
Alleta dan sendy masih tertidur, mereka terbangunkan oleh suara OB yang hendak datang membersihkan kantor.
Betapa kaget nya dia karena melihat bos nya tertidur bersama karyawan nya, sendy membuka mata nya,
Sshutt ... telunjuknya dia simpan ujung mulut nya sebagai kode agar OB tersebut jangan berisik. OB pun mengangguk tanda mengerti.
Sendy pun bangun dan keluar dari pantry perlahan sambil memijat-mijat lehernya,
"Pak sendy,anda menginap di sini?" sapa bu gemi
"Iya, aku mengerjakan proposal bersama alleta semalaman". jawabnya membuat semua mata karyawan terbelak mendengarnya.
"Pak, ini titipan anda". ucap mario asisten sendy sambil memberikan satu tote bag yang berisi pakaian sendy.
"Bawa masuk kedalam saja" ucapnya
"Oia bu, berikan istirahat pada alleta sampai jam makan siang, jangan beri dia pekerjaan dulu, dia nampak lelah" ucapnya sambil tersenyum kemudian masuk
"Wahh ada apa antara pak sendy dan anak baru itu ???" riuh gosip sudah mulai terdengar.
"Wah, alleta juara sih" ucap indie takjub.
"Lihat kan, aku bilang juga apa? gadis mutasi itu bukan wanita baik-baik" ucap gema
__ADS_1
"Benar gem"
"diam-diam kalian semua, berhenti lah bergosip" ucap bu gemi tegas
Seketika ruangan pun menjadi sunyi. Alleta masuk ke ruangannya, namun semua mata tertuju padanya "Ada apa? kenapa kalian semua memandangku?" tanya nya bingung
"Hmmm baru juga masuk udah caper lo!" ucap salah satu karyawan disana.
Alleta mengerutkan dahinya dan memilih tidak menanggapinya lalu duduk di kursi kerjanya.
"Alleta, kau boleh pulang dulu, siang saja kau datang lagi" ucap bu gemi
"Kenapa bu? tanya nya bingung
Alleta pun tersenyum lalu bangkit dari duduk nya dengan semangat, diam-diam sendy memperhatikannya dari balik tirai ruangannya dan ikut tersenyum.
"Pak, sebaiknya kau jangan mengganggu gadis itu?" ucap mario
Kata-kata mario membuyarkan lamunannya " hmmm apa maksud mu?" tanya nya salah tingkah. "Siapa yang mendekati siapa?! jangan bicara asal, mana mungkin aku tertarik dengan gadis itu" ucapnya lalu duduk di sofa nya dengan kaku.
"Terus lah berkilah, aku sudah cukup mengenalmu" ucap mario sambil menggantungkan pakaian sendy
"Memangnya aku begitu jelas yah?"? tanya nya canggung
__ADS_1
Mario tertawa,"Hahaha bukan jelaslagi, tapi sangat jelas, hahahaha kapan bos ku rela begadang semalaman untuk melakukan sebuah pekerjaan? dan begitu rajin masuk kantor? bumi ini seakan mau runtuh bila aku mengingat perubahan sikap mu" ucap mario sambil membrigidkan tubuhnya.
"Sialan lo! ucap sendy sambil melemparkan bantal sofa milik nya.
"Jangan ganggu dia, dia salah satu karyawan terbaik perusahaan kita, jangan membuat nya patah hati dan menghancurkan karir nya, dia aset perusahaan" ucap mario, mario dan sendy adalah teman baik, keluarga mario terkena krisis, dan jatuh bangkrut, maka dari itu ia bekerja bersama sendy sahabatnya, makanya mereka sangat akrab.
"Tutup mulutmu, mana mungkin aku menghancurkan hati nya, yang ada dia yang menghancurkan hatiku" ucapnya
"Hahaha dia cukup terkenal sulit didekati, aku bicara langsung dengan pak dewo sebelum dia di mutasi kemari, dia tidak pernah berpacaran selama dia bekerja cabang kita di yogjakarta, lagi pula hubungan mu dengan siapa itu, mutia-mutia itu kan juga belum selesai" ucap mario
"Aku tidak memiliki hubungan apapun dengan nya, berikan saja dia mobil atau perhiasan dan bilang berhenti mengejarku" ucap nya sambil kembali mengintip alleta dari balik tirai nya.
Mario hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkahsahabat sekaligus bos nya.
"Melihat sikap mu yang seperti ini malah membuat ku khawatir" ucap mario
"Apa maksud mu?"
"Aku takut kau benar-benar jatuh cinta, an dia tidak memperdulikanmu" ucap mario tiba-tiba
Sendy tersenyum lemas, namun ia berusaha untuk tenang "Sudah, jangan banyak bicara, sekarang ayo antar aku pulang saja, sudah tidak ada alasan untuk ku disini, aku akan kembali setelah makan siang" ucapnya sambil tersenyum jahil
Mario kembali membuang nafas kasar, namun apalah daya dia hanya bisa mengiya kan perintah dari bos nya.
__ADS_1