ALLETA DAN TUAN MUDA POSESIF

ALLETA DAN TUAN MUDA POSESIF
#52


__ADS_3

Alleta tersenyum dan mereka pun berpelukan, rasa lelah aditya hilang seketika, lagi-lagi hanya karena satu orang, alleta, gadis yang selalu bertengkar dimasa lalu.


Pagi hari


Aditya dan alleta bangun dalam keadaan saling berpelukan, Alleta bangun lebih dulu, wajah aditya tepat ada di depan wajahnya, Alleta tersenyum sambil mencium kening aditya, dan aditya pun terbangun, ia memandang wajah alleta yang saat itu masih sangat polos, "Aku sayang banget sama kamu al" ucapnya dengan suara yang masih terdengar parau


"Aku tau," ucap alleta


"Aku punya ide" ucap aditya tiba-tiba


Alleta mengerutkan dahinya, "Ide apa?"


"Bagaimana kalau kita berciuman?" ajaknya polos


Wajah alleta mendekati aditya, ia langsung menutup matanya saat wajah alleta mulai mendekat, bukan mencium alleta malah berbisik "Cepat bangun, kau bisa terlambat" ucap alleta sambil menyentil jidat aditya dan kabur.


Aditya sontak bangun lalu tersenyum melihat tingkah pacarnya dambil mengelus-ngelus dahinya sendiri.


Selesai drama aditya minta cium dipagi hari, Aditya menyempatkan mengantar alleta ke kampus, kali ini tanpa hazzel yang bersama mereka. Di perjalanan alleta menyuapi aditya yang sibuk menyetir, pagi ini terasa sangat indah perjalanan mereka,  sarapan dan tertawa bersama. membuat aditya sedikit melupakan masalahnya di perusahaan.


"Oia mas, balik kampus aku mau pergi sama metta sama inggit"


"Mau kemana ? tanya aditya sedikit mendelik


"Hmmmm Girl Time" ucapnya sok misterius.


"Cihhh Girl time gaya kamu, boleh, tapi jangan lirik-lirik cowok lain yah", dasar" ucapnya sambil mengacak lembut rambut alleta.


"Cih, dasar posesif" ucapnya.


"Al" ucap aditya pelan


"Hmmm" jawab jawab alleta.


"Aku boleh transfer kamu uang?" tanya nya ragu

__ADS_1


"Hah? buat apa?" tanya alleta sambil mengerutkan dahinya.


"Iya buat pegangan kamu aja, emang ga boleh?" tanya adit


"Ngga boleh mas, aku bukan tanggung jawab kamu, dan kayanya itu berlebihan, jangan yah". ucapnya


"Tapi aku ..."


"Sshuttt .. udah yah, jangan di bahas, dan kalau pun kamu maksa aku mati-matian aku ga akan mau. udah yah"


"Ya udah, aku ga bisa maksa lagi kalo kamu udah bilang gitu" ucap aditya


Alleta pun tersenyum lalu kembali sibuk dengan handphonenya.


Dan aditya pun diam-diam tersenyum.


"Dasar aneh, dia benar-benar tidak bisa memanfaatkanku" batin aditya


Sampai dikampus alleta langsung meleppaskan safety beltnya, namun ditarik oleh aditya, "Heh, mau kemana? tanya nya.


"Sini, cuppp" satu kecupan dikening alleta.


Alleta tersenyum sambil mengelus pipi aditya, "Selamat bekerja ya pacar" lalu pergi


Di kantor


Seperti biasa, kedatangan aditya selalu menjadi angin segar bagi para karyawan wanitanya."Pagi tuan muda" sapa hazel yang sudah menunggu di lobby.


"Hmmm" jawabnya


"Manda, tuh pak adit" ucap salah satu karyawan pada amanda.


Amanda pun langsung merapihkan pakaian nya dan merapikan rambutnya lalu bergegas menyapa adit.


"Selamat pagi pak aditya" sapanya dengan nada lembut

__ADS_1


Aditya hanya mendelik, lalu balas menyapa "Pagi" dengan dingin.


"Tuan muda, kita pakai lift direktur saja" ucap hazel


"Ih apaan sih ini si hazel, kenapa harus memintanya pakai lift lain" gumam amanda


"Tidak, pakai lift ini saja" ucap nya dingin. Aditya ada di lift yang sama dengan karyawan lainnya termasuk amanda, amanda dengan setia berdiri disampingnya.


Tringgg.... suara notifikasi handphone aditya


"Kesayangan "


"Selamat bekerja pacar ......."


Wajah masam aditya yang asam berubah menjadi manis saat menerima pesan dari alleta.


"Pesan dari siapa itu membuat pak adit sampai tersenyum manis seperti itu, tuhan kenapa dia sangat tampan " batin amanda sambil melihat kearah aditya.


 Aditya yang sadar sedang diperhatikan langsung memasukan handphone nya "Apa yang sedang kau lihat ? ucapnya ketus membuat amanda mati kutu, karyawan lainnya diam-diam menahan tawa


"Maaf pak, itu kerah anda kurang rapi " ucap amanda.


"Hazzel?" ucap aditya sambil melirik asistennya, hazzel pun sigap merapikannya kerah baju aditya.


"sial emang, kenapa dia ketus terhadap wanita secantik aku? siapa sebenernya yang mengiri ia pesan? awas ya kau aditya, akan ku buat kau berlutut di hadapanku" batin amanda kesal


Di ruangan aditya


"Hazzel, siapa karyawan tadi ? aku tidak menyukainya" ucap aditya kesal seperti anak kecil.


"Dia amanda tuan muda, dia salah satu karyawan terbaik disini. Dia terkenal cantik, pintar berbakat" ucap hazzel


"//Chih//.. cantik apa nya ? nih, ini yang disebut cantik". ucapnya sambil menunjukan foto alleta, dia menunjukan foto alleta bersamanya, dia menyebut di foto itu alleta cantik padahal gambar di foto itu alleta sedikit blur.


"Iya-iya tuan muda, nona alleta memang yang paling cantik" ucap hazzel malas tapi membuat adit tersenyum sambil melihat foto alleta.

__ADS_1


__ADS_2