Baby Inseminasi

Baby Inseminasi
Hikaru Gin Arata


__ADS_3

"sudah kita lanjutkan pembahasan tentang kerjasama pembangunan resort nya"


"nona saya mohon dengarkan penjelasan tuan Oliver, dia begitu menyayangi dan mencintai anda nona"


"jika dia mencintai ku harus nya dia tidak mengajukan surat permohonan cerai"


"nona.. anda benar benar salah paham"


"hentikan bicara mu tuan Hanz.. aku kesini untuk membicarakan tentang kerjasama antar perusahaan kita, bukan bicara masalah pribadi!!" ucap Maha, "jika anda masih ingin membicarakan masalah pribadi maka akhiri saja pertemuan hari ini!""


"maaf nona, maafkan saya, mari kita lanjutkan masalah kontrak ini"


*******


"azura... cepat lah sedikit haru terlalu lama menunggu, berapa banyak pengawal yang mengawasi putraku??"


"hanya dua orang nona, hari ini tuan Arata memiliki sedikit urusan penting jadi tuan Arata menarik sebagian pengawal tuan muda kecil"


"sudahlah lagipula haru tidak mudah untuk diajak orang yang tidak di kenal"


"selamat siang sensei, dimana haru" , "selamat siang nyonya, bukannya haru pulang dijemput Daddy nya" , "Daddy??" , "betul nyonya pria bule, haru langsung berlari dan berteriak memanggil daddy, dia juga berpesan bila ia akan membawa haru jalan jalan"


"terima kasih informasinya sensei"

__ADS_1


"nona para pengawal tuan muda kecil masih mengawasi tuan muda"


"dimana mereka sekarang, kita kesana sekarang" , "mereka berada di mall pusat kota sedang menikmati makan siang"


"Oliver kau benar benar membuat ku naik darah" ucap Maha


azura hanya berani melirik melalui kaca spion tanpa berani bertanya pada putri tuannya, dimana bila sedang naik pitam lebih mengerikan dibandingkan Arata ayahnya sendiri


*******


Oliver Pov


"selamat siang sensei, saya ingin menjemput putra saya!!" sapa Oliver Kepada seorang guru pria.


"Daddy you're here??" haru langsung melompat naik ke atas gendongan Oliver, sedang kan oliver dengan senang hati menangkap putra yang baru dua kali ini ia jumpai.


"sensei kenalkan ini Daddy ku, ia baru datang dari tempat yang jauhhhhhhh sekali, Daddy apa kau membawa uang yang banyak untuk ku??" tanya haru ia menatap kearah mata oliver


"tentu saja apa yang kamu inginkan Daddy akan memberikan nya"


"are you sure daddy" , "maaf tuan kami tidak pernah melihat anda menjeput haru, lagi pula haru tidak pernah mau ikut dengan orang yang tidak ia kenali"


"tentu saja haru mengenali ku, aku Daddy nya"

__ADS_1


"baiklah kalau begitu silahkan tuan mengisi buku daftar penjemputan anak"


*******


"Daddy kita kemana??" , "Daddy harus mengajakmu makan siang terlebih dahulu setelah itu, Daddy akan mengajakmu bermain di mansion milik Daddy"


"okey... apa by boleh makan ice cream dad??" , "permen coklat, cheese cake??" , "boy banyak sekali yang kau inginkan, apa mom tidak memberikan mu semua itu??"


"mommy melarang ku makan banyak banyak, nanti gigi by akan di makan ulat dan berlubang, mom tidak mau gigi by sakit"


"apa daddy juga akan memarahiku??" , " tentu tidak boy, Daddy tidak akan pernah memarahi mu apalagi mommy" , "yesss... by makan banyak Banyak" , "no.. no.. tidak boleh banyak banyak secukupnya saja okey"


"yeahhh.. dad kau sama saja seperti mommy"


"hahahaha..., anak baik maafkan daddy yang baru menyadari keberadaan mu"


"hai.. boy kau yakin akan habis semua" tanya oliver melihat putra nya begitu banyak memasukkan aneka camilan ke dalam keranjang belanja mereka. setelah selesai dengan makan siang nya, oliver mengajak byboy membeli beberapa makanan dan juga bahan makanan untuk mengisi lemari pendingin di mansion nya yang kosong.


"by akan bagikan ke teman teman by" , "ok.. kau memang anak yang baik sayang!!" ucap oliver, 'maha kamu mendidik anak kita dengan baik' batin oliver, ia masih asyik mengawasinya byboy yang memasukkan apa saja yang ia jangkau.


selesai dengan belanjaan nya, ia menggendong byboy yang tampak sudah lelah. sedangkan belanjaan Oliver dibawa beberapa pengawal pribadi nya, sedangkan Hanz, ia sengaja memberikan perintah untuk menjumpai Maha karena ia ingin membawa byboy bersama nya.


"mengantuk by??" , Oliver melihat byboy beberapa kali menguap kini kepala anak itu mulai terantuk antuk ketika matanya mulai terpejam. senyum oliver mengembang saat menatap wajah byboy yang terpejam dengan mulut yang sedikit terbuka.

__ADS_1


ia benar benar gemas, bagaimana bisa maha menyembunyikan mu dari ku nak, waktu kamu masih bayi pasti sangat menggemas kan. kamu seperti mommy mu bila tidur membuat Daddy mu jadi tidak bisa tidur. Oliver tersenyum senyum sendiri mengingat kebersamaan nya bersamaan Maha, wanita paling galak dan paling berani dengan Daddy mu, padahal semua wanita yang selalu mengikuti daddy tapi untuk mommy mu Daddy mengikuti nya kemanapun.


__ADS_2