
//Tok tok tok// suara ketukan dari pintu ruang kerja mami verra.
"Masuk" ucapnya
kemudain pak tan masuk
"Mana dokumennya tan?" tanya mami,
"Ini, silahkan nyonya" ucap pak tan sambil meletakan sebuah file yang bersi dokumen tentang alleta.
Mami nya aditya membuka file tersebut, melihat beberapa foto alleta.
"Apa mata anaku sudah tidak sehat, gadis secantik ini dia bilang jelek dan cebol ? hihi" Batiinya.
"Alleta raya chevionita" nama yang cantik, gumam verra.
"Baik lah tan, ceritakan tentang anak ini,
Pak tan mengangguk dan mulai bercerita.
"Namanya nona alleta raya chevionita, tinggi badannya 160 cm, dia anak dari nyonya nita,Ia sudah tidak punya ayah, ayahnya meninggal akibat kecelakaan lalu lintas 5 tahun lalu, ia tinggl bersama ibunya, nona alleta mahasisa baru dikampus milik nyonya, ia kuliah sambil bekerja, yang saya dengar, dihari pertama nona alleta masuk, ia mengambil minuman milik tuan muda, sejak hari itu, entah bagaimana mereka selalu berpapasan, namun mereka selalu bertengkar nyonya, sampai di hari nyonya pulang, goresan dimobil tuan muda, itu di buat oleh nona alleta setelah bertengkar dengan tuan muda. Saya dengar nona alleta selalu berkelahi dengan tuan muda nyonya. Yang saya dengar juga tuan muda sudah berkali-kali di tendang oleh nona alleta karena tuan muda selalu mengganggunya. Begitulah kira-kira hubungan keduanya". jelas pak tan.
"Anak yang menarik, pantas saja dia bisa menarik perhatian aditya" ucap nya sambil tersenyum.
"Baiklah tan, apa ini no handphone nya?" tanya verra.
"Iya nyonya, semua data nona alleta sudah tertera di berkas itu". jawab tan.
"Baiklah, kau boleh keluar. ucap verra.
"Baik nyonya, saya permisi". pamit pak tan.
"Hmmm pasti saat ini dia sedang bekerja, aku sangat ingin bertemu dengan gadis ini" gumamnya sambil keluar menuju kamar aditya.
"Aditya.. anak mami... sapa mami setelah tiba tiba masuk ke kamar aditya tanpa permisi.
"Mami, kenapa bikin kaget aja sih?" ucap aditya kesal karena mami selalu masuk tanpa ketuk pintu.
"Kamu ini, selalu kasar sama maminya, sambil memegang dadanya dengan nada sedih.
Aditya menghela nafas," iya maaf". ucapnya singkat.
Wajah maminya langsung berubah ketika aditya meminta maaf.
Maminya langsung berdiri menghampiri aditya. "Kalau kamu emang mau minta maaf sama mami, anter mami keluar hari ini yah, yah" . ajak mami bersemangat.
"Ahh mami, minta antar pak hasan saja mam, aku sedang tidak ngin keluar" ucap nya kesal sambil menjatuhkan dirinya ke ranjang.
"Ayolah nak, temani mami, mami sangat bosan dirumah sendirian". mami mulai merajuk.
"Tidak mau, aku cape mam" ucap aditya kembali menolak.
__ADS_1
"Awww awww awww" maminya merintih kesakitan sambil memegang dada kirinya.
Aditya panik "mami kenapa mam? sambil memegang maminya"
"Hati mami sakit" jawab nya polos
Aditya kembali membuang nafas kasar. "kenapa aku selalu tertipu oleh mami." ucapnya kesal
"Heheheh ayo nak kita pergi" ajak mami menggenggam tangan anak semata wayangnya, dan akhirnya mau tidak mau aditya menemani mami nya.
Di dalam mobil
Aditya sudah duduk di kursi kemudi, dan maminya duduk di kursi penumpang
"Safety belt nya mam. "ucap adit.
"Oia mami lupa" ucapnya sambil menarik safety belt nya.
"Mami mau belanja kemana" tanya aditya.
"Hmmmm mami hari ini ngga mau belanja nak, mami ingin kencan sama anak mami". jawab mami
Aditya Kembali membuang nafas.
"Mami ingin minum kopi di cafe xx "ucap mami.
"Baiklah" jawab aditya malas lalu menancabkan gas nya melaju dengan kecepatan sedang.
Aditya dan maminya sudah turun, aditya yang tampak bermalas-malasan sedangkan maminya tampak bersemangat. Mereka pun masuk, mami verra menyapu setiap sudut dengan matanya mencari sosok alleta.
Di sudut sebelah kiri terlihat sosok yang ia cari sedang membersihkan sisa minuman yang ditinggal kan oleh pelanggan, wajahnya terlihat lelah, namun alleta masih sangat terlihat bersemangat. Mami verra tersenyum, "anak yang baik" batinnya
"Mami mau duduk dimana?" tanya aditya malas.
"Disitu" menujuk kearah dekat alleta.
"Alleta" gumamnya kaget.
"Alleta kerja ternyata". Aditya menunduk berjalan ke arah kursi pelanggan. maminya hanya tersenyum menahan tawa melihat tingkah anaknya, maminya sudah duduk aditya sangata terlihat seperti orang bodoh sampai akhirnya //"Brukk!// . Alleta menabrak aditya, tanpa melihat aditya alleta langsung menunduk dan meminta maaf.
"Maaf ka, saya tidak sengaja". ucapnya dengan penuh sopan.
Aditya membuang nafas kasar. "Dasar bodoh!" ucapnya ketus.
Alleta langsung menoleh melihat wajah pelanggan itu, alleta sangat kaget "ELO?". ucapnya kesal. alleta tidak menyadari aditya datang bersama ibunya.
Aditya so cool, "kenapa? belum pernah liat orang ganteng ya?" tanya nya asal.
Alleta mengepalkan kedua tangannya, kesal .
"ehem" manager cafe berdehem melihat alleta yang kesal, alleta langsung menoleh ke arah manager sambil mengangguk dan tersenyum terpaksa. aditya malah terawa, alleta mendelik pada alleta dengan senyum terpaksanya.
__ADS_1
"Mohon pamit ka". ucapnya sambil senyum terpaksa, lalu berjan menginjak kaki aditya.
"Awww" rintih aditya sambil memegang kakinya yang di injak alleta, maminya menahan tawa melihat kejadian itu.
"Eh mau kemana? gue mau pesen". ucapnya kesal . Alleta kembali berbalik dengan senyum terpaksanya,
"Untuk pemesanan silahkan langsung pesan di kasir kak" mengangguk lalu menjulurkan lidah nya kesal. Kemudian pergi ke meja kasir.
Aditya langsung duduk dengan perasaan kesal."Dasar cebol". ucapnya kesal, aditya tidak sadar kalau dia sedang pergi bersama maminya, sampai akhirnya tawa maminya pecah, membelah kesadaran aditya.
"Mami" ucapnya canggung.
"Hahahhaha kamu lucu sekali nak, anak mami, aditya pratama yang selalu di elu-elu kan wanita, sekarang sedang di ejek wanita. hahahah" ucap mami sambil tertawa geli.
"Mami ! ucap aditya kesal
mami langsung melipat mulutnya dan diam menahan tawa.
"Kenapa sih mami harus ajak gue kesini?! batinnya kesal.
"Mami haus nak, tolong pesankan ice chocolate" . pinta mami.
"Baiklah" jawab aditya dan bangun dari duduk nya. Sedangkan Mami nya hanya fokus memperhatikan alleta,
"Anak yang menarik"batin mami yang langsung menyukai alleta.
Alleta yang sadar di perhatikan oleh maminya aditya tersenyum sopan pada mami aditya sambil mengangguk.
Baru saja tersenyum, sosok yang baginya sangat menyebalkan ada di hadapannya.
"Lo lagi, mau ngapain?" tanya nya ketus
"Menurut lo? gue kesini mau konser? mau pesen lah". jawab aditya tidak kalah ketus.
"Mau pesen apa?" tanya nya ketus
"gue pelanggan, yang sopan!" ucap aditya
Alleta Terpaksa tersenyum "mau pesan apa kak?" tanya nya pura-pura ramah karna dia sedang di perhatikan oleh managernya. Aditya merasa terhibur dengan situasi ini.
"Hmmm, apa yah, ice chocolate 2, dan capucino 1." jawab aditya
"Baik totalnya 165 rb".
Aditya mengeluarkan black card nya, alleta menerima dan memasukan nya ke mesin edisi, silahkan pin nya ka ucapnya.
Aditya pun memencet pinnya, alleta kembali memberikan kartu milik aditya. Ditunggu pesanannya ka, alleta langsung menyiapkan pesanan aditya,
"Ice chocalate 2 dan capucinoonya silahkan". ucap alleta "untuk apa dia memesan sangat banyak minuman? dasar boros". batinnya.
Aditya hanya mengambil 1 ice chocolate dan 1 ice capucinoo, satu lagi buat lo" .. ucapnya lalu pergi ke kursi pelanggan.
__ADS_1
"Ehhh" ucap alleta sambil melihat ke arah aditya berjalan. maminya yang sedang menatap alleta tersenyum sambil melambikan tangannya, alleta hanya mengangguk sopan. "siapa wanita yang bersama aditya" batinnya, "bodo amat ah",gumamnya, pandangan nya langsung teralih ke ice chocolate yang di berikan aditya, alleta tersenyum melihat ice chocolate nya lalu meminumnya, aditya pura pura minum, namun ia memperhatikan alleta, lalu tersenyum kecil melihat alleta meminum minuman yang ia berikan.