
Pagi hari nya di kampus,
Inggit dan metta sudah duduk di kelas pagi nya, mereka sengaja menyimpan 1 kursi untuk alleta.
"Letta ". seru mereka berdua sambil menunjuk ke arah kursi kosong yang berada di tengah mereka. alleta menoleh dan tersenyum sambil berlari kecil kearah metta dan inggit " Uuu sayang sayangnya aku " ucapnya sambil kemudian duduk .
Metta dan inggit bersiap dengan posisi nya mereka berdua memandang alleta dengan penuh penasaran.
"Eh-eh ada apa nih? tanya alleta penuh curiga.
Metta tersenyum "Semalem lo kemana sama ka aditya?" tanya nya penuh curiga
"Hah? ngga kemana mana ko " jawab alleta gugup
"Kalo ga kemana-mana kenapa gugup" tanya inggit
"Ih apaan sih kalian, fokus-fokus" ucapnya sambil mencubit kedua pipi sahabatnya dan membuka bukunya.
"Awww sakit alleta " ucap metta sambil mengelus pipinya, tidak lama alleta diselamatkan oleh dosen yang datang mengajar
"Pagi semua nya" sapa dosen tersebut
"Ahh untung bu mega datang" batin alleta lega. Metta dan inggit pun kembali fokus.
kuliah pun selesai
Alleta , inggit dan metta pergi ke kantin untuk menunggu mata kuliah berikutnya. Mereka memilih salah satu meja di pojokan, mereka duduk sambil bercanda dengan obrolan yang tidak jelas
"Hai " sapa farrel
"Hai ka " jawab metta inggit
"Hai " jawab alleta
Farrel tersenyum , kemudian duduk sebelah alleta, "kamu udah sarapan?" tanya farrel
Alleta menggelengkan kepala nya,Farrel mengerutkan dahinya "kenapa ? tanya farrel
"Ini baru mau pesen, hehe". jawab alleta sambil nyengir, jawabannya membuat farrel tersenyum
"Kita cabut yuk, ngeri ah kalo ka aditya lewat" bisik metta pada inggit
__ADS_1
"Iya bener juga" jawabnya sambil berbisik.
"Lett, ka farrel kita duluan yah . ada janji." ucap metta bangun dari duduk nya bersama inggit kemudian pergi
"Lah mau kemana ? aneh" ucap alleta
"Mereka pengertian lett,"ucap farrel lembut
Alleta mengerutkan dahinya " kenapa ? " tanya nya
Farrel hanya tersenyum , diam diam farrel sudah memesankan nasi goreng untuk alleta.
"Ini mas farrel nasi goreng nya" ucap ibu kantin .
"Makasih bu" jawab farrel ramah
"Ih mau" ucap alleta refleks
Farrel tersenyum lalu menggeserkan piring nya ke arah alleta "Ini emang buat kamu ." ucapnya
Alleta tersenyum lebar "beneran? wah terimakasih" ucapnya kemudian langsung melahap nasi gorengnya, farrel tersenyum kemudian mengacak lembut rambut alleta, alleta hanya membalas dengan senyuman.
"Alleta sabtu ini kamu ada acara ga?" tanya farrel
"Abis kerja kamu kemana?" tanya nya lagi
"Pulang , kenapa?" tanya alleta
Farrel tersenyum mendengar jawaban alleta "Ya udah, abis pulang kerja aku jemput kamu yah?" ucapnya sambil mengelus lembut rambut alleta kemudian ia pamit pergi
"Hah?, jadi kenapa abis pulang kerja? kenapa semua orang aneh?bodo amat ah, gue laper" gumamnya.
Alleta masih makan kemudian tersadar ada seseorang yang duduk berdiri di hadapannya "Alleta ya?" tanya nya dengan nada lembut.
"Tari" batin alleta
"Alleta aku tari". ucap tari sambil mengururkan tangannya, alleta sempat tertegun tapi ia segera menyambut tangan tari.
"Alleta " ucapnya sambil mengangguk
"Alleta, boleh ngobrol sebentar ga?" tanya nya .
__ADS_1
"Hmmm boleh, mau ngobrol apa ka?" tanya alleta bingung
"Mau ngobrol apa dia sama gue" batinnya
"Kamu beresin dulu aja makannya, kita ga mungkin ngbrol disini." ucap tari
"Oh, oke, aku selesein dulu makan yah" jawab alleta cuek
Selesai makantari mengajak alleta mengobrol di taman.
Mereka duduk di bangku taman, awal nya mereka berdua nampak canggung, sampai akhirnya alleta membuka obrolan "Hhmmm, mau ngobrol apa sama aku ka?" tanya alleta canggung
Tari pun tersenyum "kamu pasti kaget yah?" tanya tari sambil tersenyum
"Hmm ngga juga sih, cuma agak bingung aja sih" jawabnya
"Aku langsung aja yah, kamu deket sama aditya? kalian pacaran?" tari melontarkan pertanyaan tiba-tiba yang membuat alleta sedikit kaget
"Hah?" tanyanya kaget
"Aku ama aditya putus setahun lalu, cuma karna salah faham aja, aku masih sayang banget sama aditya, dan aku juga tau, adit pasti masih sayang banget juga sama aku, kamu faham kan?" ucapnya sambil melihat kearah alleta
//degg// alleta kaget
"Kamu faham kan maksud aku?" tanya tari untuk kedua kalinya
Alleta tersenyum dan mencoba menjawab santai ucapan tari "Aku gada hubungan apa-apa sama ka aditya, dan tentang urusan kalian berdua, aku sama sekali ngga ada hubungannya sama itu, dan aku gak mau tau juga, hehe, tentang masalah ka aditya salah faham atau ngga itu urusan kalian, ngga ada hubungannya sama aku. kalau kamu cuma mau tanya itu, kayanya aku gak bisa terusin obrolan ini kak, aku pamit yah" ucap alleta sambil bangun dari duduk nya, tanpa mereka sadari aditya ada di balik pohon besar persis berada di belakang mereka.
"Tunggu dulu" ucap tari sambil memegang lengan alleta
"Kenapa lagi?" tanya alleta yangtiba-tiba kesal
"Tapi kamu sadar kan aditya suka sama kamu?" tanya tari
Alleta hanya tersenyum "itu urusan ka aditya, aku gabisa mengontrol perasaan dia ke aku, dan sepertinya jawaban aku udah mewakilkan semua pertanyaan kamu ka, aku harap kamu ngerti, dan ga akan ganggu aku dengan masalah kalian" alleta melihat jam tangannya, "sorry ka, aku masih ada kelas". ucap alleta kemudian pergi,
tari terlihat mulai kesal "LO SUKA KAN SAMA ADITYA ? ucapnya setengah berteriak
Alleta hanya berbalik kemudian tersenyum penuh arti membuat tari semakin kesal kemudian kembali melangkah pergi
"ALLETA !!! ADITYA CUMA MILIK GUE, LO JANGAN BERHARAP BISA GANTIIN POSISI GUE DI HATI ADIT !" teriak tari yang kemudian pergi dengan langkah kesal "Brengsek !! gumam tari
__ADS_1
"Cewek gila". batin alleta