Baby Inseminasi

Baby Inseminasi
Alisia Marshal


__ADS_3

sementara di apartemen milik Alex seusai telepon dari oliver, Alex melanjutkan pergumulan panas antara dirinya dan Alisia yang terpotong akibat telpon dari adik nya itu.


"kau nakal sekali sayang bisa bisanya bilang pada Oliver mengajakku berkeliling dan sedang menghibur ku" ucap Alisia


"bukankah dari tadi aku mengajak mu berkeliling apartemen ini sambil menghibur mu memberi kan mu kepuasan, kita mulai dari sofa depan lalu pindah kamar mandi dan sekarang di kasurku apakah itu masih kurang dikatakan berkeliling. hmmmmm...." ucap Alex ia menyesapi ni**le Alisia kuat kuat hingga mencetak tanda merah disana tanda per*****an mereka yang membuat Alisia makin mendesah.


"ouuhggggg alexxxx.... aku menyukai nya" jawab Alisia.l


"mendesahlah dan panggil namaku jal**g seksi ku"


__________________________________________


Sudah tiga hari Oliver mencoba menghubungi Alisia namun tidak pernah diangkat Oliver hanya mendapat informasi dari Alex bahwa Alisia menginap dihotel yang sama dengan Alex, Alex memesan satu kamar disebelah nya untuk Alisia, dan Alex berpesan agar memberikan waktu kepada Alisia untuk meredakan amarahnya, Alex akan berusaha membujuk Alisia.


Oliver begitu bersyukur memiliki kakak seperti Alex yang selalu bisa menghibur Alisia dan selalu menyatukan mereka bila terjadi pertengkaran pertengkaran dalam rumah tangga nya. Oliver lebih mempercayakan istrinya cerita tentang masalah rumah tangga mereka daripada Alisia bercerita kepada orang lain. yang kemungkinan bila sampai ditelinga orang lain akan menjadi santapan media massa.


Maka dari itu Oliver hafal betul bila sedang ada masalah diantara mereka berdua maka Alisia akan pergi ke tempat Alex atau meminta Alex datang ke negara ini menemani Alisia. dan setelah beberapa hari bersama Alex dipastikan semua akan kembali baik baik saja tanpa perlu Oliver menjelaskan.


Seperti saat ini Oliver menemui Alex di bar hotel, Oliver menceritakan kejadian yang sebenarnya kepada Alex dan meminta bantuan kepada Alex agar menjelaskan kepada Alisia istrinya.


"tenang brother aku akan membantu mu menjelaskan kepada Alisia, percaya lah kepada ku, aku akan menghibur istri mu agar dia tidak sedih lagi ok.." Alex menepuk pundak oliver untuk memberikan ketenangan pada adiknya.


"terima kasih Alex kau memang kakak terbaik untuk ku, beruntung nya aku memiliki kakak seperti mu, yang selalu ada bersama ku dimana aku bisa bercerita dan berbagi dengan mu" ucap oliver


'yah... yah... berbagi istri, dasar adik bodoh, ****** saja kau pelihara dan manjakan, tenang saja aku akan manjakan istri jalangmu itu' batin Alex ia tersenyum melihat Oliver.


"apakah Alisia baik baik saja Lex" , tanya oliver pada Alex


"ya.. dia jauh lebih baik setelah kemarin seharian bermain bersama ku" ,Alex pun memberikan jawaban atas pertanyaan adik nya.

__ADS_1


"sekali lagi terima kasih Alex, terima kasih sudah membantu ku, aku menitipkan Alisia kepadamu"


"tenang saja Oliver aku akan menjaga adik ipar ku dengan baik kamu tidak perlu khawatir"


"kalau begitu aku permisi Alex, aku harus kembali ke kantor akan ada meeting penting sebentar lagi" Oliver pun bergegas kembali ke kantor nya


"Hanz kita kembali ke kantor" , Oliver memberikan perintah pada Hanz yang menunggu nya di mobil


"baik tuanku" , Hanz menatap wajah lelah pada tuannya


"apakah hari ini dia kuliah hanz" , tanya oliver tanpa sadar ia menanyakan kabar Maha, wanita yang akhir akhir ini ada di kepala nya.


"tidak tuan menurut bodyguard yang mengawasi hari ini nona maha belum keluar rumah sama sekali" jelas Hanz.


"apakah dia sakit?, Hanz kita ke cafe jus langganan maha", Oliver ingat akan kesukaan maha


"ya sudah lah nanti saja pulang aku akan ke rumah Maha, tolong kau suruh seseorang untuk mengantarkan jus wortel plus apel hijau ke rumah maha, dan juga cheese cake favorit nya" ucap oliver yang kini mengalah dengan waktu.


*********


"Alisia kamu masih dikamar ku??" tanya alex, ketika ia baru saja masuk kamar hotel nya dan mendapati Alisia masih tiduran di atas bed.


"tentu saja untuk apa aku dikamar ku sendirian" , Jawab nya kemudian.


"hai.. apa masih belum puas sayang, mau nambah berapa ronde hah?" , tanya alex ia melepaskan jas dan meletakkan di atas sofa, kemudian berjalan mendekati Alisia


"bagaimana jika membuat ku sampai tidak bisa berjalan" alisia merangkak mendekat ke arah dimana Alex tiduran ia kemudian melepaskan kancing kemeja Alex satu persatu, baru Alex sadari ternyata adik ipar nya hanya menggunakan pakaian dalam saja.


"woooww... you sexy ***** and hot, come here kubuat kamu tidak bisa berjalan besok sayang, hari ini akan kupastikan kamu puas dengan servis ku sebelum ku kembali kan ke pelukan suami bodohmu itu, Oliver adik ku tersayang" ucap Alex ia pun menerkam Alisia.

__ADS_1


"taukah kamu wanita yang hamil itu adalah kesalahan inseminasi kalian berdua seharusnya ****** Oliver masuk ke dalam rahimmu namu karena kesalahan asisten nya malah menyuntikkan ****** itu ke rahim wanita yang tidak tahu apa apa, jadi suami bodohmu itu tidak pernah selingkuh dengan wanita itu, lihat lah betapa setia nya adikku, sedangkan kau menjadi ****** untuk kakaknya yang dipercaya menjaga mu" Alex menjelaskan pertemuan nya dengan Oliver. ia berbicara di sela sela percintaan mereka di sela kecupan dan sentuhan bibir dan tangan nya.


oliver sengaja mengarang cerita tentang kesalahan inseminasi ia tidak bisa bercerita yang sebenarnya pada Alex ia tidak ingin mengambil resiko bila Alisia lah yang menginginkan wanita lain untuk mengandung anak Oliver.


"terserah padamu Alex aku masih menginginkan mu, puaskan aku semburkan semua ****** ***** mu ke rahim ku buatlah rahimku menjadi hangat, aku akan kembali pada Oliver setelah aku puas dengan mu, jadi sekarang jangan banyak bicara aku tidak mau mendengar nya, karena besok aku ada pemotretan setelah itu aku akan kembali ke apartemen kami.


"kau tidak lupa meminum obat pencegah kehamilan bukan" , tanya Alex


"tentu saja kau kira aku bodoh ingin hamil disaat karirku sedang luar biasa seperti sekarang ini" ,


"Alisia ingatlah karirmu melejit saat ini berkat dukungan Oliver tanpa dia kurasa kau hanya akan menjadi aktris video porno" ucap Alex yang membuat Alisia merasa diremehkan.


"cihhh... kau kira aku tidak mampu tanpa Oliver, aku berusaha dengan usaha ku sendiri" ,


"usaha apa jangan bilang bila kau juga tidur dengan banyak direktur yang menandatangani kontrak dengan mu" Alisia memberikan senyum nya kepada Alex


"astaga adikku benar benar bodoh dia benar-benar menikahi seorang *****"


Bukan rahasia umum bila Alisa selalu memenangkan beberapa kontrak model untuknya selain pengaruh Oliver dia juga selalu memberikan servis kepada direktur yang mengontrak nya, walaupun ia meminta menggunakan pengaman, ia masih takut juga dengan penyakit kelamin.


hanya dengan Oliver dan Alex dia tidak menggunakan pengaman, tapi dia tidak pernah khawatir akan hamil karena ia selalu rutin meminum obat pencegah kehamilan. apalagi memang usianya masih terbilang muda di dunia hiburan jadi dia benar benar menjaga tubuh dan wajah nya, yang menjadi aset nomor satu bagi seorang yang berprofesi seperti nya.


Oliver sendiri seperti menutup telinga dia begitu percaya akan kepolosan dan sikap manja Alisia yang selalu ia tunjukkan bila dihadapan Oliver. Alisia selalu memasang wajah polos nya bila berhadapan dengan Oliver menganggap dirinya bersih tanpa noda di dunia hiburan. dan dia adalah wanita terbaik dan paling setia dengan Oliver.


Alisia akan selalu menggoda Oliver dengan tubuh sexy dan servis panas nya yang selalu membuat Oliver puas dan akan membuat Oliver ketagihan dengan nya dan selalu meminta lebih untuk tubuh indah milik Alisia.


maka Alisia akan meminta berbagai macam jenis barang bermerek seperti tas, sepatu, gaun dan juga emas berlian. maka dengan senang hati Oliver menggesek kan kartu nya yang tidak ada limit untuk memenuhi rasa lapar istrinya ketika berbelanja.


____________________________________________

__ADS_1


__ADS_2