ALLETA DAN TUAN MUDA POSESIF

ALLETA DAN TUAN MUDA POSESIF
#3


__ADS_3

Dikampus


Ospek hari terakhir 


Akhirnyaaa.. hari terakhir ucap alleta sambil menggeliat karena masih sangat ngantuk.


"Gitu dong ngga telat." ucap seseorang yang tersenyum melihat tingkah alleta/


*kaget*


"Eh, ka farrel". ucapnya kaget.


"Semangat yah alleta" ucap farrel lembut kemudian pergi.


"Semangat kak". ucapnya sambil tersenyum malu


"Malaikat sih itu bukan manusia" gumamnya sambil memandang punggung farrel yang semakin menghilang diantara kerumunan mahasiswa lain.


"SIAPA YANG MALAIKAT ??!! tanya metta mengagetkan.


"Akhh!!! kebiasaan banget sih kalo udah ngagetin ! kesal alleta.


"Marah-marah mulu" ucap inggit sambil merangkul alleta.


"Tau nih" ucap metta kesal. Mereka pun berjalan menuju barisan.


Tugas terakhir dari panitia ospek adalah, mendapatkan tandatangan senior mereka, point mereka akan bertambah bila mendapatkan 4 tanda tangan orang yang terpilih 1. farrel sang presiden kampus 2. aditya si pria famous pemilik kampus 3. galih si anak dekan 4. iqbal, anak rektor


"Ya ampun, bisa pingsan gue kalo bisa dapet ke empatnya". ucap metta senang.


Alleta tertawa, mereka senior atau setan bisa bikin lo sampe pingsan? hahha" ucap alleta asal.


"Ih dasar" metta kesal.


"Ka farrel sama yang lainnya gampang, tapi yang 1 itu yang sulit". ucap inggit sambil menunjuk aditya yang sedang mengobrol dengan 2 sahabatnya di kursi taman.

__ADS_1


Alleta menoleh ke arah telunjuk inggit " Duh.. cowo itu, dia gak mungkin kasih gue tandatangan, gue kan udah nendang kakinya".  gumam alleta.


Mereka bertiga pun berjalan, orang pertama yang mereka datangi adalah si malaikat tampan farrel.


Farrel ada dalam kerumanan para mahasiswa yang berebut meminta tanda tangannya, inggit dan metta terlihat sangat bersemangat tidak dengan alleta yang malas malasan.


"Ayo kita berjuang " ucap metta dan inggit bersemangat.


Alleta hanya diam melihat kedua temannya masuk kedalam kerumunan para mahasiswa yang haus tanda tangan.


dia masih diam, tersenyum geli "Hahha gue kaya ada di film zombi.. kabur ahhh".  Gumamnya sambil berjalan menjauhi kerumunan itu.


Sampai lah di taman samping lapangan, "Hmm boleh juga nih, tiduran bentar ahh .. "gumamnya sambil duduk di bawah pohon itu.


Tanpa sengaja, alleta pun tertidur di taman.


"Yess , akhirnya kita dapet. ucap inggit yang akhirnya bisa terbebas dari kerumunan.


"Iya" jawab metta nyengir.


"Eh iya, kemana yah dia? ucap metta bingung.


"Pasti kabur nih anak" .... Ucap metta.


"Feeling aku sih dia tidur met." ucap inggit.


"Iya sih, cari aja yuk?" Ajak metta, inggit pun hanya meng-iya kan. dan segera mencari alleta.


 Metta dan inggit mencari alleta ke taman, "Eh met, itukan geng ka aditya, sekalian aj yuk kita minta tanda tangan". ajak inggit


"Oia bener, ayok. metta langsung menyetujui ajakan inggit.


"Siang ka" ucap metta menyapa sedikit ragu.


"Siang metta.. jawab iqbal sambil nyengir.

__ADS_1


Metta mengerutkan dahi, ko tau? tanya nya bingung saat iqbal memanggil namanya.


"Itu" jawab iqbal sambil menunjuk papan nama metta.


"Oia bener" ucap metta polos.


Iqbal dan galih tertawa, tidak dengan aditya yang terlihat datar dan sangat fokus pada ponselnya.


"Temen kalian yang satu lagi mana ? ko cuma berdua?". Tanya iqbal menanyakan keberadaan alleta.


"Oh alleta, ngga tau tadi ngilang, kayanya kabur,"jawab metta polos


"Kalo ga kabur ya tidur pasti" timpal inggit membuat iqbal dan galih tertawa,


"Oh namanya alleta" batin aditya.


"Oia kak, boleh  minta tanda tangan nya, ucap metta sambil menyodorkkan bukunya dengan ragu ke hadapan aditya. begitu pula inggit.


Iqbal dan galih sudah memberikan tanda tangannya, tinggal satu tandatangan lagi, tanda tangan aditya.


"Kak". ucap inggit ragu".sambil menyodorkan buku catatannya.


Aditya melihat kearah kedua temannya malas, "kasih lah dit, jangan pelit tanda tangan doang" ucap galih,


Akhirnya aditya menandatanganinya buku milik metta da inggit dengan malas, Metta dan inggit terlihat sangat senang.


Setelah menandatangani buku catatan metta dan inggit aditya langsung pergi tanpa basa basi.


"Terimakasih ka aditya""ucap metta dan inggit mereka sangat senang walaupun aditya tidak merespon sama sekali.


"Terimakasih ka iqbal,ka galih" ucap meraka lalu pamit.


"Bener-bener cakep si metta gal" ucap iqbal


"Inggit juga cakep bal" ucap galih sambil memandang kepergian kedua gadis itu.

__ADS_1


__ADS_2