batinnya
"Kita drive thrue aja yah, kasian kamu kemaleman," ucap farrel
Alleta hanya mengangguk,
__ADS_1
"Cheese burger 1, kamu apa lett?" tanya farrel.
"Eh ko burger sih? mbakmbak cancle, paket panas special aja 1" alleta mengkoreksi pesanan farrel.
Saat menunggu pesanan nya selesai farrel merasa iseng ingin bertanya,
"Kenapa pesanan nya di ganti?" tanya farrel
"Biar kenyang, kamu kan belum makan dari tadi" jawabnya
Farrel pun tersenyum mendengar jawaban alleta yang tampak peduli dengan nya..
Pesananya sudah siap, dan mobil nya pun kembali melaju, farrel nampak repot mengambil kentang goreng, alleta langsung mengambil alih makanan farrel, lalu meyodorkan sedotan kearah mulut farrel, farrel tersenyum lalu meminum-minumannya,
"Aku bantu yah" ucap alleta sambil menyuapi farrel yang tengah menyetir, bagi alleta itu hanya bantuan darurat tapi bagi farrel ini menjadi makna.
Sampai di pelataran apartemen
"Thank yo -thank you- thank you" ucap nya sambil melepas safety belt nya. kemudian keluar dari mobil.
"Hati-hati ya" ucapnya sambil melambaikan tangan nya
Farrel tersenyum kemudian melajukan mobil nya.
Alleta pun pergi dan masuk ke apart nya. Sesampainya di dalam alleta langsung menjatuhkan tubuh nya ke atas sofa. "Nyaman nya" gumamnya saking lelah nya alleta langsung tertidur".
__ADS_1
Setiba nya dirumah farrel langsung senyam-senyum, dia mengambil hanphonenya kemudian mengirim kan pesan untuk alleta, "Aku udah nyampe, terimakasih perhatian nya, selamat tidur alleta"