Baby Inseminasi

Baby Inseminasi
Maaf


__ADS_3

Oliver memaksakan milik nya masuk ke dalam milik Maha, tanpa adanya penetrasi hanya Oliver yang merasakan rasa puas dan nikmat milik nya, sedangkan maha merasa sakit teramat perut nya terasa kram keras dan sakit sekali, apalagi itu adalah yang pertama untuk nya. rasa sakit dan ngilu di bawah miliknya.


"Oliver sakit tolong hentikan sekarang juga Oliver aku mohon... sakit Oliver.. sakit... "


maha menangis sejadi-jadinya. "kamu istri ku sudah sewajarnya kamu melayani ku, ini adalah hak ku sebagai suami untuk kamu puaskan" ucap Oliver penuh emosi dan penekanan, rasa sakit hati nya akan pengkhianatan Alisia dan Alex begitu melekat di dalam otaknya, ia malah membalas kan rasa sakit itu kepada Maha yang tidak tau dan tidak salah apa apa.


Berkali-kali Oliver menyemburkan lahar panas milik nya didalam rahim Maha. darah perawan maha berceceran di sprei putih Oliver, bukan hanya darah perawan tapi kini ada rembesan darah semakin banyak keluar dari bagian intim Maha.


Oliver berhenti setelah merasa kelelahan, ia ambruk kesamping Maha, dan berusaha mengatur nafasnya. ia pun menoleh kepada Maha yang tidak bergerak sama sekali.


"Maha.. Maha.." Oliver langsung duduk ia menggoyang goyangkan tubuh Maha, Maha tidak bergerak sama sekali ia pingsan karena kesakitan dan juga kelelahan, dilihat nya darah keluar dari organ kewanitaan Maha ini bukan hanya darah perawan milik maha yang Oliver rasakan di paha milik nya tadi.


Oliver panik ia segera memakai piyama tidur nya tanpa menggunakan baju, ia keluar dari ruang kerjanya dan berteriak memanggil Nora.


Nora yang saat itu sudah bangun karena menunjukkan pukul 3 pagi, terkejut mendengar suara tuannya memanggil dengan tergopoh-gopoh Nora lari keatas tangga menuju asal suara tuannya memanggil.


"Nora bantu aku membersihkan tubuh Maha, ah tidak tidak panggil sopir pribadi maha agar segera menyiapkan mobil, dan kamu segera kemari lagi" , "iya tuan baik" Nora sempat melihat kedalam ruangan itu namun tidak terlihat karena memang maha di bilik belakang meja kerja Oliver. ia hanya melihat ada pecahan pecahan beling 'apa nona maha bertengkar dengan tuan Oliver mengapa banyak sekali pecahan beling di dalam ruang kerja tuan Oliver' batin Nora.


Oliver segera membersihkan tubuh maha sekenanya dan mengambil daster rumahan yang biasa maha kenakan. menurut Oliver baju itu lebih cepat dimasukkan ke tubuh Maha.


Oliver segera menggendong Maha ala bridal style, dan menuruni tangga, Nora tampak akan berlari ke atas menemui tuannya.

__ADS_1


"Nora ikut aku ke rumah sakit" , "baik tuan, ada apa dengan nyonya Maha? tuan Lihat darah nona merembes" Oliver merasakan aliran hangat di tangan. segera dia berlari keluar dan sudah disambut dengan sopir pribadi maha yang Oliver sediakan untuk Maha, namun tidak pernah sekalipun maha meminta pertolongan sopir tersebut.


"segera kerumah sakit utama" , "baik tuan" beruntung lah jalanan masih agak lenggang jadi hanya 15 menit mereka sudah sampai dirumah sakit utama.


maha segera dilarikan ke ruang UGD hanya ada dokter jaga, oliver sudah menghubungi dokter Hannah dokter kandungan Maha, ia merutuki kebodohan nya, ia menyetubuhi Maha secara paksa, mengambil malam pertama Maha yang seharusnya dia lakukan dengan sukarela namun malah di renggut paksa oleh Oliver. suami nya sendiri, sungguh bejad kelakuan Oliver.


Oliver menjambaki rambut nya sendiri, "tuan Oliver ada apa" ucap dokter Hannah ia terlihat ngos ngosan "Dokter tolong, maha ada didalam" Oliver menunjuk ruang UGD, Hannah segera masuk ke dalam, memang semenjak kesalahan inseminasi buatan itu, dokter Hannah selalu memprioritaskan Maha ia benar-benar merasa bersalah pada gadis cantik yang masih perawan itu.


satu jam kemudian barulah dokter Hannah keluar dari ruang UGD. "tuan Oliver bisakah ikut saya sebentar ada yang harus saya bicara kan" , Oliver mengangguk dan mengikuti dokter Hannah.


"bersyukur lah bayi nya baik baik saja meskipun pendarahan hebat tadi, beruntung dokter jaga nya cekatan dan anda segera membawa nya kemari" dokter Hannah menarik nafas panjang dan menghembuskan nya


"Maha mengalami pelecahan seksual, organ kewanitaan robek, seperti nya dia diperlakukan dengan kasar, kasian sekali dia terpaksa hamil karena kesalahan Inseminasi dan sekarang dimasa hamil nya ia mengalami pelecehan, terlihat masih ada darah perawan nya menempel di ************ nya, siapa laki laki bejad yang melakukan nya pada Maha"


"astaga tuan Oliver, saya tidak paham dengan kalian berdua, kalian sudah menikah lebih dari sebulan aku kira kalian sudah melakukan malam pertama kalian setelah menikah, tadi saya begitu terkejut melihat ada darah perawan milik Maha"


"saya tidak menjamin bila sadar nanti kemungkinan maha masih trauma, mungkin dia akan histeris melihat anda"


Dokter Hannah memberikan banyak sekali wejangan kepada Oliver dia memberikan kemungkinan kemungkinan yang akan terjadi pada Maha bila ia sadar. Oliver berpamitan pada dokter Hannah, dokter Hannah meminta Oliver mengurus administrasi nya Karena maha akan dipindahkan ke ruang rawat inap.


Maha belum sadar ketika dipindahkan ke ruang rawat inap, wajah maha tampak pucat Oliver melihat beberapa tanda merah di sekitar leher dan pundak Maha, ia mengepalkan tangannya sendiri, bagaimana bisa ia sebejad itu, kulit putih maha kini ternodai dengan tanda tanda merah ditubuh nya, Oliver segera menyuruh sopir untuk menjemput mama Maharani sebelum nya ia sempat menelpon memberi kabar bahwa Maha masuk rumah sakit.

__ADS_1


*******


"Oliver apa yang terjadi pada Maha" , mama Maharani begitu panik melihat wajah putri nya yang terlihat pucat, dan ada bercak bercak noda berwarna merah di leher dan pundak nya.


Oliver menceritakan semua nya tanpa terlewatkan, Maharani menghadiahkan sebuah tamparan keras diwajah mulus Oliver ia begitu kecewa dengan Oliver, mengapa harus maha putri nya yang menjadi korban dari kemarahan Oliver kepada Alisia mantan istri nya dan juga Alex Kakak kandung nya.


*******


Perlahan Maha pun membuka matanya, kepalanya terasa berdenyut denyut pusing sekali, tubuh nya terasa sakit semua ia merasa tidak memiliki tenaga. ingatannya memutar kembalikan, memori kejadian semalam yang ia lalui bersama dengan Oliver dimana Oliver merebut paksa keperawanan nya. memaksakan milik nya memasuki milik Maha.


"sayang kamu sudah sadar nak" maha menoleh ke asal suara, ia melihat mama di sebelah kanannya sedangkan disebalah kirinya ada Oliver yang tengah menggenggam tangan Maha yang dipasangi infus, Maha menarik tangannya dari genggaman tangan oliver ia benar-benar masih trauma dan ketakutan saat melihat wajah Oliver.


"Maha maaf kan aku" ucap Oliver ia meneteskan air mata nya, biarlah ia dikatakan laki laki cengeng, tapi sungguh Oliver merasa benar benar bersalah kepada Maha.


Mama Maharani memberikan isyarat kepada Oliver agar keluar dari kamar. Oliver berjalan keluar sesekali ia berbalik menatap wajah Maha yang tidak mau memandang nya.


___________________________________________


Mohon bantuannya para pembaca setia


Masuk ke detail silahkan tekan ⭐⭐⭐⭐⭐ berikan penilaian tekan lima bintang lalu serahkan.

__ADS_1


klik vote berikan vote mu untuk mendukung karya author 🙏🙏🙏


selesai baca jangan lupa like and coment. tulis Next next next juga saya suka 🙏🙏


__ADS_2