
Aditya langsung memasuki ruang rapat, ayahnya sengaja mengatur rapat hari ini untuk meresmikan jabatan aditya, disana sudah datang para direksi dan beberapa kepala karyawan dari beberapa divisi, termasuk amanda.
"Perkenalkan, ini anak saya, Aditya Pratama, mulai hari ini anak ku yang akan menjadi wakilku kedepan nya di perusahaan" ucap papi sambil menepuk halus pundak aditya.
Aditya hanya mengangguk tanpa mengatakan apa-apa, bahkan hanya dengan diam saja aditya sangat terlihat tampan.
Semua bertepuk tangan menyambut aditya di perusahaan.
Perkenalan sudah selesai, papi dan pada direksi meninggalkan ruangan rapat, aditya, hazzel dan beberapa kepala divisi masih ada di ruangan rapat, untuk membahas masalah pekerjaan kedepannya dengan aditya.
Seperti biasanya aditya tidak banyak bicara, dia hanya mendengarkan, dia terlihat bosan, karena dia melihat banyak sekali orang yang menjilat nya dengan wajah palsu mereka, apalagi para karyawan wanita yang sejak tadi terlalu bersikap berlebihan terhadapnya, walaupun dia sudah sangat terbiasa dengan sikap para gadis yang selalu berlebihan, membuat nya merasa bosan dan kesal.
Kini giliran amanda yang berbicara, gadis ini terlihat cerdas, tapi sorot matanya terlihat aneh untuk aditya yang dari tadi hanya memasang wajah datar nya, di tengah pembahasan serius dari amanda, tiba-tiba ponselnya berdering.
Kring kring ....
Semua fokus pada aditya, tidak heran, sebagai anak pemilik perusahaan ia satu-satunya orang yang bisa membawa ponsel saat sedang rapat.
"Kesayangankuâ¤"
Senyuman kecil kini menghiasi wajahnya yang dari tadi terlihat datar dan asam, saat melihat notifikasi panggilan dari pacar kesayangannya dan segera beranjak dari tempat duduk nya sedikit menjauh dan mengangkat telefon dari sang pacar.
"Siapa yang menelfonnya ? kenapa ia tersenyum?apa dia sudah punya pacar? tidak ! dia miliku" batin amanda
"Hallo sayang, kenapa ?
"Ciee yang jadi wakil Presdir, selamat ya"
"Hehehe, padahal aku mau kasih kamu kejutan ini nanti siang, tapi kamu udah tau duluan"
"Huuu jahat sekali, kenapa kamu ga bilang, aku kan jadi bisa jauh-jauh hari siapin hadiah buat kamu, kamu mau hadiah apa?"ucap alleta
__ADS_1
"Hmmm aku mau kamu aja" ucap aditya setengah berbisik
"Hahaha dasar gila, ya udah, sampe ketemu nanti siang ya"
"Huuh, kabari aku yah nanti kita makan siang dimana?"
"Iya, aku tutup yah, sekali lagi selamat ya mas"
"Iya sayang" jawab aditya lalu tersenyum
Tut .. tut .. tut
Aditya pun kembali kembali keruang rapat.
Selesai dengan pertemuan para kepala divisi, aditya pun kembali ke ruangan nya, ruangan baru, bukan ruangan yang biasa dia tempati saat berkunjung ke perusahaan papinya.
"Kenapa kita disini?" tanya aditya polos
"Tuan muda, ini ruangan baru anda" ucap hazzel
"Bagaimana? apa aku terlihat tampan duduk di kursi ini ?" tanya nya bodoh
"Terserah kau saja tuan muda" batin hazel
"Iya tuan muda, anda terlihat sangat tampan duduk di kursi itu" jawab hazel malas.
"Hehe, oia hazzel, aku tidak mau ada sekertaris, kau merangkap saja jadi asisten dan sekertarisku, mengerti ?
"Oh god, sepertinya aku akan lebih sibuk dari biasanya" batin hazzel.
"Hei, kenapa kau tidak menjawab? aku tidak suka ada orang asing disekatku, apalagi orang-orang yang aku temui tadi di ruang rapat, mereka semua terlihat seperti penjilat" ucapnya
__ADS_1
Hazel tersenyum, ia bangga, tuan muda nya dengan mudah bisa membaca situasi perusahaan.
"Baik tuan muda" ucapnya
Hari ini, perusahaan hari ini sangat ribut, membicarakan aditya, walau pun sifat dan karakternya sangat dingin tapi dia masih sangat mampu membuat para wanita di perusahaan nya tersihir oleh ketampanan nya.
Aditya mulai pekerjaan nya di bantu hazzel, dari mulai mencek semua file yang menyangkut pekerjaannya.
Tok tok tok...
"Masuk" ucapnya dingin
Amanda masuk ke ruangan aditya untuk memberikan beberapa file yang di minta aditya.
"Ini file yang anda minta pak" ucapnya lembut
"Kenapa kau mengantarkan nya kesini? hazel tidak ada di luar?" tanya nya diingin
"Tidak pak, saya tidak melihat pak hazel di luar" jawabnya
"Hmmm simpan saja di situ lalu pergilah" ucapnya sambil menunjuk sudut meja tanpa melihat amanda sedikit pun,
"Baik pak, cari saja saya kalau ada yang ingin anda tanyakan" ucap amanda
"Hmmm"
"Saya permisi pak"
"Hmmm" Aditya hanya membalas dengan berdehem ...
"cerewet sekali" batinnya
__ADS_1
Amanda pun pergi meninggalkan ruangan aditya dengan rasa kesal.
"Gila, baru pertama kali ada cowo yang ga liat gue sama sekali !!!batinnya kesal