ALLETA DAN TUAN MUDA POSESIF

ALLETA DAN TUAN MUDA POSESIF
#24


__ADS_3

Alleta  masuk kelas dengan wajah frustasi "Aduh kenapa tadi gue ga bilang aja gue ga suka aditya, kenapa gue ga jawab apa apa, apa bener yang di bilang tari kalau adit juga masih sayang ama dia? tapi kenapa sikap aditya kaya gini sama gue? apa aditya tipe cowok playboy? ahh kenapa fikiran gue" batin alleta frustasi


"Eh-eh kenapa?"  tanya metta


"iya let, kenapa?" tanya inggit


Alleta tidak menjawab dan hanya diam dengan wajah frustasi.


Selesai mata kuliah alleta langsung buru buru meninggalkan kelas dengan alasan akan segera pergi kerja.


Farrel melihat alleta berjalan terburu-buru , dia langsung naik ke mobilnya dan mengejar alleta,


Tidittttttt .. suara klakson farrel membuat alleta kaget, farrel membuka jendala mobilnya


"Mau kerja?" tanya farrel


Alleta mengangguk ,


"Masuk, aku anter ya?" ucap farrel


"Lumayan" batin alleta kemudian masuk kedalam mobil farrel


"Terimakasih sudah memberikan ku tumpangan lagi, ka farrel emang paling juara" ucap alleta dengan nada manis sambil memakai safety belt nya.


Farrel hanya tersenyum lalu melajukan mobilnya


"Aku jadi repotin kamu lagi kak" ucap alleta merasa tidak enak


"Gak apa-apa, aku suka kamu repotin" jawab farrel


"Hehhe" alleta hanya tersenyum


Kring kringgg .....


"ADITYA"


"Apaan sih telfon-telfon" gumamnya kesal lalu memasukan lagi handphone nya dalam tas


"Siapa?" tanya farrel


"Orang gila " jawab alleta asal


"Owhh" jawab farrel singkat


Di tempat aditya .....


"Ko ga diangkat kemana dia ? gumam aditya kesal, namun ia masih tetap berusaha menelfon alleta.


Kringg kringgg ...


Alleta mulai kesal karena aditya terus menelfonnya lagi , dan akhirnya dia menganggkat telfon aditya


"APA SIH TELFON-TELFON !!" ucap alleta setengah berteriak


"KENAPA LAMA BANGET ANGKAT TELFONNYA? KAMU DIMANA?" tanya aditya kesal


"DI BULAN" jawab alleta kesal kesal kemudian mematikan panggilan aditya


"Dasar menyebalkan! " gumam nya


"Lah, ko dimatiin?" ucap aditya bingung begitu tersadar telfonnya telah diputus alleta


"Siapa letta?" tanya farrel


"Aditya " jawabnya singkat

__ADS_1


"Ko marah-marah ? aditya bikin kamu kesel lagi?" tanya farrel


"Kapan aku ga marah kalau nyangkut sama adit?dia mah emang tiap hari bikin kesel" jawab alleta


"Kenapa kamu kesel sama adit? tanya farrel


//Deg// "iya yah kenapa gue kesel sama dia ? dia kan ga salah apa apa" batin alleta


"Hmmm kenapa yah?, aku juga gatau, pokonya semua yang berurusan sama dia aku kesel aja, hehhe" jawabnya canggung


Farrel tiba-tiba menginjak rem nya . Membuat alleta kaget. "Kok berhenti ka? kita kan belum nyampe?" tanya alleta bingung


"Alleta, mungkin ga kalau kamu suka sama aditya?" tanya farrel sambil menatap alleta


Alleta kaget mendengar pertanyaan farrel, dengan tawa canggung alleta menjawab, "Hahah ga mungkin lah ka aku suka ama dia, hahha aneh aneh aja" jawab alleta canggung


Farrel masih tetap memandang alleta, alleta terkaget begitu farrel memegang tanganya "Jangan sukain aditya, kamu sukain aku aja" ucap farrel sambil menatap lembut alleta,


/Degg// apa lagi ini tuhan" batin alleta yang kaget dengan pernyataan farrel


Dengan cepat alleta melepas tangan farrel, "Hehhe ka farrel, ee .. eee .. "alleta nampak bingung mengalihkan pembicaraan,


Farrel tersenyum menyadari alleta langsung melepas genggamannya, farrel menatap ke arah depan "Kamu ga usah jawab sekarang, aku ga minta jawaban kamu sekarang, aku bakal nunggu" ucap farrel lembut


"Tapi ka" ucap alleta


Farrel tersenyum, "jangan jadi terbebani, aku ngomong gini, aku cuma khawatir, kayanya aditya udah nyita fikiran kamu, aku takut kalo aku lama-lama nyimpen ini, kamu malah jatuh cinta sama aditya, dan aku kehilangan kesempatan" ucapnya membuat alleta membeku tidak bisa bicara apa-apa. sampai akhirnya farrel menginjak gas kembali menuju coffee shop tempat alleta kerja.


Suasana jadi canggung, baik alleta atau farrel tidak ada yang bicara.


Sampai lah di tempat kerja alleta, alleta pun keluar dari mobil farrel, "makasih ya ka , kamu hati hati di jalan" ucap alleta


Farrel tersenyum. "kamu juga hati hati, nanti aku jemput" ucap farrel


"Gak usah kak, ga usah, aku biasa pulang sama temen" ucap alleta berbohong


Huftt alleta membuang nafas kasar


"Ada apa dengan hari ini " gumammnya sambil berjalan masuk ke tempat kerja .


Waktu menunjukan pukul 21.00 alleta sudah selesai dengan shift nya , alleta hendak mengganti baju dan mengecek ponselnya nya, ada 115 paggilan tak terjawab dari aditya dan 300 chat dari aditya yang isinya hal yang sama yaitu "dimana?"


"Hih dasar adit!"  ucap nya kesal namun dia tidak sadar terselip senyuman saat memeriksa ponsel nya.


Iya, senang, dia nampak senang dengan sifat posesif nya aditya. alleta ganti baju dan bersiap pulang.


Alleta pulang ke apartement yang di belikan aditya nya,alleta sampai lalu membuka kode kunci di pintunya, alleta masuk menggeliat "Ahhhhh lelahnya sambil menjatuhkan diri ke sofa".


"Astaga!!" ucapnya kaget lalu kemudian berdiri menyalakann lampu, "Siapa lo?!!!!!" ucapnya dengan nada tinggi


lampu dinyalakan ternyata itu aditya yang sudah duduk dengan memasang muka kesal.


"KO LO KAYA MALING SIH MAIN MASUK KAMAR ORANG ! ucap alleta kesal


Aditya bangkit dari duduk nya menghampiri alleta "Ayok pergi " ucap aditya tanpa menghiraukan pertanyaan alleta


"Ehh mau kemana ????" tanya alleta yang bingung namun aditya tidak menghiraukan pertanyaan alleta.


Mereka masuk dalam lift, alleta mengelus tangannya yang merah, "Aw sakit tau!" ucapnya kesal , aditya langsung menoleh,lalu melihat tangan alleta "Merah yah? maaf aku tadi nariknya kekencengan yah?" tanya aditya sambil memegang tangan alleta sambil meniup niup lembut tangan alleta


Alleta hanya tersenyum , "Merah gini, ga akan sembuh di tiup adit" ucapnya sambil tertawa,


Aditya pun melepaskan tangan alleta dengan wajah polosnya, "Kita mau kemana?" tanya alleta sambil masuk kedalam mobil aditya. "Ikut aja, nanti juga kamu tau". jawab nya singkat


"Cihh" alleta hanya berdecih sambil terseyum diam-diam menatap aditya, ya aditya si pria aneh.

__ADS_1


Sampailah ketempat tujuan aditya,


"Lo narik tangan gue cuma buat kesini ? lo laper?" tanya alleta heran


"Hmmm" ucap aditya kemudian turun dari mobil dan masuk kedalam resto.


"Selamat datang, untuk berapa orang ka?" tanya pelayannya


"Dua" jawab aditya singkat.


"Silahkan" ucap pelayan resto sambil menunjukan tempat duduk untuk mereka


Alleta dan aditya pun duduk. "Kamu mau makan apa? kamu pasti belum makan " ucap aditya lembut


Alleta tersenyum, menatap aditya, "siapa pria ini ? dia seperti bukan aditya, kenapa hari ini dia sangat manis" batinnya


"Hei cebol , mau pesen apa?" tanya aditya kesal memecah lamunan alleta


"Cihh, baru juga gue puji, udah ulai lagi" batinnya


"Hmmmm, aku mau sop buntut, tapi aku mau iga bakar juga, aduh yang mana yah?" ucap alleta nampak bingung,


"Mbak, pesen iga bakar sama sop buntut nya yah, minumnya ice lemon tea aja 2". ucap aditya


"Ih.. ko langsung pesen sih, aku kan masih bingung mau yang mana" ucap alleta setengah berbisik


"Udah kamu makan aja 22 nya kamu belum makan kan dari siang" . jawab aditya


Alleta hanya manyun tanpa bisa menjawab.


"Kamu seharian ini  kemana? ko ga kliatan di kampus?" tanya alleta


"Tidur" jawab aditya


"Ohh" alleta hanya bisa ber oh saja


"Kenapa telfon aku ga kamu angkat? kamu lagi selingkuh yah?" tanya adtya


"Selingkuh apaan sih ? gue kerja!" jawab alleta


"Kok gue elo lagi sih? tadi udah aku kamu " tanya aditya polos


"Cerewet" ucap alleta sambil mendelik, tidak lama makanan tiba


"Kamu mau yang mana?" tanya aditya


"Aku mau ... sop buntut aja" ... "jawab alleta


Aditya menggeserkan sop buntut nya ke arah alleta, lalu dia memotong iga bakar yang berukuran besar untuk alleta,


"Kok di potong?, kamu makannya jadi sedikit,dong?" tanya alleta


"Gak apa-apa , kamu harus makan banyak" jawab aditya.. alleta tersenyum senang, mereka pun makan,


"Sop nya enak banget dit, coba deh " ucap alleta tanpa sadar menyuapi aditya, "Iya enak, kamu makan yang banyak yah" ucap aditya, alleta tersenyum


Selesai makan, aditya mengantar alleta ke apartement alleta, alleta sudah membuka pintu ... "Terimakasih ya" ucap alleta kepada aditya,


Aditya mengangguk,. "Masuk, istirahat sana" jawab aditya


Alleta mengangguk, ketika hendak menutup pintu aditya menahan pintu, "Kenapa?" tanya alleta bingung.


Tanpa bicara apa apa, aditya langsung memeluk alleta dengan hangat tanpa berkata apa apa .


"//degg// nyaman" batin alleta

__ADS_1


Aditya melepaskan pelukannya , lalu mencium kening alleta, "selamat beristirahat". ucapnya kemudian pergi membuat alleta mematung.


__ADS_2