
"Ryu... aku ke akan ke toilet dulu, ayo by kamu belum buang air kecil dari tadi" , " mom aku tidak ingin buang air kecil" , "by jangan suka menahannya, ayo" , maha menarik tangan haru, ia tahu putra nya suka sekali menahan buang air kecil, ia harus dipaksa, maha berjalan kesamping ke arah kamar mandi, oliver mengikuti maha hingga masuk ke butik namun oliver kehilangan jejak, apa lagi sikap ramah tamah pramuniaga di toko ini, menghambat nya. ia melangkah kan kaki ke dalam mencari cari keberadaan Maha.
"Tuan oliver, apa yang Anda lakukan disini?" sapa Ryuzaki saat melihat oliver, "tuan Ryuzaki anda juga ada disini?" , "ya disini butik milik tunangan saya" ucap Ryuzaki kebetulan saat itu Midori sedang berada disamping Ryuzaki, "oh.. saya mengejar istri saya, tapi saya kehilangan dan tidak menemukan nya" , "mungkin dia ke toilet?" , ucap Midori "dimana toilet nya" , "ada dipintu depan anda belok kiri" , "terima kasih tuan Ryuzaki" , "sama sama"
"Ryu tidak kah kau berfikir laki laki tadi mirip sekali dengan haru" , "kau benar sekali sayang, aku berfikir terus mengingat ingat wajah tuan oliver seperti nya mirip sekali dengan seseorang namun aku lupa"
"mengapa aku lupa, tunggu dulu tapi dia mengatakan bahwa mencari istri nya, ia ke toilet bukannya maha juga di toilet, tunggu sebentar aku harus mencari maha juga, aku takut terjadi sesuatu" Ryuzaki meninggalkan Midori yang hanya mampu menghela nafas panjang.
'kau masih mengharapkan oneesan maha' batin Midori. ia melihat punggung tunangan nya yang berjalan cepat menuju toilet.
*******
sementara itu oliver mencari maha di toilet ia menunggu hingga wanita yang dicarinya itu keluar.
brukk... "auww" teriak haru ia berlari keluar dari toilet dan menabrak tubuh oliver yang saat itu tengah mengintip ke dalam toilet.
__ADS_1
dengan sigap Oliver menangkap tubuh anak kecil yang menabraknya sebelum jatuh ke belakang. "kau tidak apa apa nak" oliver menatap haru, "Daddy" teriak haru, bocah kecil yang selalu merindukan sosok Daddy nya, bocah kecil yang selalu melihat foto Daddy nya yang disimpan diatas nakas tempat tidur nya.
Oliver memandang wajah anak kecil yang memanggil nya dengan sebutan Daddy dan memeluk nya dengan erat.
"by.. " teriak maha dari dalam toilet, anak bandel itu pasti sudah lari keluar, batin Maha. ia keluar dari dalam toilet.
"Maha" , Alangkah terkejut nya Maha melihat oliver ada di depan pintu kamar mandi dan sedang menggendong tubuh haru, "mommy mommy lihat lah, aku bertemu Daddy ku" ucap haru ia memeluk lagi tubuh Oliver.
"hime Chan" teriak Ryuzaki, maha berpaling ke arah Ryuzaki. ia pun kembali menatap oliver, maha mendekati oliver yang sedang menggendong tubuh haru, "by ayo ikut dengan mommy" , "no..no..no.. mommy by akan bersama Daddy" ucap haru, ia menepis tangan maha yang hendak menggendong nya.
"yes byboy, aku Daddy mu dadduy Oliver Dalmiro" , oliver menciumi seluruh wajah anak laki laki dipeluk kan nya. bagaimana bisa maha menyembunyikan keberadaan putranya, bahkan Oliver tidak pernah bisa menemukan keberadaan Maha.
"look mom.. bahkan Daddy tau panggilan kesayangan ku sama seperti mommy" , "tuan oliver, apa yang terjadi? apa ada yang bisa saya bantu?" tanya Ryuzaki ia juga bingung harus berbuat apa, ia begitu terkejut saat mendengar haru memanggil Oliver dengan sebutan daddy, apa benar laki laki hebat di Depan nya adalah suami Maha.
"maha dia anakku, mengapa kau menyembunyikan diri, aku mencari mu kemana pun, tahu kah kau bahwa aku seperti orang gila kehilangan mu" , maha tidak menjawab ia akhirnya bisa merebut haru dari tangan oliver, ia mendekati Ryuzaki.
__ADS_1
"bukan byboy bukan anakmu, dia anakku dan ini suamiku" ucap maha ia memegang lengan Ryuzaki, yang membuat Ryuzaki mengusap tengkuknya. bagaimana mungkin oliver akan percaya karena ia sudah mengenal kan Midori sebagai tunangan nya.
"hahahaha... " Oliver tertawa terbahak bahak, hingga akhirnya cairan bening di sudut mata oliver mengalir, "kamu ingin membohingi siapa Maha?, katakan siapa yang ingin kamu bohongi?" , maha terdiam ia menatap kearah wajah oliver, hati nya terluka saat melihat air mata oliver yang mengalir.
bila ia diberi pilihan ia akan memilih untuk menghambur ke pelukan oliver, namun jika mengingat oliver lebih memilih wanita jahat itu, maha hanya bisa menelan rasa pahit dihati nya.
"obasan Midori, look aku menemukan Daddy ku" teriak haru, ia melepaskan diri dari gendongan maha berlari kembali ke arah oliver dan melompat kepelukan Oliver yang sudah menangkap tubuh nya terlebih dahulu.
Midori terlihat bingung sama seperti Ryuzaki, ia berjalan mendekati Ryuzaki dan juga Maha.
"bukannya dia tunangan tuan Ryuzaki, bagaimana bisa kamu mengaku bila tuan Ryuzaki adalah suamimu" ucap oliver.
"oneesan aku tidak tahu apa yang terjadi, sebaik nya oneesan berbicara di lantai atas saja" Midori menuntun maha pergi dari kawasan toilet diikuti oleh Oliver yang menggendong haru, haru benar benar tidak melepaskan tangannya dari leher oliver.
___________________________________________
__ADS_1
Tuhh.. kan oliver udah ketemu sama Maha juga sudah ketemu anaknya, masih ingat kan Maha dan oliver melakukan hubungan suami istri setelah baby inseminasi meninggal setelah dilahirkan.