Baby Inseminasi

Baby Inseminasi
Merindukan mu


__ADS_3

*halooo... * , *halo sweetie, maaf aku membawa byboy ke mansion ku, pengawal byboy sudah tau tempat nya, saat ini byboy sedang tidur*


*oliver kamu lancang sekali menjemput anakku, tanpa ijin ku!!* , *sweetie jika aku meminta ijin kamu pasti tidak akan memberikan ijin, byboy juga anakku* , *tidak byboy anakku bukan anakmu* maha langsung menutup ponselnya, ia begitu kesal dengan sikap oliver yang seenaknya sendiri.


bahkan kini membawakan byboy ke mansion nya, sejak kapan ia memiliki mansion di sini, sungguh keterlaluan.


"nona apa.." , perkataan azura terputus sebelum ia selesai berbicara "azura hubungi pengawal haru cari alamat mansion Oliver haru sedang di mansion oliver" , ucap Maha "baik nona"


*******


Tanpa permisi Maha langsung memasuki mansion oliver, seorang pelayan wanita terkejut melihat kedatangan maha yang masuk tanpa permisi.


"ada yang bisa saya bantu nona??" sapa nya ramah. "dimana tuanmu dan kemana dia Mambawa putraku??".


"ya Tuhan tidak kusangka nyonya begitu cantik sekali!! tuan ada dikamar seperti nya sedang tidur bersama dengan tuan muda!!"


"maaf bibi saya bukan istri oliver ataupun nyonya dirumah ini, dan maafkan saya kalau saya tidak sopan masuk ke rumah orang tanpa permisi", "bisakah bibi tunjukkan dimana letak kamar oliver??"

__ADS_1


"oh... baiklah nyonya, maksud saya nona, silahkan ikuti saya"


maha mengikuti langkah kaki wanita paruh baya di depan nya, hingga berada di lantai dua, di kamar paling ujung, wanita itu meninggal kan Maha, "disini kamar tuan nona, silahkan"


maha begitu enggan membuka pintu itu, tangan nya berhenti di kenop pintu, jika bukan ingin menjemput byboy ia lebih baik tidak pernah berurusan lagi dengan laki laki yang selalu menyakiti hati nya.


perlahan ia memutar kenop pintu hingga terbuka setengah nya, ia pun masuk yang membuat pintu itu tertutup Secara otomatis.


maha masuk ke dalam dilihat nya dua sosok laki laki beda generasi tengah tertidur pulas. maha mendekati kedua nya, byboy tidur di samping Oliver masih dengan kebiasaan lamanya oliver tidur tanpa menggunakan pakaian meskipun ia tidur siang. sedangkan posisi Oliver memeluk tubuh byboy.


"astaga raksasa ini tangannya berat sekali sih" ucap Maha ia menggerutu setelah berkali-kali mengangkat tangan Oliver selalu saja kembali ke posisi semula setelah ia akan menggendong byboy.


maha berbalik ke arah sisi ranjang satunya. ia menaiki pinggiran bed itu dan menarik tangan oliver sedikit keras, hingga tubuh itu pun terlentang, perlahan dia turun dari bed namun belum sempat maha turun dari bed, pinggang nya lebih dulu ditarik oleh oliver.


"auwww..." maha langsung menutup mulut nya, ia tidak ingin Byboy bangun yang pasti anak tersebut tidak akan mau pulang.


"lepasin" ucap maha ia setengah berbisik, oliver hanya terdiam dan menganggap nya sebagai guling. "Astaga kau benar benar kerbau" maha menggerak gerakan tubuhnya. berusaha melepaskan tubuh nya dari pelukan oliver.

__ADS_1


Oliver yang pura pura tertidur ia tersenyum puas bisa mempermainkan wanita galak yang ada di dalam pelukan nya.


"ya ampun byboy bangun lah nak" ucap maha berbisik ia tidak pernah mau membangun kan byboy ketika tidur siang karena ia akan rewel pada malam hari nya.


"kau sengaja ya pura pura tidur" ucap Maha masih dengan suara berbisik, ia mendongak kan kepalanya menatap wajah oliver yang masih saja terpejam, "oliver.. oliver.. kau mempermain kan ku??" tanya maha lagi.


tubuh maha masih menggeliat di dalam dekapan oliver, membuat Oliver yang semula ingin mempermainkan wanita yang ada di pelukan nya hingga kini ia harus menahan hasrat terbesar dalam sisi ke lelakian nya. dimana selama lima tahun ini ia berpuasa. tidak pernah berhubungan intim sama sekali, ia benar benar kehilangan nafsunya pada wanita.


kini sisi ke lelakian nya bangkit kembali oleh wanita yang selalu ia rindukan dan selalu ia ingin kan. bahkan ia merasa tubuhnya mulai memanas dan kini singa yang sudah tidur panjang itu akhirnya terbangun.


"jangan banyak bergerak kau membangun kan nya" ucap oliver ditelinga Maha, membuat maha kembali mendongak kan kepala nya menatap wajah oliver.


"lepaskan aku" ucap maha berbisik, "tidak akan" , ucap oliver ia makin mempercepat pelukan nya, "aku bilang lepaskan" , "aku hilang tidak" , "kauuu... "mata maha seketika melotot ke arah oliver, ia memasang wajah galak dan sadis nya pada oliver.


Oliver tersenyum menatap wajah Maha, "aku merindukan mu" , "tidak dengan ku, singkirkan tanganmu?" ucap Maha, ia mencubit tubuh oliver yang bisa ia jangkau.


"kau ingin Byboy bangun dan melihat kita?" ucap oliver seketika membuat Maha berhenti mencubiti tubuh oliver.

__ADS_1


__ADS_2