Baby Inseminasi

Baby Inseminasi
Bali


__ADS_3

Maha mengikuti Oliver ke pulau Dewata, ia Senang sekali berada di villa milik keluarga Dalmiro, oliver sengaja mengosongkan salah satu villa milik nya untuk berlibur bersama Maha.


Ia meninggal kan Maha yang masih tertidur di villa, ia tidak tega untuk membangun kan nya. saat ini ia sedang mengadakan meeting bersama clien jasa konstruksi pembangunan apartemen Sekar Artha, ia juga memantau Pembangunan resort yang sudah berjalan hanya tinggal finishing saja.


*******


Maha merenggangkan tubuhnya yang terasa pegal sekali, ia meraba raba sekitar tempat tidur nya, mencari sosok nyaman yang biasanya memeluk nya waktu tidur.


Maha membuka matanya ia mengerjap ngerjapkan matanya. dirasa sudah benar benar Sadar dari tidur nya, ia segera duduk.


Dasar Oliver ia begitu menjengkelkan, baru saja sampai villa dia sudah membuat badan ku pegal semua karena melayani nya, sekarang kemana dia, batin Maha.


Maha memasuki kamar mandi, selesai mandi ia meraih ponselnya, namun tidak ada satu pesan pun dari oliver. ia pun membongkar isi koper miliknya dan segera mengganti handuknya dengan pakaian bersih.


lagi lagi maha menatap ponselnya, namun tetap saja tidak ada telepon masuk maupun pesan dari suami menyebalkan nya itu.

__ADS_1


ia pun akhirnya melakukan penggilan ke nomor oliver.


*hallo sweetie kamu sudah bangun* , *kamu lihat nya apa, masa iya aku tidur sambil menelepon mu* , *hahahhahaaaa... baiklah maafkan aku, o. ya bersiap lah sebentar lagi akan ada sopir yang menjemput mu, kita akan makan malam di pantai Jimbaran sambil melihat sunset matahari terbenam* , *benarkah, apa sopir nya sudah menjemput, aku akan segera keluar* , *tidak dengan pakaian mu seperti itu*


maha saat itu hanya memakai sejenis dres longgar untuk ibu hamil diatas lutut tanpa lengan berbahan katun bermotif bunga bunga, ia terlihat begitu menggemaskan, cantik dan seksi, oliver tidak suka bila keindahan tubuh istrinya dinikmati mata lapar laki laki lain.


*tidakkah kamu tahu kalau cuaca disini panas sekali?* ucap Maha, *ganti pakaian mu atau tidak usah keluar sama sekali* , *kamu ini kenapa sih, sungguh menyebalkan* maha mengacak acak lagi isi koper nya, diambil nya cardigan bahan rajut *lihat seperti ini bisa kan* , *ya sudahlah seperti itu juga tidak apa-apa*


Maha segera mengakhiri panggilan telepon nya, kalau tidak segera aku tutup bisa bisa dia komplain lagi ini itu. maha memakai flat shoes, sehingga menampilkan gaya nya yang santai, meskipun perut buncitnya sudah nampak menonjol itu.


mobil segera menuju ketempat dimana oliver menunggu. Maha tersenyum menatap pantai Jimbaran yang sudah mulai petang. ia berjalan tanpa peduli sekitar nya, yang ia inginkan adalah bermain di pantai. ia melepaskan sepatu nya ke sembarang tempat, berjalan ke arah pantai.


belum sempat kakinya menginjak ke air laut, tubuh nya sudah lebih dulu dipeluk dari belakang, dan mengusap usap perutnya.


tanpa menoleh pun maha hafal betul dengan dada nyaman tempat ia biasa bersandar dan juga aroma tubuh khas orang yang berada dibelakang nya.

__ADS_1


"tau kah kamu ini sudah hampir petang dan kamu ingin bermain air di pantai, jangan harap aku mengijinkan mu" . "terus ngapain kamu mengajak ku ke pantai kalau aku tidak boleh bermain air di pantai"


"jangan ngomel ayo ikut i aku" oliver pun meraih pinggang Maha, ia mengajak Maha berjalan jalan di sepanjang bibir pantai "ahh. sepatu ku" ucap maha ia menoleh kebelakang untuk mencari keberadaan sepatu nya yang ia lepaskan ke sembarang tempat. ia terkejut melihat dua laki laki berseragam hitam mengikuti mereka dengan membawa sepatu Maha. maha memegang erat tangan oliver.


"mereka bodyguard tenang saja" , "hah..??" maha melongo menatap wajah tampan Oliver, 'benar saja jalan jalan dipantai pun diikuti bodyguard' batin Maha "Kenapa, wajahku memang tampan lihat air liur mu yang menetes itu" ucap oliver, maha otomatis mengusap bibir nya. membuat oliver tertawa terbahak-bahak, sedang kan maha yang merasa dipermainkan ia pun menggigit lengan Oliver.


"kamu ini jangan jangan sio anjing ya, hoby sekali mengigit" ucap oliver "ya aku shio anjing tapi kamu anjing'nya" ucap Maha perlahan, "apa yang kamu bicarakan" , "tidak, itu lihat lah sunset nya indah sekali" ucap Maha ia berhenti menatap matahari yang perlahan lahan mulai tenggelam.


"cantik sekali" ucap Maha, oliver memeluk nya dari belakang "kamu lebih cantik" ucap nya ia mengecup pipi kanan Maha, dan meletakkan dagunya diatas pundak Maha. sedangkan tangan nya mengusap usap perut Maha.


"hei... perut mu bergerak" teriak Oliver, membuat Maha terkejut, "telinga'ku bisa tuli bodoh" ucap Maha, ia jengkel sekali karena Oliver menghancurkan suasana romantis nya.


"aku bertanya padamu, benar kah perutmu bergerak" , "iya... bayi nya bergerak mungkin sedang main bola" ucap Maha cuek.


"kau yang benar saja masa iya dia bermain bola, kok berhenti" tanya oliver, "kamu kira perutku tidak sakit kalau ia bergerak" , "hai byboy jangan mambuat mommy mu kesakitan jagoan" ucap oliver ia sudah jongkok didepan perut Maha ketika perut maha bergerak dan sekarang ia berbicara pada anak yang ada di dalam perut Maha.

__ADS_1


__ADS_2