Baby Inseminasi

Baby Inseminasi
Menuruti keinginan Maha


__ADS_3

"kena kau" , "aduhhhhhhh... kamu menipuku ya hmmm" Oliver langsung mencubit kedua pipi Maha. mereka pun tertawa terbahak bahak. Oliver memeluk maha yang tersenyum kepada nya dan mengecup kening Maha cukup lama, sampai suara demo dari perut maha terdengar. "lapar" ucap Maha tersenyum.


"kamu ya memang gak bisa diajak romantis, mau makan apa" , "aku mau sate ayam"


"baiklah seperti yang kamu inginkan tuan putri" Oliver segera mengemudi mobil nya menyusuri jalanan yang mulai sedikit lenggang karena malam yang semakin larut.


"belok kiri Oliver" , "mau kemana? bukannya kamu bilang lapar pengen makan sate ayam" , "restoran langganan ku menyediakan sate ayam yang enak"


"aku gak mau sate ayam langgan mu aku mau sate ayam langganan ku" Oliver akhirnya mengalah mengikuti kemauan wanita hamil yang sedang duduk disebelah nya.


akhirnya mereka sampai di alun alun kota berjajar jajar makanan di jual di sana, Oliver menelan Saliva nya, berharap Maha mengurungkan niatnya makan ditempat terbuka dan berdebu seperti itu.


"sweetie disini berdebu tidak baik untuk kesehatan mu dan juga baby ini" ucap Oliver menunjuk kearah perut Maha.


"tenang aja Oliver gak bakalan keracunan deh, dari kecil papa dan mama sering mengajakku kemari, dan sekarang gantian kamu yang menemaniku" maha beranjak turun dari mobil, ia berjalan ke memutari alun alun kota Oliver mengikuti langkah Maha, ia berusaha mensejajarkan langkah kaki nya, padahal kalau dipikir pikir, langkah kaki nya lebih lebar tapi mengapa ia bisa ngos-ngosan mengikuti jejak langkah wanita hamil ini.


lihat lah langkah kaki kecil nya cepat sekali berjalan sungguh seperti kelinci.


"maha jalannya pelan pelan saja" , "keburu habis Oliver, pelanggan nya banyak sekali disana enak sekali"


Oliver sedikit mendumel karena menjadi perhatian orang orang di sekitar nya, bahkan terlihat para wanita berbisik bisik membicarakan nya, tak jarang para wanita tersebut berjalan dan sengaja menyenggol tubuh nya atau sengaja memegang lengannya. ia merasa seperti akan diperkosa ramai ramai.

__ADS_1


bagaimana dia tidak menjadi pusat perhatian, dia masih menggunakan jas lengkap meskipun agak berantakan tapi terkesan badboy and sexi. tubuh tinggi dan wajah bule nya sudah benar benar mendominasi tempat tersebut dan menarik perhatian


Dan benar saja maha berhenti di sebuah tenda kumuh menurut pandangan Oliver tenda bertuliskan "sate ayam Madura cak Udin"


"mang Udin sate nya dua porsi yang satu gak pake bawang merah tapi banyakin cabe nya ya!!" , "eh neng maha lama gak keliatan neng?" , "iya mang Maha sibuk skripsi" , "wuihhh bentar lagi jadi sarjana dong, jangan nambah nambahin angka pengangguran ya neng kalau sudah lulus" , "tenang aja mang kalau maha gak dapat kerja nanti maha nglamar kerja disini deh bantuin mang Udin jualan sate" , "aduh neng mana kuat mang Udin gaji" , "mang masih ada tikar gak" , "masih neng, nihhhh" , "oh..ya minumnya jahe panas dua ya mang" , "siap neng"


Maha pun menerima tikar itu dia bergerak lincah membawa tikara dan menggelar nya ditengah lapangan dekat dengan warung sate.


"Oliver sini duduk" , "oliver akhirnya melepaskan jas dan dasi nya lalu menggulung lengan bajunya hingga ke siku, lihat saja mata para wanita yang ada disitu tidak pernah berkedip, membuat Oliver makin sebal.


Oliver segera duduk disamping Maha, kemudian disusul dengan gadis muda yang datang membawa minuman jahe panas pesanan Maha "silahkan kak" ucap gadis tersebut ramah lalu ia melirik ke arah Oliver. Oliver hanya melotot ketika dilirik, wanita itu akhirnya berpamitan karena takut dengan wajah galak Oliver.


Maha akhirnya tertawa cekikikan melihat Oliver yang memasang wajah masam sedari tadi. "Oliver bisa gak sih pasang wajah manis dan tampan" ucap Maha dia menarik kedua sudut atas bibir Oliver hingga membentuk senyuman yang dipaksakan.


Maha segera melahap sate ayam miliknya, Oliver menelan Saliva nya melihat bagaimana maha memasukkan banyak potongan cabe ke dalam mulut nya tanpa rasa kepedasan. setelah hampir habis akhirnya satu porsi sate tambahan datang lagi, Maha menatap Oliver yang masih tidak menyentuh sate ayam miliknya nya.


"Kamu gak suka sate" , "aku kenyang" ucap Oliver ia membersihkan sudut bibir Maha yang belepotan sambal sate "kenapa gak bilang dari tadi aku terlanjur pesan banyak sekali, mau aku suapin??" ucap maha menawarkan diri untuk menyuapi Oliver, ia menaik turunkan kedua alisnya. maha menyodorkan lontong beserta sate yanh sudah ia lepaskan dari tusuknya.


Oliver terpaksa membuka mulutnya nya karena paksaan dari sendok Maha yang terus menggantung di depan mulut nya. 'tidak buruk' batin Oliver. maha terus saja memasuk kan lontong beserta sate nya ke mulut Oliver hingga habis satu piring tak tersisa.


"tadi katanya kenyang, giliran di suapin satu piring juga ludes" ucap Maha, Oliver tertawa mendengar ucapan Maha, "rasanya beda kalau kamu suapin jadi terasa lapar lagi" , "itu sih alasan kamu aja" maha pun melanjutkan makan miliknya yang tinggal sedikit dan juga sate yang masih satu piring.

__ADS_1


diperjalanan pulang maha meminta Oliver berhenti di market dekat rumah ia kemudian memborong berbagai macam Snack, Oliver terkejut melihat maha seperti orang kalap yang sudah tidak makan selama satu Minggu.


"sebanyak ini untuk apa sweetie, makanan seperti ini tidak bagus untuk kesehatan" , "aku yang makan kenapa kamu yang cerewet sih" , Maha segera memasukkan belanjaannya ke bagasi Karena dikursi belakang sudah penuh dengan koper Oliver.


*******


"akhirnya dapat kasur empuk juga, nyaman sekali" ucap Maha, ia merebahkan badannya, ingin rasanya tengkurap tapi mengingat perut buncitnya ia mengurungkan niatnya.


"kamu mau mandi" tanya maha melihat Oliver yang ingin masuk ke kamar mandi. "iya.. mau mandi bersama" , "idihhhh... dalam mimpi" ucap maha ia pun memiringkan tubuhnya ke samping, Oliver tertawa lalu masuk ke dalam kamar mandi.


Oliver keluar dari kamar mandi, ia melihat maha sudah tertidur pulas "ya ampun ni wanita hamil bisa bisanya tertidur tanpa mencuci muka dan berganti pakaian" Oliver mendekati Maha ia menyelimuti tubuh maha dan mengecup keningnya. kemudian ia beranjak berjalan ke arah pintu dekat dengan walk in closed milik nya lalu masuk ke ruang kerja miliknya.


Dalam kesendirian barulah Oliver merasa rasa sakit hati nya ia berjalan ke arah mini bar ia mengambil botol wine dan menuangkan ke dalam gelas. ia meminum nya dengan cepat dan menuangkan nya kembali hingga botol tersebut isinya telah berpindah ke dalam perut Oliver. ia mulai meracau dan mulai menitik an air mata nya.


____________________________________________


Mohon bantuannya para pembaca setia


Masuk ke detail silahkan tekan ⭐⭐⭐⭐⭐ berikan penilaian tekan lima bintang lalu serahkan.


klik vote berikan vote mu untuk mendukung karya author 🙏🙏🙏

__ADS_1


selesai baca jangan lupa like and coment. tulis Next next next juga saya suka 🙏🙏


__ADS_2