
Sendy menunjuk satu restoran lalu bertanya dengan polos "Alleta, kalau makan itu kamu takut gendut ga?" tanya nya polos.
Pertanyaan polos sendy membuat alleta tertawa, "Hahhahahahahha"
Sendy bertanya sambil tersenyum senang akhirnya alleta tertawa karnanya "kenapa kamu tertawa?
"Abis bapak lucu sih, harusnya yang bapak tanyain tuh "kamu mau makan itu ga? atau langsung saja bapak turun . kenapa harus bertanya saya takut gendut? hahhahah lucu banget"
"Hehehe. kamu udah ga marah?" ucapnya.
"Apa?"
"Ngga, alleta, aku lucu kan?" ucapnya polos
Alleta yang tadinya tertawa lepas akhirnya menjadi tertawa canggung setelah mendengar pernyataan sendy " hehe sebaiknya kita turun pak " ajak nya sambil membuka safetybelt nya.dan keluar"
"Kenapa bos ku semakin bodoh" batin mario setelah mendengar percakapan mereka di mobil.
Sendy tersenyum kegirangan lalu ikut keluar bersama alleta
"Disini sop buntut bakar nya sangat enak alleta"
"Kok bapak tau? bapak kan baru datang ke indonesia?"
"Aku kan hanya 5 tahun disana , sebelumnya aku tinggal disini" jawab nya dengan muka kesal
"Oia ya". jawabnya polos
"Kalau begitu aku mau pesan itu" ucap alleta
Sendy pun mengangguk sambil tersenyum, "baiklah"
Makanan mereka pun datang, alleta makan dengan lahap,
Sendy sesekali memandangi alleta sambil tersenyum
"baru pertama kali ada wanita yang lahap makan di depanku" batinnya.
Alleta melihat kearah sendy dan tersenyum sambil terus melahap makanannya.
Sendy pun tersenyum "makan yang banyak"
Alleta mengangguk, "Ternyata kau sangat menyukai sop buntut. aku mengerti ternyata aditya sudah mengetahuinya" batinnya cemburu.
Sendy memeberikan setengah iga nya pada alleta, sambil tersenyum, alleta terlihat senang dan tersenyum lalu kembali melahap makanannya. "Terimakasih".ucapnya sambil tersenyum.
__ADS_1
Selesai makan mereka menuju kantor aditya.
Hazzel sudah menunggu di lobby menyambut kedatangan sendy.
"Selamat datang, pak aditya sudah menunggu" sapa nya sopan.
"Ada apa ini, kau tidak usah repot menyambutku "ucap sendy dengan santai.
Alleta hanya mengangguk menyapa hazzel, hazzel pun membalas anggukannya, mereka semua bersikap profesional
"Eh man, itu bukannya wanita di foto yang ada di meja kerja pak aditya ya? kenapa dia datang bersama anak dari kusuma group?"
Amanda melihat dari jauh, "Oh ternyata itu wanita yang sangat pak aditya sukai? dia sangat biasa, kenapa dia kemari? dia bukan saingan gue, gue lebih harus mewaspadai nona amira" batinnya
Sendy dan alleta pun masuk keruangan meeting, aditya sudah menunggu di ruangan nya.
"Kita ga telat kan dit?" ucap sendy sambil mengulurkan tangan pada aditya.
Aditya melihat jam tangannya,"oke, kalian cukup tepat waktu"jawabnya dingin
Alleta pun tidak lupa menyapa aditya "selamat siang pak aditya" sapa nya.
"Hmmm" aditya hanya berdehem dingin tanpa melirik alleta sedikitpun, wajahnya sangat dingin dan tidak bersahabat.
"Ada apa dengan raut itu" batin alleta
Alleta pun memulai presentasinya, alleta menyarankan untuk iklan berkonsep keluarga untuk syuting di daerah pegunungan, alleta menjelaskan konsep iklannya melalu story board nya, ada sepasang suami istri+ 1 anak yang pergi berkemah di pegunungan, konsep yang ia ambil adalah kehangatan + cinta sesuai dengan brand yang akan diiklan kan.
"Anda membuat konsep dengan tema kehangatan dan cinta, apa anda mengerti dengan makna tersebut?" tanya aditya sinis
"Konsep yang saya ambil, adalah konsep yang di kutip oleh swihart "Cinta adalah usaha produktif yang membutuhkan komitmen, penghargaan, perhatian dan penyatuan" menurut saya sangat cocok dengan konsep iklan yang akan kita buat, penyatuan sepasang kekasih + anak nya, selain penyatuan mereka dengan alam, juga ada penyatuan alam dan produk kita"
"Jika kita mencintai seseorang, maka hubungan selanjutnya yang ingin kita habiskan bersama adalah hubungan keintiman dengan orang yang kita cintai. Kita akan selalu ingin pergi dengannya atau bahkan mengahabiskan waktu bersama dengannya." jawab alleta
Aditya sempat terdiam mendengar penjelasan alleta dan masih memandang alleta, namun bukan dengan pandangan sinis, namun tatapan yang sulit diartikan dan alleta pun masih memandang aditya dengan tatapan yang sulit juga diartikan.
Prok.. prokk sendy tiba - tiba bertepuk tangan mendengar penjelasan alleta "Alleta kau sangat hebat, benarkan hazzel
?"
Hazzel hanya tersenyum
"Aku tanya sekali lagi, apa kamu mengerti apa itu cinta? tanya aditya
Alleta tersenyum, "cinta bagi saya adalah kepercayaan, pengertian, kenyamanan dan keamanan dan tidak menyesakan. jawab alleta tegas.
__ADS_1
Dalam konsep ini saya mengambil tema keluarga bahagia, makna sebenarnya dari cinta.
Aditya membuang nafas kasar, "Segera lakukan shooting untuk minggu ini" ucapnya lalu pergi meninggalkan ruang rapat begitu saja.
Alleta memandang kepergian aditya tanpa berkata apa-apa
Hazzel menutup rapat mereka, meminta maaf dan berterimkasih "aku akan menghubungi mu lagi " ucap hazzel lalu pergi mengejar aditya.
Sendy diam, memandang alleta dan sikap aditya "ada apa? aku merasa ada hal yang aneh dengan mereka berdua, ada apa sebenarnya. batin sendy.
"Pak, ayo kita pulang" ajak alleta
Sendy tersenyum dan mengangguk lalu pergi.
Lagi-lagi aditya melonggarkan dasinya dengan kasar lalu mejatuhkan dirinya di sofa ruangan nya "Apa maksudnya ? aku telah memberikan semua kenyamanan untuk nya tapi dia tetap pergi ! dasar munafik !!!"
umpatnya kasar
Hazzel tidak bisa berkata apa-apa, dia hanya berdiri diam tanpa bicara,
Tok..tok..tok ...
"Baby...".. sapa namira yang tba-tiba masuk keruangan nya,
"Aduh kenapa dia kemari?" batin hazzel
"Kenapa kau selalu masuk keruangan ku seenak nya ? dimana etika mu?! " ucap aditya lalu keluar begitu saja setelah membanting pintu
"Hazzel, ada apa dengan nya, apa aku keterlaluan ? kenapa dia sangat marah?" tanya namira dengan wajah bingung.
Adit pergi mengambil mobilnya, dia melihat alleta dan sendy baru masuk kedalam mobil, aditya pun langsung masuk kedalam mobilnya, aditya memukul stir dengan kasar lalu tertawa kesal "CINTA CINTA KAU SEOLAH MENGERTI MAKNA CINTA !!!!!
Namun tiba-tiba dia menyandarkan kepalanya ke stir "aku merindukan mu" ucapnya
Di dalam mobil sendy
Suasana pulang tidak sama cerianya dengan suasana saat perjalan tadi siang, alleta nampak diam saja dan tidak bicara sepatah katapun. dia hanya diam pandangan nya lurus kedepan.
sendy diam-diam memeperhatikannya ,
"Jangan melihatku, lihat kedepan saja" ucapnya tanpa melihat kearah sendy.
"Kau baik-baik saja?" tanya nya pelan.
Alleta tersenyum lemas, "aku baik-baik saja, anda tidak perlu khawatir" jawab alleta lembut,
__ADS_1
"oke" jawab sendy