Baby Inseminasi

Baby Inseminasi
Menjaga Hati


__ADS_3

hai.. maha apa kabar mu beb, perutmu sudah terlihat membuncit bolehkan aku menyentuh nya?"


"maaf Alisia aku seperti nya ingin mandi dulu lengket badanku habis mandi berasa gerah banget, kalian makan dulu deh nanti aku nyusul ok"


"come on honey kita makan dulu" ucap Alisia mengajak Oliver makan, ia sengaja mengeras kan suara nya agar maha mendengar, seolah memperjelas bahwasannya Oliver miliknya. sedangkan maha sendiri masa bodoh ia melanjutkan menaiki tangga menuju kamar nya untuk mandi.


"maha hati hati jangan tergesa gesa kalau naik tangga" Oliver berusaha mengejar maha yang sedang naik tangga, namun lengan nya dipegang oleh Alisia yang bergelanyut manja di lengan Oliver


"honey.. aku sudah lapar sekali ayo kita makan duluan, biarkan maha mandi dia bilang kan gerah, maklumin aja sayang kalau hamil memang bawannya ya gerah panas gitu" , "o iya.. dari mana kamu tahu" , "ihhh sayang, baca artikel dong, di google ada banyak artikel tentang masa masa kehamilan"


'kenapa aku gak kepikiran ya, harusnya aku banyak banyak baca artikel tentang ibu hamil, soalnya maha susah sekali untuk dipahami kadang perhatian kadang cuek gak peduli, dan cueknya itu kebangetan'


"Alisia terima kasih infonya, aku gak kepikiran sama sekali ya" , "ayo kita makan dulu, kamu mau makan apa, seperti nya maha dan Nora banyak sekali masak" , "biar aku ambil sendiri, sini aku yang layani kamu" ucap Alisia.


********


'enak sekali bisa berendam, biarin mereka berdua makan deh males banget liat Alisia pasti dia lagi manja manja tuh sama Oliver, hduuhhhh... amit amit dah' akupun mengusap perut ku berulangkali.


dua jam kemudian aku baru keluar dari kamar, aku mendengar suara manja Alisia diruang keluarga tidak terlalu jelas apa yang dibicarakan karena suara tv nya lumayan keras.


"sweetie kamu selesai mandi, kok lama?" , "aku ketiduran.. hehehe.. maaf ya kalian kelamaan nunggu ya" , "makan dulu sweetie, kamu belum makan siang" , "aku gak nafsu makan, nanti saja Oliver" aku pun berjalan mendatangi mereka berdua kemudian duduk disofa single menghadap TV, sambil mengutak Atik ponselku masuk kedalam group tiga dara tentu saja aku, Sarah dan Lily.


Sarah : gue ntra malam kencan dengan Mr. Jonson guys


Lily : cius Lo 🤔🤔


Sarah : ya iyalah, absen gue kurang dan sebagai gantinya Mr. Jonson ngajak gue kencan nanti malam.


Mahabbah : Sarah Mr Jonson sudah tunangan Lo, lagipula dia duda hati hatilah, menjaga diri.


Sarah : ohh... maha Chan Mr Jonson duren Lo duda keren guys, sebelum janur kuning melengkung masih milik bersama, siapa tau hatinya berpaling untuk ku

__ADS_1


Lily : astaga Sarah jangan bucin deh, kamu tau kan Mr Jonson itu player.


Sarah : itu hanya gosip Lily selama ini para mahasiswi yang berebut mencari perhatian Mr Jonson


mahabbah : video (aku mengirim video ketika tangan Alisia meraba raba dada Oliver sedang kan Oliver sibuk dengan laptop dipangkuan nya.


Sarah : OMG... lo dapat dari mana video itu


Lily : gila Alisia nafsuan banget bukannya mereka berdua udah cerai ya, gue denger Oliver menikah lagi dengan wanita yang sudah dia hamil.


Sarah : biar aja mereka hamil, mungkin Alisia mandul makanya di ceraikan, makanya Oliver cari wanita yang gak mandul dan terbukti hamil. wahahahahh....


aku tersenyum membaca chatting an di group kami, terus terang aku belum memberi tahu kedua sahabat ku tentang pernikahan ku dengan Oliver.


*******


"sweetie mengapa kamu senyum senyum sendiri" , "eh.. ah.. apa Oliver ada apa" tanyaku tergagap, terkejut aku kira dia tidak akan peduli padaku


"aku bisa tidur dikamar mu Oliver, bukan kah kalian tidur dikamar terpisah?"


"iya kami tidur dikamar terpisah, maha tidur dikamar utama, sedangkan aku tidur di ruang kerjaku yang bersebelahan dengan kamar utama dan untuk kamar mu aku sudah siapkan dibawah bersebelahan dengan kamar tamu"


"Oliver bukannya diatas ada empat kamar, aku ingin kamar diatas disebelah ruang kerja mu"


"tidur saja disini Alisia, kamu mau tidur dikamar atas ya, bentar ya aku panggil kan maid untuk bersihkan kamar sebelah ruang kerja Oliver"


"maha aku pergi ke perusahaan lagi ya, kerjaan ku numpuk banyak sekali setelah aku mengambil cuti kita menikah" , "silahkan Oliver, apa Alisia juga mau ikut Oliver" , "oh tidak maha aku disini saja menemani mu" , "terima kasih Alisia mau menemani ku, kurasa tidak perlu karena aku ada kerjaan hari ini"


"kamu mau kemana sweetie" , "ke cafe Om Ben" , "ke cafe?? ada perlu apa sweetie"


"aku kerja sambilan disana" , "sejak kapan?? kenapa aku tidak tahu?"

__ADS_1


"sejak aku duduk dibangku SMA aku sudah bekerja di cafe om Ben tiap akhir pekan dan ini hari Sabtu jadi aku akan ke sana"


"tidak tidak boleh apakah kamu kekurangan uang hingga harus bekerja" , "sembarangan aku tidak pernah kekurangan uang sedikit pun mama selalu memberi apapun yang aku inginkan, aku bekerja untuk menyalurkan hobi ku jadi berhentilah berfikir bila aku kekurangan uang"


"astaga mengapa malah kamu yang marah Maha, aku sungguh tidak tau"


"honey biarkan Maha pergi, bagaimana bila aku ikut dengan nya jadi aku bisa mengawasi nya" ucap Alisia ikut menimpali ucapan kedua suami istri itu.


"untuk apa kau mengawasi ku, kau kira aku akan apa hah?" ucap Maha, entahlah mengapa ia jadi uring uringan ia begitu kesal kepada Oliver semenjak kedatangan Alisia.


"honey kau dengar kasar sekali ucapan wanita tidak tau diri itu" ucap Alisia menunjuk maha dengan jarinnya.


"jangan nunjuk nunjuk atau kupatahkan tanganmu itu, Oliver urus wanita mu jangan mengganggu ku" maha pun pergi dari hadapan Oliver dan Alisia ia segera berjalan keatas menuju kamar nya untuk mengambil tas serta ponsel milik nya.


ia pun turun kembali dengan mengutak Atik ponsel nya untuk memesan layanan antar jemput secara online.


"sweetie maafkan aku, ayo aku antar kan kamu, jangan marah lagi oke" Oliver mendekati Maha dan melepas kan pelukan Alisia yang dari tadi berusaha mencegah nya untuk mendekati Maha.


Oliver tidak mau Maha marah dan mendiamkan nya, Maha masih berjalan hingga notifikasi bila pesanan mobil nya sudah datang menjemput.


"mobil pesanan ku sudah datang, silahkan kalian berdua lanjut kan kesenangan kalian yang tertunda karena ada aku" dengan langkah kaki panjang panjang Maha segera berlalu dari hadapan Oliver dan Alisia.


"Oliver ini sudah tidak benar kau membohongi ku" ucap Alisia ia sudah menangis tersedu sedu "aku sudah datang kemari karena aku merindukan mu, bahkan sekarang aku melihat kau begitu peduli kepada wanita itu dari pada aku"


"Astaga Alisia apa yang ada dipikiran mu, Maha istri ku dia sedang mengandung anakku jadi aku harus menjaga nya, aku masih mencintaimu dan kita pasti akan menikah lagi setelah perceraian ku dengan Maha ketika anak kami lahir, jadi jangan berfikir yang tidak tidak dan kemarilah apa yang kamu inginkan hmm?" Alisia kemudian mendekati Oliver yang berada di tangga dimana ia berusaha mendekati Maha dan membujuk nya.


"aku merindukan mu honey bisakah kamu memasuki ku saat ini sayang" Alisia mulai meraba-raba dada bidang milik Oliver dan memberikan kecupan kecupan mesra di bibir Oliver, oliver pun segera memegang tangan Alisia dan membalas kecupan manis tersebut.


___________________________________________


rasanya sedih banget kalau tulisan ku tidak diterima banyak orang, apa kurang greget dan menarik ya. berasa ide ide nya hilang mau nulis juga jadi malas 😭😭😭

__ADS_1


__ADS_2