ALLETA DAN TUAN MUDA POSESIF

ALLETA DAN TUAN MUDA POSESIF
#4


__ADS_3

Aditya berjalan meninggalkan kedua sahabatnya. Ia berjalan perlahan sambil melihat-lihat suasana kampus dengan tenang.


"Adit" .. seru seorang wanita cantik bak model berlar kecil menghampiri aditya dan langsung memeluk aditya. Aditya menoleh untuk melihat siapa orang tiba-tiba memeluknya. Betapa kagetnya aditya saat melihat sosok yang memeluknya adalah tari, mantan pacar yang membuat dirinya terluka.


"Lepas tari".  ucap adit ketus sambil melepaskan pelukan tari dengan kesal.


"Ngga mau" jawab tari yang terus memeluk erat tubuh aditya.


"Hufftttt" Aditya membuang nafas kasar.


"Mau lo tuh apa sih? tanya aditya kesal dan benar-benar melepaskan pelukan tari.


Tari terdiam kaget, "Adit, kenapa kamu kasar gini dit? aku cuma kangen, aku mau kita balikan adit ! aku cuma mau itu ! aku gamau apa-apa selain  kita balikan!" Ucap tari berapi-api sambil menangis.


Aditya tersenyum ketus.


"Gue udah gamau, dan tolong yah ga usah ganggu gue lagi !" ucap aditya hendak pergi meninggalkan tari.


Tari menarik tangan aditya, "adit udah hampir satu tahun kamu masih salah faham sama aku? aku sama ilyas ga ada hubungan apa-apa adit! kamu kenapa ga ngerti ngerti sih.aku sampai bela belain pulang lagi ke indo cuma biar bisa ketemu, bisa balikan sama kamu, aku minta maaf adit".  ucap tari ber api api dan kemudian melemah.


Aditya tersenyum ketus melihat ke arah tari, "salah faham? lo bilang gue salah faham? setelah gue mergokin lo berdua di hotel , lo masih bilang gue salah faham? lucu lo. ucap aditya ketus sambil meninggalkan tari.


Tari masih diam dan menangis, sedangkan aditya masih teguh dengan pendiriannya yang memutuskan untuk tetap berjalan tanpa menoleh kebelekang.


Adit tiba tiba menghentikan langkahnya, matanya tertuju ke arah  balik pohon, perlahan ia berjalan menuju balik pohon tersebut, ia terlihat sangat kaget melihat sosok alleta di balik pohon tersebut yang tengah asik  mengucek-ngucek matanya.


"Siapa sih yang siang-siang berantem, ganggu tidur gue aja". gumam alleta yang sibuk mengucek matanya, alleta terbangun oleh suara pertengkaran aditya dan tari.


"Elo" ucap aditya kaget.


Alleta menoleh kearah aditya dengan mata yang masih terlihat sangat mengantuk, ia mengedip-ngedipkan matanya yang masih terlihat mengantuk, melihat ke arah aditya dnegan polos tanpa bicara apa-apa.

__ADS_1


"Elo nguping yah?" bentak aditya menarik kasar tangan alleta sampai alleta berdiri.


Alleta nampak kaget dibuatnya, seketika kantuknya hilang, matanya langsung membulat kesal, ia melepaskan tangan aditya, "Apa-apaan sih? Sakit tau !!! enak aja lo nuduh gue nguping, denger yah gue bukan orang yang sekurang kerjaan itu! harusnya gue yang marah, elo udah ganggu tidur siang gue ! dan lo ga sepenting itu buat gue sampe gue pengen tau urusan lo !!!  Minggir lo !! //Brukkkrkkk// ucap alleta sambil menendang kaki aditya untuk yang kedua kalinya, kemudian pergi dengan perasaan kesal.


"Dasar gila" gerutunya kencang.


Aditya yang masih mengusap kakinya menjawab umpatan alleta "ELO YANG GILA ! teriaknya.


Alleta tidak menanggapi ucapan aditya, ia masih tetap berjalan dengan perasaan dongkol sambil mengusap lengan nya yang tadi di tarik kasar oleh aditya.


"SIALL!!! ucap aditya kesal sambil menendang pohon di sebelahnya.


"Sial, dia kira dia siapa? seenaknya bentak dan tarik tarik tangan gue seenaknya " gumamnya kesal


"Alleta" teriak inggit.


Alleta menoleh ke sumber suara.


inggit dan metta berlari kecil menghampiri alleta yang saat itu memasang wajah kesal.


"Galak banget sih, kenapa alletaaa. tanya metta sambil mencubit gemas pipi alleta.


"Aww sakit" rintih alleta.


"Kenapa?"tanya inggit.


"Gpp,gue mau pulang ah, bete"ucapnya kemudian pergi meninggalkan metta dan inggit.


"Lah, kan ospeknya belum beres al" ucap metta


"Bodo" jawab alleta sambil berjalan tidak peduli.

__ADS_1


Aditya masuk kedalam mobilnya, ia menyalakan mobil dan AC dengan full karena masih merasa sangat marah, dengan kejadian nya bersama tari, ia memukul stir dengan kasar. setelah beberapa saat ia diam ia menata jauh kedepan, dan tiba tiba tersenyum "menarik" gumamnya sambil mengingat wajah alleta dan pertengkarannya tadi. Hatinya sedikit merasa tenang, ia pun menarik rem tangan nya, menginjak gas dan pergi meninggalkan kampus.


Diperjalanan pulang aditya tidak sengaja melihat alleta yang sedang berjalan menyusuri jalanan, tiba tiba ide iseng aditya muncul. "Eh dia, "gue kerjain ah" batinnya.


Aditya mengerem mobilnya secara dadakan di depan alleta sampai membuat alleta kaget bukan main. alleta yang sedang kesal semakin bertambah kesal. dengan penuh emosi ,alleta menghampiri si pengendara, alleta mengetuk  jendela mobil dengan kasar. sambil berkacak pinggang alleta tampak sangat marah.


"Woi, turun lo ! ucapnya kesal. aditya masih belum membuka jendela mobilnya, dia malah asik menikmati wajah kesal alleta.


Alleta membuang nafas kasar karena kesal si pemilik mobil tidak mau membuka jendela sama sekali, jendela nya sangat gelap, sampai ia tidak bisa melihat siapa orang didalamnya.Saking kesalnya alleta mengeluarkan uang koin yang ada di sakunya lalu menggores sedikit body mobil milik aditya, "rasain!" umpatnya kemudian lari.


Aditya masih tertawa geli melihat tingkah alleta, sampai alleta menghilang dari pandangan nya seolah tidak peduli alleta telah merusak body mobil mewahnya.  Aditya keluar dari mobil mewahnya mengecek goresan yang di buat oleh alleta.


"Hahahah ia pasti sangat kesal" ucapnya masih dengan tawa nya, kemudian aditya masuk kembali kedalam mobilnya,  di sepanjang perjalan aditya tertawa mengingat kejadian tadi. lain hal ya dengan alleta, alleta nampak sangat kesal dengan kejadian hari ini.


Dirumah alleta


"Assalamualaikum bunda, alleta pulang" sapa alleta sambil mencium punggung tangan bundanya.


"Waalaikumslam sayang' hei kenapa mukamu di tekuk? tanya bunda khawatir.


"Gpp bunda, alleta ke kamar dulu yah" jawabnya singkat.


Dikamar alleta


//arghhh kesel// !! gumam alleta sambil menjatuhkan dirinya ke ranjang nya, "mending gue tidur dari pada struk! omelnya. tidak sampai 5 menit alleta sudah tertidur pulas.


Dirumah aditya


Seperti biasanya aditya pulang disambut oleh para pelayan, hari itu tampak berbeda, aditya turun dari mobil sambil tertawa kecil, siang itu para pelayan dirumah aditya  merasa heran dengan tingkah tuannya yang dianggap tidak biasa.


"Selamat siang tuan" sapa pak tan dengan penuh hormat,

__ADS_1


"Selamat sore pak tan, jawabnya tidak  biasa membuat pak tan semakin kaget.


"Ada hal baik apa yang terjadi pada tuan muda?"batinnya penasaran.


__ADS_2