
Waktu sudah menunjukan pukul 20.30 WIB, shift nya alleta sudah selesai, ia pun pergi ke lokernya untuk berganti pakaian,
"Kemana dia?" batin aditya, mata nya mencari ke setiap sudut cafe mencari sosok alleta.
Mami hanya tersenyum kecil "cari cewek tadi ya nak?". Tanya mami tiba-tiba.
"Hmmm, Ngga cari siapa -siapa" jawabnya gagap. kali ini aditya lebih fokus, dia menemukan sosok alleta yang sedang berjalan menuju pintu keluar, "Dit, bukankah itu teman mu?" ucap maminya sambil menunjuk ke arah alleta.
"Ayo nak pergi, mami lapar" ucap mami bangun dari tempat duduk sambil menarik tangan aditya. "Aduh mami, jangan gini dong" batinya
Kebetulan diluar sedang hujan, alleta memilih diam sebentar di depan coffe shop tempat dia bekerja, mami dan aditya keluar dari pintu, "Hallo kamu temannya aditya ya?" sapa mami ramah.
Alleta sempat kebingungan melihat ke arah aditya .. "Mami gue" jawab nya ketus.
Alleta langsung tersenyum nya, "hallo tante, saya alleta". ucapnya sambil mencium punggung tangan mami aditya,
"Wah sopan sekali anak ini "batin mami.
"Serius ini ibunya? berbeda sekali dengan karakter si manusia gila ini"batinnya sambil melirik aditya.
"Hei ,lo jangan ngumpat gue" ucapnya tiba tiba membuat alleta kaget,
"Hah? kenapa dia bisa tau, jangan jangan dia punya six sense". batinnya.
"Kamu baru selesai kerja ya?" tanya mami aditya ramah.
"Iya tante, saya baru selesai, ini mau pulang". jawabnya canggung,
__ADS_1
"Kalo gitu saya duluan tante, ka adit" .. ucapnya ambil membungkukan badan nya
Adit tersenyum geli "Tumben manggil gue sopan". batinnya.
"Ehh ehh, mau kemana?" ucap mami sambil menahan tangan alleta. alleta sempat kebingungan,
"Mau pulang tante" jawabnya polos.
"Hujan nak, kamu belum makan malam juga kan? mendingan kamu ikut kita dulu, kebetulan mami sama adit belum makan malem, mau yah?" ajak mami dengan wajah yang penuh harap namun sedikit memaksa.
"Ada apa sama mami, kenapa dia sangat baik terhadap alleta" batinnya merasa terheran-heran.
Alleta tersenyum canggung, "Heheh, ngerepotin tan, lagian aku bukan temen ka adit tan, aku cuma kenal aja, kayanya kurang enak kalau aku ikut makan". Tolak alleta.
"Ngga apa-apa, ayo", "adit bawa mobilnya kesini nak"."perintah mami.
Aditya membunyikan klakson, membuka jendelanya, "mam, masuk" ucapnya.
"Ayo nak, ajak mami, alleta hanya tersenyum tanpa menjawab, "kamu depan, tante suka pusing kalo duduk didepan, alleta hanya tersenyum lalu membuka pintu depan dan masuk. dirinya sangat merasa canggung,"Situasi macam apa ini?" batin alleta. aditya memasang wajah cool, tetapi dalam hatinya dia merasa sangat senang. "mami tumben peka" batinnya.
Diperjalanan maminya dan alleta mengobrol, maminya dan alleta sangat nyambung menurutnya, "jarang sekali mami bisa ramah dengan teman wanita aditya, tari pun tidak bisa sedekat ini dengan mami" batinnya sangat senang,
Sampailah di sebuah restoran, mereka bertiga berjalan bersama lalu duduk disalah satu kursi yang maminya tunjuk.
"Silahkan, nyonya, ini menunya". ucap salah satu pelayan restoran.
Mami mengambil buku menu, "saya mau pesan ini", tunjuk mami kesalah satu menu.
__ADS_1
"Tante, jangan pesan itu mendingan ini aja tan", ucapnya pada mami aditya sambil menunjukan menu paket hemat.
Aditya menahan tawa, "mana mau mami makan-makanan promo, dia fikir gue ga bisa bayar makanannya apa? kenapa harus memesan paket murahan."batinya.
"Oh gt yah? jadi kaya banyak yah?" tanya mami bersemangat, alleta menganggukan kepalanya lalu berbisik, "lebih murah juga tan".Bisiknya yakin. mami nya ditya tersenyum geli sambil menutup mulutnya dengan kedua tangannya. "baiklah, tante ikut saran letta". Bisik mami
Aditya melongo tidak percaya dengan situasi yang baru saja terjadi. Namun ia hanya bisa diam tanpa berkomentar dan sedikit menyunggingkan senyum tipis di bibirnya.
Akhirnya makanan mereka datang. saat akan menyantap makanannya, tiba tiba ponsel alleta berbunyi, panggilan dari wanita yang sangat dia sayangi "BUNDA dengan emoticon love di belakangnya"
"Alleta ada telfon dulu tante, tante makan duluan aja". sambil membungkukan badan lalu mengangkat telpon. "Assalamualaikum, sapanya
"Waalaikumslam sayang, kamu dimana?di rumah hujan deras, jawab bunda.
"Letta lagi makan bun sama temen sama mamanya juga, tadi ga sengaja ketemu, sebentar lagi letta pulang yah. bunda kalau sudah mengantuk bunda tidur aja, ga usah tunggu letta ya bun". ucapnya sopan
"Baiklah nak, hati hati ya, assalamualaikum".
"Waalaikumsalam" jawab alleta ia menutup panggilannya, lalu kembali ke meja , alleta tersenyum pada mami aditya dan duduk, dia meletakan ponselnya di atas meja, mami dan alleta makan sambil mengobrol tiba tiba muncul notifikasi dari handphone alleta, alleta tidak menyadarinya, tapi aditya yang kebetulan melihat isi notifikasi alleta" "FARREL" "alleta, di luar hujan, apa aku perlu menjemputmu?"
"//Cihh//, alleta mu sedang bersamaku !! batinyadengan senyum penuh kemenangan.
Mereka pun selesai makan, "alleta biar aditya mengantarmu pulang yah nak"ucap mami. aditya sudah sangat senang dalam hatinya.
"Ngga usah tante, biar letta pulang pake bus aja, lagian haltenya deket ko". jawab alleta sopan, raut muka aditya berubah menjadi kecewa, "Udah malem loh serem" ucap mami setengah berbisik menakuti alleta. alleta tersenyum, "Ga apa-apa tante, alleta udah biasa, terimakasih makan malam nya tante, alleta sangat senang".
"tante juga senang alleta, bisa makan sambil mengobrol, aditya anak tunggal, jadi tante sering kesepian, ngobrol sama kamu bikin tante senang, lain kali kalau kamu ada waktu, kita ketemu lagi ya nak" ucap mami sambil memegang tangan alleta gemas.
__ADS_1