Baby Inseminasi

Baby Inseminasi
penjelasan 3


__ADS_3

"Mengapa kamu membela laki laki yang telah menelantarkan anak dan cucu kita!!"


"kau berkata seperti itu, apa tidak menyindir diri sendiri!!, berkaca lah pada diri sendiri sebelum menyalahkan orang lain!!" ucap Maharani yang mulai jengkel dengan suaminya.


perkataan Maharani seketika membuat Arata terdiam ia menatap wajah istrinya yang cemberut dan sudah beranjak dari tempat duduknya.


Arata menarik tangan Maharani, yang membuat Maharani kembali duduk di samping Arata.


"sayang aku minta maaf atas penderitaan mu selama 10 tahun, aku meninggalkan mu dan maha hanya untuk menyembunyikan kalian dari musuh musuh keluarga haru"


"kalian semua orang kaya memang menyusahkan!" ucap Maharani, "bukan hanya karena kaya sayang, lihat lah kebakaran pabrik mebel kita, itu juga dilakukan karena ada yang iri dengan kebahagiaan dan kecantikan putri kita" ucap Arata ia memeluk tubuh Maharani.


Membuat maha yang melihat kemesraan kedua orang tua mendengus kesal. "pamer lah pamer!!" ucap Maha.


"hahahaha.." Arata dan Maha tertawa terbahak-bahak, "papa memang nya siapa pelaku pembakaran pabrik mama??" tanya Maha, memang selama lima tahun ini, maha tidak pernah bertanya apapun tentang kebakaran pabrik mebel milik Mama nya, dia tidak ingin mengingat kejadian itu.


apalagi mama nya yang sempat dirawat di rumah sakit karena syok, sedang kan setelah kejadian itu maha harus bercerai dengan oliver Karena ia keguguran akibat ulah Alisia, bahkan wanita jahat itu masih saja berkeliaran dan kini menjadi istri Oliver.


mengingat kejadian itu tak terasa air mata nya mengalir dengan sendirinya.


"ada apa nak??" ucap Maharani melihat putri semata wayangnya tiba tiba menangis.

__ADS_1


hingga membuat maha memeluk Maharani dengan erat, "rasa sakit hati ini masih terasa ma, mengapa ia muncul lagi" ucap Maha


"akan kubuat perhitungan laki laki tidak bertanggung jawab itu" teriak Arata, ia tidak bisa melihat putri nya manangis apalagi selama lima tahun ini, hanya sekali saja maha menangis dimana pertama nya dia memegang bayi haru ketika lahir.


Arata benar benar menjaga istri, anak serta cucunya, tidak pernah dibiarkan nya mereka mengalami kesulitan. tanpa mereka sadari kemanapun mereka pergi Arata selalu mendapat kan informasi dari para bodyguard yang mengawasi mereka bertiga.


*******


"papa dimana aku harus bertemu clien nya??" , "oh sayang kamu membuat ku terkejut, baru sampai??" tanya Arata ia begitu sibuk dengan laptop didepan nya, hingga maha yang masuk ke dalam ruangan nya tidak ia sadari.


"apa yang papa kerjakan??, apa yang bisa maha bantu??" , "tidak apa apa sayang papa bisa menyelesaikan ini, papa hanya meminta tolong untuk menjumpai clien papa, minta lah berkas nya, pada azura papa sudah meminta azura menemanimu!!"


tok..tok..


"azura berangkat lah segera dengan Maha"


"baik tuan, mari nona Maha"


"baiklah pa, maha pergi sekarang" maha mendekati azura ia mengecup pipi pria yang masih gagah di usia nya yang sudah berkepala Lima.


"hati hati sayang!! azura jaga keselamatan anakku seperti kamu menjaga nyawamu??"

__ADS_1


"perintah anda saya laksanakan, mari nona" azura berjala terlebih dahulu beberapa langkah barulah Maha mengikuti.


"silahkan nona" ucap azura ia membuka kan pintu mobil untuk Maha, "sudah aku katakan panggil aku Maha ketika diluar, kita se umuran bukan, aku tidak suka dengan sebutan nona, nyonya, bos, tuan rasanya menyebalkan sekali mendengar panggilan itu" maha mendengus kesal.


bagi azura ini bukan pertama kalinya putri tuannya meminta nya memanggil namanya. namun pantangan besar bagi azura memanggil nama bagi keluarga tuannya.


"kamu memang sama menyebalkan nya dengan tuanmu" ucap Maha, "nona anda juga tuan saya" , "hahahahhaha..." maha tertawa terbahak bahak, "astaga azura berarti kamu menganggap ku menyebalkan" , "tidak berani nona" , "hahahaha... sudahlah, ayo percepat laju mu, jangan lelet seperti siput" , "baik nona"


*******


"selamat pagi nona, saya perwakilan dari Maha Reich corp"


"sekertaris Hanz" ucap Maha, ia terkejut mendapatkan clien nya adalah sekertaris Hanz, 'berarti Oliver juga ada disini' batin Maha ia clingak clinguk mencari keberadaan Oliver.


"bagaimana papa bisa bekerja sama dengan perusahaan milik oliver" ucapku pada Hanz.


"tuan oliver sudah banyak sekali membangun resort resort di berbagai tempat wisata di Indonesia, dan mengatas nama kan anda nona" , "Hanz anda tidak perlu membela tuanmu, semua sudah berlalu oliver memiliki kehidupan sendiri dan aku pun begitu"


"apa Nona tidak tau jika selama lima tahun ini, tuan oliver seperti orang gila mencari keberadaan anda, bahkan di negara ini juga sudah di obrak abrik tuan Oliver, namun tetap nihil, sekarang saya juga baru tahu jika anda pasti lah disembunyikan oleh tuan Arata"


"sudah kita lanjutkan pembahasan tentang kerjasama pembangunan resort nya"

__ADS_1


"nona saya mohon dengarkan penjelasan tuan Oliver, dia begitu menyayangi dan mencintai anda nona"


"jika dia mencintai ku harus nya dia tidak mengajukan surat permohonan cerai"


__ADS_2